alexa-tracking

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6e10e112e257a70c8b4567/negara-tak-bisa-diselesaikan-dengan-ilmu-agama
Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama
Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Guru Besar dan cendikiawan muslim dari Universitas Islam Negeri Jakarta, Azyumardi Azra menilai calon wakil presiden yang dibutuhkan adalah yang memiliki keahlian dalam bidang ekonomi dan pembangunan. Pernyataan Azyumardi menanggapi fenomena banyaknya ulama yang diusung sebagai calon wakil presiden.

Menurut Azyumardi, banyaknya ulama yang diusung sebetulnya baik. Namun, ia menilai persoalan negara tidak bisa hanya diselesaikan dengan ilmu agama.

"Ini kan tugas negara tidak hanya bisa diselesaikan dengan soal fiqih. Dengan ilmu agama tidak," kata Azyumardi, di Kantor Majelis Ulama Indonesia, Jakarta, Senin (6/8).

Azyumardi mengatakan, fenomena ulama ramai-ramai diusung sebagai calon wakil presiden menandakan faktor agama lebih menonjol. Tetapi, kata dia, ekonomi saat ini sedang berat. Sehingga diperlukan sosok cawapres yang memiliki teknokrasi ekonomi, baik makro maupun mikro.

"Oleh karena itu menurut saya sebagusnya cawapres itu orang yang memiliki teknokrasi di dalam bidang ekonomi, pembangunan," kata dia.

Menurut Azyumardi, akan lebih baik jika unsur agama dan keahlian bidang ekonomi itu bisa dikombinasikan. Tetapi, ia melihat sejauh ini belum ada sosok ahli ekonomi yang sekaligus memiliki akseptabilitas dari umat Islam.

Sosok itu, kata dia, belum ada dalam nama-nama bakal calon wakil presiden dari kubu calon presiden Joko Widodo atau Jokowi maupun Prabowo Subianto.

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Adapun dari kubu Prabowo, ada nama Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Salim Segaf Al Jufri.

"Dia pernah jadi menteri sosial, tapi teknokrasi dalam bidang ekonomi dan pembangunan kan lemah. Menteri sosial kan lebih banyak tugasnya itu bagi-bagi dana, bantuan sosial, bencana," katanya.

Sejumlah ulama yang belakangan santer diusung menjadi calon wakil presiden, di antaranya Abdul Somad dan Salim Segaf Al Jufri di kubu Prabowo.

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

emoticon-Leh Uga

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama
image-url-apps
Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama
image-url-apps
buat apa naik kereta, kalau tidak sampai ke mekah,
buat apa jatuh cinta, kalau tidak sampai menikah

emoticon-Ngacir
KASKUS Ads
image-url-apps
agama kok di bawa ke politik
image-url-apps
buat nangkal pengacau2 yg selalu pake agama buat nyerang makanya pke agama jg buat ngelawannya
image-url-apps

Kenapa masih ada ahox?
Kehabiisan bahan ya emoticon-Ngakak (S)








Makan ndak enak, tidur ndak nyenyak emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

kubu banteng memang mau menang ndiri emoticon-Big Grin
Quote:


Emang blunder banget, ampe mahfud pun dicoreet menit terakhir emoticon-Big Grin

image-url-apps
Look who's talking now..wkwkkwkw emoticon-Ngakak
Quote:


ga ada blunder2 nya sama sekali
ahoker aja yg mewek

emang pendukung wiwi cuman ahoker?
naif kali kau bang

emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek emoticon-Imlek
Quote:


Betul.

Urusan negara tetap dipegang sama yang ngerti tata negara.
image-url-apps
setuju

waktu kemaren uas dicalonkan pun ane ketawa aja
kayak yg desperate banget sih ga punya calon

pemimpin itu memang kalo bisa bertauhid dan berakhlak mulia
tp tetap aja kudu punya ilmu dunia nya
setidaknya kalau agamanya masih minim..ga alergi sama yg religius dan mau dengerin nasihat gandeng orang2 beragama

gitu cukup sementara ini
Quote:


Di sisi lain, sesudah melihat komposisi sekarang, saya jadi mikir, andai Prabowo pilih Abdul Somad (hipotetis, karena ybs menolak) setidaknya dia masih bisa menandingi satu keunggulan Jokowi: kampanye blusukan, dilawan dengan dakwah populis-nya Abdul Somad.

Prabowo dan Sandiaga sudah terbukti kurang jago dalam kampanye blusukan. Prabowo lebih suka kampanye gaya rapat akbar & pertunjukan sementara Sandi... masih cari gaya yg pas. (Sandiaga menang di Jakarta kemarin bukan karena blusukan, tapi karena menunggang kampanye SARA).
Quote:


yg perlu diingat adalah
kubu jokower dan oposisi masing2 udah jelas pilihannya

tinggal swing voter dan golputer kayak ane yg harus dipikirin

apakah menurut ente swing voter itu masih ngeliatin cara2 najis dari kedua kubu?

yg satu jualan nasionalis pancasila
yg satu jualan agama

tp skrg ternyata faktanya ga se black and white gitu kan?

ahoker walaupun ada sounding2 kecewa..tp paling cuma sesaat..tetap aja mereka benci ama kubu oposisi dan berharap kyiai maruf amin cuma diperalat aja..ujung2nya tetep menangin jokowi

sedangkan oposisi skrg punya barang jualan baru

kayaknya blusukan dan jualan agama udah gak laku

soalnya rakyat lg pusing ama perut
inflasi lajunya terlalu cepat
image-url-apps
selamat beradu visi dan misi deh buat kedua pasangan calon..

:merdeka
terima kasih kepada politik identitas emoticon-Traveller
image-url-apps
munapik nih kubu sana. ulama kok dibawa politik. katanya tak boleh emoticon-Big Grin
Quote:


kenapa gak ikut itjima ulama? kalah sama duit ye emoticon-Wkwkwk
image-url-apps
Setidaknya dengan ilmu agama ada tuntunan dalam mengatur pemerintahan. emoticon-Shakehand2
image-url-apps



Kita Harus mengembalikan AKSESBELITAS ....eeee....
Walaupun dalam ....eeee.... Sebuah BALUTAN yang .....eeee....
betul-betul Tertib....
Nah.... ini yang lagi dikaji .... eeee....
Supaya Kita tidak perlu OVER SPEKULASI....
Kita Tunggu Design nya... Karena Sekarang ....eeee....
Designernya dan BINARTI bahwa ....eeee....
KOORDINASI Bina Marga lagi Mencoba Me.... Me....
Menata.... eeee.... dan Mempresentasikan....Kepada Kita...
Bentuk Designnya yang.... Bisa Menghadirkan .....eeee.....
KEBERADILAN yang buat .... eeee.... Pengemudi Kendaraan....






[B]Cebong Mana Ngerti....

Hanya Nasbung dalam Balutan BI NARTI yang Ngerti....


Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama

Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu AgamaNegara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama


Negara Tak Bisa Diselesaikan dengan Ilmu Agama