alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
1 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6fa62a14088d46518b4567/rekam-jejak-maruf-amin-cawapres-jokowi-di-pilpres-2019

Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Bacawapres Jokowi, KH Ma’ruf Amin pada Pilres 2019 mendatang, dikenal sebagai ulama konservatif dan telah mengeluarkan beberapa fatwa yang dinilai mengancam keberagaman serta tidak melindungi hak-hak minoritas di Indonesia.

Pada saat menjabat Ketua Komisi Fatwa MUI, Ma’ruf Amin mengeluarkan beberapa fatwa yang dinilai tidak mendukung terjaminnya hak asasi manusia bagi kaum minoritas.

Salah satu hal yang banyak disoroti adalah, pendapatnya terkait Jemaah Ahmadiyah yang dianggap ajaran menyimpang, dan oleh karena itu harus dibubarkan. Menurutnya, perbedaan teologi antara Ahmadiyah dan Islam arus utama tidak dapat ditoleransi.

Terakhir pada pertengahan 2016 Ma’ruf mengatakan kalau penyegelan Masjid Ahmadiyah oleh Pemerintah Kota Depok sudah tepat dan bukan merupakan pelanggaran HAM

Bukan hanya Ahmadiyah yang dia anggap sesat, mazhab Syiah juga. Syiah merupakan mazab Islam minoritas di Indonesia yang didominasi oleh mazhab Sunni.

Selain minoritas keyakinan, kaum minoritas yang terkait dengan orientasi seksual juga terancam.

Dalam sebuah wawancara dengan harian Rakyat Merdeka, Ma’ruf mengatakan bahwa LGBT memang: “Haram dan sudah seharusnya masuk dalam delik pidana.” Lebih lanjut ia juga mendesak pemerintah untuk melakukan rehabilitasi bagi komunitas ini.

Saat ini pasal terkait lesbian, gay, biseksual, dan transgen­der (LGBT) sedang dibahas dalam Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang rencananya akan diselesaikan tahun ini.

Pasal ini dianggap menginvasi ranah privat karena bisa menjerat seseorang berdasarkan orientasi seksualnya. Protes terhadap pasal ini pun muncul termasuk dari Komisioner Tinggi Hak Asasi Manusia di Persatuan Bangsa Bangsa.

Terkait hal ini, pengamat HAM dari Human Rights Watch Andreas Harsono, menyayangkan dipilihnya Ma’ruf sebagai bakal cawapres Jokowi mengingat rekam jejak ketidakberpihakannya terhadap kaum minoritas.

“Kalau tidak ada yang merintangi Ma’ruf Amin, saya kira keadaan akan makin buruk. Undang-undang ini akan jadi termasuk pasal-pasal anti-LGBT, pasal penodaan agama dari semula hanya satu pasal menjadi tujuh. Kegiatan seks suka sama suka di luar pernikahan akan dikriminalisasi, alat-alta kontrasepsi akan dikriminalisasi. Macam-macam dampaknya,” kata Andreas kepada DW.

Ia mengatakan bahwa kalau ini benar terjadi maka dampaknya akan bisa meluas ke bidang perekonomian. “Kalau ekonomi kena pasti sosial, politik dan kebudayaan juga terkena.”

Rekam jejak fatwa kontroversial

Fatwa kontroversial yang paling terkenal yaitu tahun 2016 tentang larangan kaum muslim untuk mengucapkan selamat natal dan pernyataan bahwa salah satu ucapan Basuki Thahaja Purnama (Ahok), Gubernur DKI Jakarta kala itu, sebagai penistaan terhadap agama. Ia juga menjadi salah satu saksi dalam sidang yang berakhir dengan vonis dua tahun penjara bagi Ahok.

Tahun 2015, Komisi Fatwa yang masih dibawah pimpinan Ma’ruf kembali mengelurkan dua fatwa kontroversial yaitu tentang haramnya menaati pemimpin yang bertentangan dengan agama dan pengharaman terhadap layanan BPJS kesehatan yang waktu itu baru saja diresmikan di masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Fatwa lain yang dianggap tidak mendukung kebebasan warga negara untuk berekspresi yaitu pengharaman pakaian perempuan berjilbab yang memamerkan lekuk tubuh, atau lebih populer dengan istilah jilboobs, pada 2014. Fatwa ini sendiri menimbulkan polemik terkait diskriminasi dan pengaturan pakaian suatu jender oleh pihak yang memiliki kekuasaan.

