alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Fenomena Koruptor Cengar-cengir di Indonesia, Ini Kata Psikolog
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b99ce5d9478680f228b456b/fenomena-koruptor-cengar-cengir-di-indonesia-ini-kata-psikolog

Fenomena Koruptor Cengar-cengir di Indonesia, Ini Kata Psikolog

Fenomena Koruptor Cengar-cengir di Indonesia, Ini Kata Psikolog
Fenomena ekspresi koruptor di Indonesia [Instagram]


Suara.com - Mengapa para koruptor masih saja cengar-cengir menebar senyuman saat ditahan KPK ? Potret inilah yang terjadi, bahwa di Indonesia kita gagal mempermalukan koruptor.

Bila dibandingkan antara koruptor dengan copet misalnya, keduanya sama-sama melakukan tindak kejahatan pidana, namun kita melihat ekspresi berbeda saat mereka ditangkap, copet sering menutup muka dan menyembunyikan wajah saat berhadapan dengan kamera wartawan, lah koruptor?


DItambah lagi, fenomena jamaah koruptor seperti yang terjadi baru-baru ini 41 Anggota DPRD Malang terlibat tindak korupsi.

Fenomena koruptor senyum tanpa malu ini menurut psikolog Erna Marina hanya terjadi di Indonesia. Bila kita membandingkan dengan negara lain seperti china dan Jepang, maka akan terlihat perlakuan dan ancaman hukuman yang sangat berbeda dengan koruptor di Indonesia

"Mengenai korupsi di luar negeri sejak kecil itu di sana ditanam budaya integritas dan kejujuran. Punishment dari masayaraktnya juga lebih berat. Mereka akan langsung dianggap rendah jika korupsi dan dianggap memalukan keluarga," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Selasa (11/9/2018).

Di Indonesia bukannya tidak malu, namun menurut Erna banyak sekali orang Indonesia itu kerap ingin eksis dalam segala hal. Meski melakukan korupsi namun tetap ingin menjaga image di depan publik.

"Sebenernya tidak ada sindrome atau penyakit kenapa orang bisa korupsi ya, namun seringkali orang ingin menjadi pusat perhatian sehingga melakukan hal-hal yang bisa membuat mereka jadi perhatian meskipun terkadang dengan cara yang negatif,"

Korupsi seringkali terjadi karena fenomena panjat sosial yang seiring zaman berkembang di masyarakat. Tuntutan hidup yang semakin tinggi dan gaya hidup konsumtif membuat banyak orang ingin mendapatkan lebih dengan cara yang mudah.

"Orang-orang itu suka menarik perhatian, iri, ingin pamer, ambisius , gaya kehidupan yang konsumtif, mewah, dan seringkali orang yang melihatnya mudah tergoda. Maka dari itulah fenomena panjat sosial membuat masyarakat kita mudah untuk melakukan korupsi,"

Dilain pihak, Suara.com merangkum pendapat dari berbagai sumber, salah satunya adalah peneliti Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada Hifdzil Alim menilai, senyum koruptor yang berusaha dibuat tampil manis, seakan tanpa beban itu bisa melukai hati rakyat dua kali. Aksi mereka juga dianggap merendahkan wibawa hukum Indonesia.

Apalagi, mereka yang terjerat juga masih berkoar tidak bersalah kepada publik. “Tentunya, itu tak perlu ditanya, pasti menyakiti. Ketika mereka ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan kemungkinan besar bersalah itu sudah menyakitkan hati, ditambah lagi mereka senyam-senyum itu sangat menyakitkan hati,” kata Hifdzil Alim.

Ada kalanya tuntutan hidup yang tinggi sedang honor pekerjaan tidak memadai dapat mendorong orang untuk melakukan korupsi.

"Jika kita lihat di Indonesia saat ini sebenernya pemerintah sudah berusaha mengatasinya denga cara menaikkan tarif UMR, memberikan jasa pendidikan dan kesehatan secara gratis. Hal-hal ini sebenernya langkah yang baik untuk membantu mengurangi korupsi sampai level terbawah," beber Erna.

Erna berharap generasi koruptor putus dan tidak berkembang lagi.Hal ini bisa dicapai dari pendidikan dini para orangtua di rumah.

"Untuk menghilangkan sifat korup, atau korupsi tentunya perlu di lakukan pembentukan karakter sejak dini. Pola asuh di rumah akan sangat mempengaruhi pembentukan karakter seorang anak," tegas Erna.



https://m.suara.com/lifestyle/2018/0...-kata-psikolog


biar terkesan tidak mempan mungkin klo mereka cengar cengir
Nyengir karena hukuman nya biasa2 aja, di penjara bisa dpet sel mewah, keluar penjara duit masih melimpah.
Jadi gak ada bayangan buruk.

Beda di China mereka langsung ketakutan krn bisa di tembak mati.
Biar ga bisa cengar cengir lagi, tembak mati aja emoticon-Big Grin
Toh semuanya senang kalau koruptor di tembak mati.
Biar ada efek jera, bodo amat sama HAM.
Koruptor lebih melanggar HAM.
di cina koruptor dibunuh, di indonesia koruptor disembah disebut pa aji emoticon-Tai:
Cengar cengir karna telah memberikan medali juara korupsi buat partainya hahhaha
Kenapa gak ada hukuman mati buat Koruptor ya?
Ancen gateli iku koruptor. Cengar cengir koyok ga due salah
Arep d hukum mati, tapi ng UU ga ono
cengar cengir ben ketok kayak gak ada apa2..... emoticon-Leh Uga
hukum mati yang ginian kalo mau MAJU..

lu piara ginian selamanya bakalan jadi negara berkembang.......
muka adalah martabat seorang manusia
copet aja malu menutupi muka kalo tertangkap, berarti dia masih punya martabat.
koruptor tertangkap KPK tapi masih bisa nyengir dan tdk malu, berarti sudah tidak punya martabat seorang manusia.
Ternyata harga diri copet lebih tinggi dari pejabat ... contoh roy Sukro

Kalo hukum potong tangan coba liat bisa cengar-cengir lagi gak
Klo kata sohib ane yg dijepang sono

Misal ada anggota keluarga yang "bikin malu", itu yang kena 1 keluarga

Meski udah dihukum secara legal, sanksi sosialnya berat, bahkan bisa sampe dikucilkan

Makanya ga jarang kasus bundir ato sekeluarga pindah ke tempat lain buat nutup aib


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di