alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?
5 stars - based on 11 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b6a88e4a09a39f74a8b456a/pentingkah-ipk-untuk-pencari-kerja

Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?

Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?
Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?
Penting
56.57%
Ngga Penting
43.43%
Menjelang musim penerimaan Mahasiwa Baru, pada kesempatan kali ini saya ingin membahas mengenai “Pentingkah IPK untuk Pencari Kerja?”


Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?


Berdasarkan pengalaman pribadi TS, Sampai saat ini untuk lowongan kerja khusunya BUMN, hampir semua, perusahaan BUMN menerapkan standar IPK minimal 2.75 untuk bisa lolos test Administrasi, jadi misalnya sejenius apapun kita, tapi IPK kita lebih kecil dari 2.75, maka secara otomatis, lamaran kita tidak akan di proses lebih lanjut, bayangkan saja, hanya dengan satu faktor itu saja, lamaran kita tidak di proses oleh perusahaan. Luar biasa sekali The Power of IPK di dunia kerja ini.

Tahukan anda, bila sebenarnya IPK ini bukan untuk mengukur seberapa ahli kita dalam bidang yang kita pelajari? Soalnya berdasarkan pengalaman TS, HRD tidak akan membaca secara detail transkrip nilai kita, mana mata kuliah yang paling kita kuasai, mana mata kuliah yang kurang kita kuasai. HRD biasanya hanya melihat berapa total IPK kita, apakah memenuhi standar yang mereka buat, atau tidak. Mengapa demikian? Soalnya yang dilihat oleh HRD ini bukan keahlian kita, tapi tanggung jawab kita terhadap kewajiban kita sebagai pelajar, yaitu belajar.

Jadi dari awal, IPK memang bukan untuk mengukur skill kita, tapi untuk mengukur seberapa besar rasa tanggung jawab kita terhadap kewajiban kita.

Menjawab judul Thread. “Pentingkah IPK untuk Pencari Kerja?” Jawabannya adalah “Penting”, karena IPK digunakan untuk mengukur seberapa besar rasa tanggung jawab kita terhadap kewajiban kita.


Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?


Penilaian HRD untuk mengukur seberapa besar rasa tanggung jawab seorang Pelamar Kejar bila nanti diterima diperusahaan berdasarkan IPK sebenarnya simpel. Hanya dengan melihat IPK kita saja, HRD bisa menilai apakah kita orang yang bertanggung jawab atau tidak. Orang yang IPK nya kecil cenderung tidak bertanggung jawab, dan tidak patuh. Dan orang yang IPK nya besar, cenderung bisa bertanggung jawab terhadap kewajibannya dan patuh. Mengapa demikian? Karena pada dasarnya, tugas utama dari Mahasiswa itu adalah belajar. Mahasiswa yang IPK nya besar secara otomatis dia merupakan orang yang bertanggung jawab dan fokus terhadap kewajibannya yaitu belajar. Mahasiswa yang IPK nya kecil dia cenderung malas, dan tidak bertanggung jawab terhadap kewajbannya sebagai Mahasiswa, yaitu belajar. Begitulah cara simpel untuk mengetahui bagaimana seseorang di dunia kerja nanti bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaannya atau tidak. emoticon-I Love Indonesia (S)


Pentingkah IPK Untuk Pencari Kerja?


Lalu, apakah keahlian yang kita miliki tidak dinilai ketika melamar kerja? Tentu saja dinilai, tapi nanti setelah kita lulus tahap awal yang biasanya mensyaratkan IPK. Yang menilai keahlian kita nanti setelah lolos test Administrasi biasanya adalah User (Pegawai atau Manager). Karena seperti kita ketahui, apabila kita melamar kerja tentunya ada tahapan-tahapan yang harus kita lalui. Yang di awal biasanya tes Administrasi / Interview HRD yang mensyaratkan IPK, lalu setelah itu, baru Interview User. Nah pada saat Interview User ini, baru skill kita dilihat, apakah kompeten atau tidak. emoticon-thumbsup

Jadi jika anda setelah lulus nanti ingin jadi seorang pekerja, misalnya menjadi PNS, pegawai BUMN, Dokter, atau Pekerja IT di suatu Perusahaan. Maka kejarlah IPK, karena itu bisa menjadi penilaian bahwa anda adalah orang yang bertanggung jawab dan patuh. Tapi jika setelah lulus anda ingin berbisnis saja atau meneruskan usaha orang tua, maka IPK bukan segalanya untuk anda.

Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga setelah membaca thread ini, agan-agan jadi lebih semangat belajarnya. emoticon-I Love Indonesia (S)

Sumber: Gambar by Google Image, Konten by Analisa Pribadi
Diubah oleh dede.smartboy
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 9
Diubah oleh dede.smartboy
Komen kaskuser yang bermanfaat:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:

Quote:
Diubah oleh dede.smartboy
Balik lagi ke jurusan ente, ane di teknik kalo kemampuan ente atau pas magang emang dah jago awto masuk kerja walaupun ipk jeblok.

Lagian kalo hrd suruh pilih ipk atau skill lapangan pasti lebih milih skill lapangan karena orang teknis gak perlu ngajarin orang baru terlalu banyak jadi perbanyak skill jangan banyak teori.

Enggak semudah itu gan menentukan orang, lagian sekarang hrd banyak yg muda mereka ngerti lah dapetin ipk secara instant buat para mahasiswa (nyontek), makannya disini biasanya di tes sama hrd buat melakukan hal yg di kampus macem gamtek sama pertanyaan dasar tentang bidang ente.
ipk penting buat kesan pertama pas hrd liat lamaran kerja,
setelah diterima baru skill sama attitude yang diliat
Tentunya di Filter Seleksi bre, misal :
- IPK Tinggi (lanjut)
- Transkrip Nilai Sertifikasi Portofolio sesuai (lanjut)
- Tes Kemampuan berhasil (lanjut)
- Wawancara jelas dan memuaskan (lanjut)
- Tanda Tangan kontrak (Terima deh)
ipk penting utk newbie yg baru lulus, klo yg ud punya pengalaman mah ipk nomor sekian
Balasan post amispelem
Quote:

Balik lagi ke perusahaan apa dan tingkat apa yang dicari juga ya gan. Kalau misalnya perusahaan BUMN dan yang dicari Fresh Graduate. IPK minimal 2.75 syarat mutlak nya gan. emoticon-Cendol (S)
ikutan jawab, IPK biasanya dipake sama HRD untuk sortir calon pegawai gan untuk yang fresh grad, untuk yang punya pengalaman tentu ipk akan dikesampingkan, tp tergantung perusahaan sih, ada juga yang langsung di panggil interview dan test, dari interview sm test yang menentukan itu IPK nya beneran atau boongan, haha..
yg penting mah relasi dan duit...
yang penting kenal (channel) + bisa nyenengin boss... kerja aman *cari kerja jaman sekarang* emoticon-Hammer2
Balasan post prince.cerberus
Quote:

Ane sependapat gan. emoticon-Cendol (S)

Quote:

Beberapa pekerjaan emang ada yang bisa pake relasi gan, tapi ngga semua, kadang kita harus punya skill juga. Kalo semua temen ane, yang kerja di perusahaan sekelas BUMN sih ngga ada yang pake relasi, semua murni dari daftar di situs rekrutmen. emoticon-Cendol (S)
Diubah oleh dede.smartboy
koneksi
Balasan post kucingkuncung
Quote:

Untuk perusahaan swasta mungkin bisa gan. Tapi kalau untuk jadi Karyawan Tetap BUMN ngga bisa hanya dengan relasi. emoticon-Cendol (S)
Tergantung perusahaannya gan. Tapi memang kebanyakan perusahaan yang berkelas mensyaratkan IPK. emoticon-Cendol (S)
Balasan post Nidays
Quote:

Benar gan. Yang ngga mensyaratkan IPK biasanya lowongan untuk yang udah punya pengalaman. Tentu saja kalau udah terbukti dengan pengalaman ngga perlu lagi IPK. Cuma yang jadi dilema itu yaitu banyak lulusan baru yang susah cari kerja maupun pengalaman karena IPK nya yang kurang. Jadi sebisa mungkin jika masih kuliah, maksimalkan dulu IPK. emoticon-Cendol (S)
ipk buat patokan biar dipanggil hrd, nah abs itu tinggl skill ente deh di tes
hhhmmm kira2 penting gak yah emoticon-Wagelaseh
Balasan post o.best
Quote:

Benar sekali gan. Terutama untuk para Fresh Graduated. Soalnya pihak HRD tidak punya patokan lain selain IPK. Karena ketika kita baru lulus kuliah, kita bagaikan kertas putih yang belum memiliki skill yang menjurus, karena selama di bangku kuliah, kita hanya belajar hal-hal dasar dari jurusan yang kita ambil. emoticon-Cendol (S)
jadi intinya IPK bukan buat ngetes seberapa pinter kita tapi seberapa bertanggung jawab kita ya. emoticon-Cendol (S)
Diubah oleh tingseut
penting sih gan bwt para calon pekerja karena itu adalah "rule of the game" apalg bwt fresh grad..

kcuali klo fresh gradnya punya org dlem emoticon-Matabelo
Halaman 1 dari 9


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di