TS
metrotvnews.com
Empat Fokus Kementerian PUPR Tangani Pascagempa Sulteng

Palu: Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) fokus pada empat strategi tanggap darurat pascagempa dan tsunami yang menghantam Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Empat strategi tersebut membantu evakuasi korban, penyediaan prasarana sarana air bersih dan sanitasi, pembersihan kota, serta pemulihan konektivitas.
'Ketiadaan listrik mengakibatkan PDAM dan sumur warga tidak bisa berfungsi, dampaknya ketersediaan air sangat sedikit. Kami sudah operasikan hidran umum dengan sumber air dengan membuat sumur bor, sumur artesis, dan sumber air permukaan. Saat ini baru 15 hidran umum yang ditempatkan di 15 lokasi pengungsian dan akan kita tambah,' kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Rabu, 3 Oktober 2018.
Kementerian PUPR mengirimkan prasarana sarana air bersih dan sanitasi secara bertahap dari tiga gudang di Makassar, Surabaya, dan Bekasi. Dari Surabaya dan Bekasi diperkirakan akan tiba pada Kamis, 4 Oktober 2018.
Peralatan yang dikirim berupa mobil tangki air (MTA), mobil instalasi pengolahan air (IPA), mobil tinja, dan mobil lapangan dengan total sebanyak total 35 unit. Kemudian tenda darurat 34 unit, WC knockdown 49 unit, hidran umum 25 unit, genset 3 unit, dan peralatan lainnya.
Baca juga: Pemerintah Pertimbangkan Bantuan Asing untuk Rekonstruksi
Sementara itu, lokasi 15 hidran umum yakni Lapangan Watulemo, halaman Balai Kota, Bunderan Biromaru, Bunderan STQ, Makorem, Masjid Raya, Mako Sabara Saboya, Lapangan Anoa, Lapangan Perdos, Lapangan Dayodara, GOR Siranindi, Kampung Siswa, Kelurahan Pentolan Boya, BTN Lasoni, dan Mako Sat Brimob Mamboro.
Untuk pengiriman dari gudang di Makassar berupa dua mobil tangki air, 15 HU Kapasitas 2.000 liter, 10 tenda hunian darurat 3x4, dan 15 WC knockdown sudah tiba di Kota Palu. Jumlah hidran umum akan bertambah seiring pengiriman 100 unit HU.
Kementerian PUPR juga membangun sumur artesis dan sumur bor di 8 lokasi (6 lokasi dengan genset dan 2 lokasi dengan solar cell), dan sumber air permukaan (intake Jembatan Palu 2 dan intake Jembatan Kasubi). Dilakukan juga pengecekan jaringan distribusi perpipaan air minum Palu dan Donggala untuk mengetahui kemungkinan bisa digunakan dalam distribusi air bersih.
'Alat berat kami sudah masuk, yakni 6 unit di Petobo dan 4 unit di Balaroa termasuk 1 ekskavator dengan stone breaker. Dan akan kita tambah lagi mengingat luasnya wilayah terdampak. Diperkirakan banyak korban jiwa akibat likuifaksi,' ucapnya.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/peristiw...agempa-sulteng
---
Kumpulan Berita Terkait :
-
Kekuatan Gempa Lebih Besar di Indonesia Timur-
LIPI Tegaskan Imbauan Gempa Bandung dan Jakarta Hoaks-
Penyebar Hoaks Gempa Palu Diincaranasabila memberi reputasi
1
725
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan