alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Berita Luar Negeri /
Aljazair Terbitkan Larangan Pakai Cadar di Tempat Kerja
5 stars - based on 3 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd182f8de2cf2254e8b456f/aljazair-terbitkan-larangan-pakai-cadar-di-tempat-kerja

Aljazair Terbitkan Larangan Pakai Cadar di Tempat Kerja

Aljazair Terbitkan Larangan Pakai Cadar di Tempat Kerja
Puluhan wanita muslim yang tergabung dalam kelompok Kvinder i Dialog melakukan aksi protes penolakan peraturan larangan penggunaan cadar di Copenhagen, Denmark, Jumat, 10 Agustus 2018. Pemerintah Denmark akan mengenakan denda 1 juta krona Denmark atau sekitar Rp 2,2 juta bagi orang yang menggunakan cadar. RITZAU SCANPIX/Martin Sylvest via REUTERS

TEMPO.CO, - Otoritas Aljazair pada Kamis, 18 Oktober 2018, memberlakukan larangan perempuan memakai cadar di tempat kerja. Alasan larangan ini agar mereka mudah dikenali.

Sebagian besar perempuan Aljazair tidak menggunakan cadar. Masyarakat Al-Jazair menilai cadar adalah sebuah budaya yang berasal negara-negara Arab, seperti Arab Saudi. Kendati begitu, keputusan larangan penggunaan cadar oleh otoritas Al-Jazair ini di kritik oleh komunitas salafi di Aljazair.

Kelompok salafi di Aljazair mendukung budaya Arab Saudi soal penggunaan cadar dan menentang Islam sufi yang lebih mendominasi di Aljazair serta negara-negara di Afrika Utara.

Dikutip dari Reuters, Jumat, 19 Oktober 2018, Aljazair telah terbelah menjadi negara moderat dan radikal sejak meletupnya perang sipil pada 1992. Perang meletup saat pemerintah Aljazair yang ketika itu didukung militer, membatalkan pemilu sehingga memicu kerusuhan.

Tindak kekerasan di Aljazair telah berkurang secara signifikan sejak perang sipil di negara itu mereda. Akan tetapi, kelompok-kelompok radikal bersenjata atas nama Islam masih terus melancarkan serangan, khususnya di wilayah pinggir Aljazair.

Keputusan otoritas Aljazair atas ini, menambah panjang daftar negara yang memutuskan pelarangan penggunaan cadar. Sebelumnya pada Agustus 2017, Pauline Hanson, politisi asal Australia membuat geger karena mengenakkan burka ke parlemen. Tindakan Hanson itu sebagai bentuk dorongan agar Australia melarang penggunaan cadar atau burka.

Hanson meminta kepada Jaksa Agung, George Brandis, agar memberlakukan larangan penggunaan burka demi keamanan nasional. Namun Brandis menolak mengabulkan permohonan Hanson itu. Burka adalah penutup kepala dan wajah bagi perempuan muslim yang hanya memperlihatkan bagian mata, seperti cadar .


SUMBER : https://dunia.tempo.co/read/1137870/...i-tempat-kerja

Halaman 1 dari 2
emoticon-Ultah
Diubah oleh matthysse67
Quote:


yoiiii... keknya udh mulai balik ke habitat asal setelah klonengannya kena banned emoticon-Ngakak

JEMBATAN MADE IN emoticon-Tai emoticon-Tai emoticon-Tai emoticon-Tai

langsung di counter emoticon-Ngakak
Hahahahaha

Jayalah negara-negara Maghribi. Semoga Tunisia dan Maroko menyusul...
Demi security memang harus dilarang..
emoticon-Angkat Beer
Indonesia kapan??? emoticon-Traveller
Indon Pemimpinnya terlalu penakut buat ginian emoticon-Traveller
Dah pada muak ama agama
Alasannya berlawanan dengan firman Alloh emoticon-Mademoticon-Mad


“Hai Nabi, Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab: 59)
Quote:


emoticon-Traveller
kalo di sini bisa heboh
sampek mana mana gans ..
kalo di indo bisa ada aksi bela berjilit2. sampe di datengin yang ngusulin pake masa.
Aljazair memang negara dengan yang cukup sekuler, ini adalah salah satu dari 2 negara Sosialis di Dunia Arab yang masih bertahan, yakni Aljazair dan Suriah.

Pemerintahannya dipegang Front Pembebasan Nasional, suatu partai Sosialis yang berkuasa sejak Kemerdekaan Negara itu dari Perancis tahun 1960-an.
Quote:


Tunisia buat ukuran negara Arab juga termasuk sekuler dan progresif...

