alexa-tracking

Nilai Dolar Naik, Pengunjung "Travel Fair" Tetap Ramai

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b945c526208818e168b4567/nilai-dolar-naik-pengunjung-quottravel-fairquot-tetap-ramai
Nilai Dolar Naik, Pengunjung "Travel Fair" Tetap Ramai
JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar dolar yang terus meningkat terhadap rupiah sepertinya tak terlalu berimbas pada minat berwisata, terutama ke luar negeri.

Hal itu terlihat saat Kompas Travel Fair (KTF) 2018, di mana pengunjung terbilang membludak sejak pagi sebelum acara dibuka.

KTF 2018 yang berlangsung mulai 7-9 September di Jakarta Convention Centre (JCC), mulai pukul 10.00 WIB, telah dibanjiri antrean pengunjung sejak 07.30 WIB. Mereka yang datang lebih pagi rela mengantre untuk mendapatkan voucher cashback.

Baca juga: Kompas Travel Fair 2018 Resmi Digelar

Salah satu warga Jakarta yang mengantre di KTF, Yongki (48) mengatakan kenaikan dolar yang hampir menyentuh Rp 15.000 belum terlalu berdampak pada minatnya untuk membeli tiket berlibur.

Menurutnya dengan banyaknya promo di travel fair, harga akhir dari tiket atau paket wisata masih tetap terjangkau. Bahkan ia pun tidak menyadari jika kenaikan berpengaruh pada tiket-tiket penerbangan atau harga penginapan.

"Kebetulan saya masih tahun depan berangkatnya, dan masih murah dengan promo paketnya, cashback juga," ujarnya yang merencanakan liburan ke Hongkong pada Mei 2019.



Hal serupa diutarakan Yuliani (38). Menurutnya harga tiket dan wisata masih "bersahabat" bahkan masih sama dengan sebelum kenaikan dolar. Soal biaya hidup di negara tujuan, ia akan berfikir nanti, sembari berharap nilai dolar turun.

"Ini kan kenaikan dolarnya nya baru beberapa minggu terakhir, sedangkan travel mempersiapkan acara ini sudah berbulan-bulan lalu, jadi masih harga lama kayaknya, masih murah-murah kok," ungkap Yuliani yang membeli tiket ke Taiwan untuk Januari 2018.

Sementara itu Diah (29) warga Jakarta Selatan sempat khawatir akan harga-harga tiket pesawat yang naik karena dolar. Tetapi kekhawatirannya mereda setelah melihat animo pengunjung di KTF yang masih tinggi.

"Awalnya saya khawatir, tapi ternyata gak terlalu (besar) ya bedanya, saya terakhir juga ke Thailand gak jauh beda. Ini dapat Rp 2,5 juta pp ke Bangkok, cashback lagi Rp 800.000 pakai (maskapai) full service," tuturnya.

Menurut Diah, maskapai-maskapai di KTF yang menawarkan promo merupakan maskapai full service, tetapi berani memberi harga "miring", sehingga hitungannya bisa lebih ekonomis baginya.

Irfan (51) warga Pondok Bambu malah theran karna harga tiketnya lebih murah dari yang ia beli awal tahun ini. Sebelumnya Irfan membeli tiket ke Tokyo di luar promo, Rp 3,9 juta PP. Sedangkan dalam acara ini hanya Rp 3,4 juta.

"Saya malah dapat lebih murah ke Tokyo, mungkin karena ini promo ya. Kalau menurut saya sih tidak lihat (kurs) dolar, pokoknya harga cocok ya beli saja," pungkasnya.

https://travel.kompas.com/read/2018/09/07/201900227/nilai-dolar-naik-pengunjung-travel-fair-tetap-ramai

Yg ribut dollar naik itu cuma kampret.
image-url-apps
nastak idiot, berita baru tiket pesawat belom naik harga tapi udh minta penyesuaian harga...


http://aceh.tribunnews.com/amp/2018/09/08/dampak-rupiah-melemah-asosiasi-perusahaan-penerbangan-ajukan-kenaikan-tarif-pesawat



http://wow.tribunnews.com/amp/2018/09/08/rupiah-melemah-menteri-perhubungan-ajukan-tarif-pesawat-naik
Cuma tinggal nunggu waktu efek kuatnya USD pengusaha peternakan serta pengrajin tempe dan tahu dah teriak..emoticon-Hammer
KASKUS Ads
image-url-apps
Hal serupa diutarakan Yuliani (38). Menurutnya harga tiket dan wisata masih "bersahabat" bahkan masih sama dengan sebelum kenaikan dolar. Soal biaya hidup di negara tujuan, ia akan berfikir nanti, sembari berharap nilai dolar turun.

sambil berharap presiden baru ya
image-url-apps
Ane kok gak pernah ketemu nasbung kere di travel fair yahemoticon-Wkwkwk
image-url-apps
kebiasan penilaian secara parsial. harga tiket lah, harga bakso lah, yang beli iphone lah. emoticon-Traveller
image-url-apps
Quote:

kaum ana gak level ke travelfair langsung terbang dong dgn firsttravelemoticon-Imlek
Quote:


Penyesuaian harga itu untuk domestik apa internesyenel?
image-url-apps
Short term doang, liat aja nanti jangka panjamg gmn
Quote:


Maklumin aja gan emoticon-Wkwkwk
Quote:



operasional maskapai itu umumnya pake dolar tong, mo domestik ato international mah sama aja, kl pesawatnya masi sewa apa mgkn bayarnya pake rupiah tong? itu pesawat belinya ga pake cash tapi kredit, sebagian malah ada yg masih sewa
Quote:


yg masi ke travel fair itu jelas yg kere blog
image-url-apps
Kampret ribut mulu emang si ya
Quote:


Gw jg punya usaha pembesaran ikan air tawar, pakannya sebulan ini udh 2kali naik
Reply to sajid22's post
Quote:


Aneh setahu gue bahan pakan ikan nggak impor...emoticon-Takut (S)
image-url-apps
utamakan piknik...

emoticon-Cool
image-url-apps
Utk nastak mah tolak ukur ekonomi baik2 aja ya dari harga bakso, pengunjung pameran, pembelian kendaraan dan elektronik

Soalnya ngikutin bos nya yg menggunakan tolak ukur ekonomi bagus2 aja lewat jumlah pengiriman JNE... Jd ya sama aja bos sm anak buah nya emoticon-Ngakak emoticon-Ngakak
Quote:


Dasar goblog. Diajukan naik 5% aja kaing2. Toh br diajukan. Mau dollar brppun ya tiap tahun pasti ada penyesuaian dungu.

Namanya pedagang ya mau dagang ayam sampe dagang tiket ya pasti mata ijo klo ada kenaikan hrg. Pasang link tp lu sdr ga baca. Lihat dulu utk domestik atau internasional itu. Dasar kerbau.

Yg jelas bisnis masih ramai. Kaum kacung babu kek lu aja yg tereak2 padahal dollar liat aja kagak pernah ngoakakakaka
Reply to silents.'s post
image-url-apps
Quote:



eh anjenk penjilat, udh jelas penyesuaian harga krn pelemahan rupiah blog, tolol lo
Tiap tahun dollar memang cenderung menguat goblog. Makanya penyesuaian itu wajar dungu. Klo ga krn dollar ya krn alasan lain kerbau. Yg jelas bisnis masih rame. Dasar babi.
×