Lebih jauh lagi di 2005 Komisi Fatwa pernah mengharamkan umat Islam untuk mengikuti paham liberalisme, pluralisme dan sekularisme, yang dikeluarkan pada Musyawarah Nasional VII MUI. Beberapa kalangan khawatir fatwa ini membatasi kebebasan berpikir, perpendapat dan berkeyakinan, yang merupakan bagian dari hak asasi manusia. Fatwa ini sendiri ditentang oleh NU.

Siapa Ma’ruf Amin?

Ma’ruf lahir di Tangerang, Banten, pada 11 Maret 1943 dari keluarga berlatar belakang Nahdlatul Ulama. Orangtuanya mengirim Ma’ruf untuk bersekolah di salah satu pesantren tertua di Indonesia yaitu Tebu Ireng lantas meneruskan kuliah di Universitas Ibnu Chaldun, Bogor, Jawa Barat.

Di bidang akademis, Ma’ruf memiliki prestasi cemerlang dan pernah mendapat anugerah Doktor Kehormatan (Doktor Honoris Causa) di bidang Hukum Ekonomi Syariah dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Selepas pendidikan formal, Ma’ruf aktif di dunia dakwah dan bergabung menjadi anggota Koordinasi Dakwah Indonesia (KODI) dan MUI serta dekat dengan kalangan NU.

Pada era reformasi ia terjun ke dunia politik dan menjadi anggota DPR DKI Jakarta dari Partai Persatuan Pembangunan. Ketika Partai Kebangkitan Bangsa dibentuk oleh Abdurrahman Wahid, Ma’ruf memutuskan bergabung dan menjadi anggota DPR/MPR melalui partai ini.

Setelah tidak lagi aktif di partai politik, Ma’ruf lebih banyak menghabiskan waktunya di NU dan MUI. Ma’ruf menjabat sebagai Rais Aam (Ketua Umum) Syuriah Pengurus Besar NU periode 2015-2020 dan Ketua Umum MUI periode 2015-2020.

https://faktualnews.co/2018/08/11/rekam-jejak-maruf-amin-cawapres-jokowi-di-pilpres-2019/93479/

Monggo dipilih
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Sebagaus apapun. mau dia penuntun ke syurga.


Tetap kalah ama fulus 500M hahaha haha

Fulus emang mengiurkan brai..
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Ntaapzzz nasbung langsung kelojotan
emoticon-Ngakak
Mantap JM.

Makan ndak enak, tidurpun ndak nyenyak
Post ini telah dihapus oleh kaskus.support16
Lebih jauh lagi di 2005 Komisi Fatwa pernah mengharamkan umat Islam untuk mengikuti paham liberalisme, pluralisme dan sekularisme, yang dikeluarkan pada Musyawarah Nasional VII MUI.

HARAAAAMMMMMM emoticon-Ngakak (S)
nasbung terus berjuang mempengaruhi nastak utk ga milih jokowi
dasar bego emng nasbung. kurang apa coba Pak Jkw, sana minta Ulama sbg cawapres di kabulin, terinspirasi ma mahatir yg dah tua dikabulin lagi, yg memiliki latar belakang ilmu agama dan ekonomi syariah, dikabulin lagi. Yaelah dasar kerak nerakaemoticon-Wkwkwk
Indonesia tanpa riba 2019

emoticon-I Love Indonesia

Indonesia sistem ekonomi syariah

emoticon-I Love Indonesia
Balasan post orang.amerika
Quote:


Mantap lanjutkan siapapun yg menang nasbung tetap menang
Balasan post cedric23
Capres dan Cawapres dari masing2 kubu akan menghasilkan nilai positif bagi ummat.

emoticon-I Love Indonesia
Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019

Catet tuh disuruh anis!
Greget nih orangemoticon-Leh Uga
Quote:


daripada sistem ekonomi spt skr bikin indonesia bangkrut.. daerah2 laen cuman jadi sapi perahan jakarta.. terbukti dari jaman soeharto sampe jokowi utang indonesia tidak terselesaikan malah bikin suram roda ekonomi nasional...
penjahat sara jadi cawapres jokowi

pilihan TERBURUK dari yang paling buruk

Ahoker masih punya harga diri gak ya? Koko lu udah diinjek2 lu masih mau ngecap ludah?
Gak neko2.. Kami pendukung setia jokowi


Rekam Jejak Ma’ruf Amin, Cawapres Jokowi di Pilpres 2019


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di