(Eh, sebenernya negara2 Maghribi bukan Arab yak??? Mereka ini sebenernya secara etnis bukan Arab tapi dianggep Arab krn mereka berbicara bahasa Arab, macem kayak Mesir, bener gitu gak?)
Diubah oleh lyndonbaines
Aljazair anti-kebasukian...

emoticon-Peluk
Balasan post lyndonbaines
Quote:


Negara-negara Afrika Utara itu Arab-Berber, keturunan campuran Arab dengan Berber, hingga abad ke 11-12, sebenarnya masih pure Berber, tapi kemudian terjadi migrasi dan invasi Banu Hilal dan Sulaym yang berasal dari Semenanjung Arabia tepatnya wilayah antara Hijaz dan Nejd. Mereka ini kemudian kimpoi dengan penduduk Berber setempat dan beranak pinak, sehingga melahirkan etnis baru yakni campuran Arab-Berber, dan terjadilah Arabisasi dalam budaya mereka. Sehingga sudah di-Arab-kan.

Wilayah paling timur dari keturunan Berber itu ya Libya, Mesir bukan Berber, untuk Mesir saat ini dianggap masih pure Arab, meskipun tentu saja kulturnya agak berbeda dengan Arab di Semenanjung Arab misalnya. Makanya lebih disebut sebagai Arab Mesir.

Untuk Libya saja kulturnya beda loh antara Libya Barat (Tripolitania) dengan pusatnya di Tripoli jika dibandingkan dengan Libya Timur (Cyrenaica) dengan pusatnya di Benghazi. Untuk Libya Barat, kulturnya adalah Arab-Berber sama seperti negara-negara Maghreb macam Aljazair, Tunisia, Maroko dkk. Sedangkan Libya Timur kulturnya lebih pure Arab hampir sama dengan negara-negara Arab di timur macam Mesir, Suriah, Yordania dkk. Tapi meskipun demikian yang Nasionalisme Arab-nya paling kuat justru orang Libya Barat, agak aneh memang, makanya dulu basis dukungan untuk Muammar Khadafi yang ideologinya Nasionalis Arab adalah di wilayah Barat. Sedangkan wilayah timur Libya adalah basis dukungan untuk Monarki Libya.



Quote:


Hah, bukannya orang Mesir itu sebenernya etnis tersendiri ya, yang jelas bukan Arab. Klo orang Mesir itu pure Arab berarti orang2 macem Tutankhamun atau Ramses II itu sebenernya orang Arab?
Quote:


Bukan muak. Cuma hanya burqa yang dilarang pakai karena menutupi wajah. Harusny di indo juga soalny bagi muslim menutup wajah bukan wajib, yng wajib menutup aurat sedang wajah ga termasuk aurat perempuan
Balasan post lyndonbaines
Quote:


Gak lah, Tutankhamun dan Ramses itu ya bangsa Mesir kuno, Mesir itu termasuk wilayah yang sering dikuasai bangsa Asing, mulai Yunani, Romawi hingga Arab.

Untuk Mesir secara genetik ya mungkin masih ada garis genetik dari bangsa-bangsa Mesir kuno sebelumnya. Cuma memang untuk saat ini penduduk Mesir itu ya orang Arab yang bermigrasi ke Mesir pasca Islamic Conquest di Mesir. Ya sama lah ibaratnya dengan orang Amerika sekarang, kebanyakan imigran dari Eropa, kulit putih demikian juga Australia, mayoritas kulit putih. Penduduk aslinya ?. Ya tetap ada. Suku Indian dan Aborigin. Penduduk Mesir kuno, ada juga keturunannya yakni orang Koptik, cuma untuk saat ini mayoritas penduduk Mesir itu ya orang Arab pendatang dari wilayah Semenanjung Arab terutama Banu Hilal.

Makanya ketika tahun 1920-1930-an mulai muncul Nasionalisme Mesir, yang pada dasarnya adalah Firaunisme dengan tokoh-tokohnya macam Saad Zaghlul Pasha dan Mustafa El Nahhas, mengapa disebut Firaunisme, karena tokoh-tokohnya mengangkat dan menyanjung peradaban dan kebesaran Mesir kuno, menyanjung betapa hebatnya karya Piramid bangsa Mesir dan lain sebagainya. Ya tidak berhasil, karena gagasan ini aneh bagi orang Mesir jaman sekarang yang adalah Bangsa Arab bukan bangsa Mesir kuno. Tapi ketika Gamal Abdul Nasser menawarkan Nasionalisme Arab tahun 1950-1960-an relatif lebih berhasil dan banyak pendukungnya, meskipun kemudian juga redup mulai tahun 1970-an setelah meninggalnya Nasser. Tapi secara umum relatif lebih berhasil lah pada masanya.
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di