alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Health /
Jahe Bermanfaat Tapi Ternyata Tidak untuk Semua Orang
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b3f3bf156e6af196f8b4567/jahe-bermanfaat-tapi-ternyata-tidak-untuk-semua-orang

Jahe Bermanfaat Tapi Ternyata Tidak untuk Semua Orang

Jahe Bermanfaat Tapi Ternyata Tidak untuk Semua Orang
Ilustrasi.(Foto: Istimewa)


Meskipun jahe bermanfaat bagi kesehatan, ternyata jahe dapat memicu beberapa efek samping terutama untuk orang dengan kondisi tertentu.
Oleh sebab itu, sebelum mengkonsumsi jahe, ada baiknya kita perhatikan beberapa hal.
Berikut beberapa orang dengan kondisi tertentu yang sebaiknya tidak mengkonsumsi jahe:


Penderita batu empedu
Jahe merangsang produksi empedu sehingga tidak dianjurkan untuk orang yang menderita batu empedu.


Penderita diabetes dan hipertensi
Jahe bermanfaat tapi menurunkan gula darah dan tekanan darah, sehingga orang yang mengonsumsi obat untuk diabetes atau hipertensi harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsinya.


Perempuan hamil
Sejumlah penelitian menemukan bahwa jahe menurunkan penyerapan zat besi dan vitamin yang larut dalam lemak pada perempuan hamil.
Selain itu, rempah ini juga dapat menyebabkan kontraksi uterus.
Pada kehamilan di trimester terakhir, konsumsi jahe berlebihan dapat peningkatan risiko pendarahan.
Jika masih ingin mengkonsumsi, lebih baik konsultasikan dengan dokter.

Penderita gangguan darah
Jahe mencegah pembekuan arah, tetapi meningkatkan sirkulasi dan aliran darah.
Hal ini meningkatkan risiko pendarahan, terutama pada orang dengan kelainan darah atau mereka yang sedang menjalani pengobatan yang memperlambat pembekuan darah.

Jahe bermanfaat tapi tidak cocok bagi penderita Ulkus atau IBD
Jahe dapat menyumbat usus, sehingga orang yang menderita ulkus, penyakit radang usus atau usus yang tersumbat harus menghindarinya.

Orang yang akan operasi
Mengkonsumsi jahe sebelum operasi dapat meningkatkan risiko pendarahan internal.
Para ahli kesehatan menyarankan untuk menghindari konsumsinya sekitar dua minggu sebelum operasi.

Orang yang sedang berobat
Jahe berinteraksi dengan obat-obatan tertentu misalnya antikoagulan, barbiturat, beta-blocker, obat insulin atau terapi anti-platelet.
Oleh sebab itu, mengganggu efek dari beberapa obat lain termasuk antasida karena merangsang produksi asam di lambung.
Orang yang memakai obat untuk jantung, antihistamin, perawatan kanker dan obat penurun berat badan juga harus menghindari rempah ini.
Selain itu, jahe juga berinteraksi dengan beberapa obat herbal yang merangsang aliran darah dan memperlambat pembekuan darah.
Beberapa di antaranya cengkeh, bawang putih, gingko biloba. Konsumsi jahe dengan rempah-rempah tersebut meningkatkan risiko perdarahan.


Sumber
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di