TS
metrotvnews.com
JK: Sofyan Basir Sangat Ketat dalam Pilih Kontraktor

Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini Direktur Utama PLN Sofyan Basir tidak ada hubungannya terkait dugaan kasus suap pada proyek kelistrikan.
Hal itu JK utarakan dalam rangka menanggapi penggeledahan kediaman Sofyan oleh KPK untuk mencari barang bukti tambahan dalam kasus yang menyeret Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragih. Sofyan diduga terlibat dalam kasus tersebut.
'Itu tentu KPK berwewenang. Tapi perlu juga jangan terlalu orang langsung menilai, karena di PLN itu sebenarnya ketat,' ucap JK, saat ditemui dalam acara nonton bareng Final Piala Dunia 2018 di rumah dinasnya, Jalan Pangeran Diponegoro, Jakarta, Minggu, 15 Juli 2018.
Sofyan, kata JK, memiliki pengalaman yang selama ini cukup baik. Bahkan Sofyan juga sangat ketat dalam menyaring kontraktor-kontraktor yang bagus dalam membangun pembangkit tenaga listrik di negeri ini.
'Saya yakin, Sofyan juga ketat, dia juga sangat baik. Makanya dia ketat dalam memilih para kontraktor,' tegas dia.
Selama empat jam KPK menggeledah kediaman rumah Sofyan Basir. Usai penggeledahan, penyidik KPK mengamankan sejumlah barang bukti berupa berkas dalam tiga koper dan empat kardus. Empat mobil telah disiapkan untuk membawa sejumlah barang bukti yang disita.
Barang bukti yang didapat akan menjadi informasi tambahan terkait dugaan suap proyek PLTU I.
KPK telah menetapkan Eni dan Johannes Budisutrisno Kotjo sebagai tersangka kasus dugana suap terkait pembangkit listrik 35 ribu Megawatt (MW). Eni diduga menerima suap sebanyak Rp4,8 miliar untuk memuluskan perusahaan Blackgold Natural Resources Limited milik Johannes dalam menggarap proyek pembangunan PLTU Riau I.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...lih-kontraktor
---
Kumpulan Berita Terkait :
-
Bupati Temanggung Terpilih Ikut Diamankan KPK-
Wakil Ketua Komisi VII dan Bos Blackgold Jadi Tersangka Suap-
Tiga Orang Kembali Ditangkap Terkait OTT Emi Saragihanasabila memberi reputasi
1
355
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan