alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
[ 20++ ] SAKIT nya Menjadi Seorang IBU [ ++Ilustrasi ]
4 stars - based on 8 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b39a270642eb6462b8b4567/20--sakit-nya-menjadi-seorang-ibu--ilustrasi

[ 20++ ] SAKIT nya Menjadi Seorang IBU [ ++Ilustrasi ]

Quote:


Melahirkan adalah Momen yang akan dialami oleh Wanita yang Hamil,
Wanita yang Hamil biasanya Akan mengalamai perubahan baik itu Fisik dan Psikis Seperti
Muntah2 dan Mual
Sering Kram Perut
Perubahan ukuran perut dan Payudara
Haid / Menstruasi yang Tiba2 berhenti
Keluar Lendir / Cairan dari Liang
dan lai-lain






Menurut Wikipedia

Kelahiran adalah sebuah proses dalam hewan di mana anak dikeluarkan dari badan ibunya. Bentuk berbeda dari kelahiran adalah ovipari, vivipari atau ovovivipari

Dalam manusia, anak yang belum dilahirkan disebut fetus setelah masa embrio. .


Melahirkan /Beranak/ Brojol adalah Kejadian yang terjadi saat perempuan/wanita yang sudah mengalami pembuahan *Hamil* dan mencapai waktu tertentu, ketika dirasa sudah mengalalmi tanda2 khusus dan ditimbang harus segera melakukan persalinan / kelahiran *oleh dokter
maka proses sgra dilakukan , Melahirkan secara umum dilakukan dengan Cara Normal dan Caesar(Bedah) ,dari Cara Normal Sendiri dibagi lagi ke dalam bberapa metode seperti di dalam air , atau juga Posisi berbeda seperti Jongkok, Menungngging dll



Quote:



Perjuangan seorang Ibu untuk melahirkan sang buah hati adalah perjuangan hidup dan mati. Bagaimana Tidak ? Kemungkinan Buruk yang terjadi adalah kehilangan Nyawa, mendahulukan sang buah cinta hidup? tetapi Nyawa Ibu yang terengut, atau pada Worst Case kedua2 nya terancam nyawanya, Menggugurkan Si Buah Cinta yang sudah dinanti2 dan diharap2 selama kurleb 9 bulan Bukan lah hal yang mudah, setiap hari Dia Rela makan yang sehat agar anak nya kelak lahir sehat dan normal, membuang... menggugurkan nya bukan segampang melempar kantong sampah, Wanita mana yang Tega membunuh anak nya yang akan segera hadir didepan mata...

Quote:


Dari bulan-bulan pertama kehamilan Dia sudah harus merasakan morning sickness atau mual muntah dan gampang pusing di pagi hari. Belum lagi jika ngidam makanan .

Kurang lebih 9 bulan kemudian, fase melahirkan pun tiba dan perjuangan hidup dan mati segera dimulai. Nyeri perut bagian bawah akan menjalar sampai ke belakang, disertai rasa ingin buang air besar yang disertai keluarnya lendir atau bahkan darah.

Ini i bisa berlangsung selama 12 jam untuk anak pertama, atau lebih pendek yakni sekitar 6 jam untuk anak kedua dan seterusnya. Selama itu pula, ibu menahan rasa sakit hingga pecah ketuban. Kadang-kadang, ketuban pecah duluan sebelum fase melahirkan selesai.

Dokter kandungan dari RS Ibu dan Anak Sentosa Bogor, Dr Frits Max Rumintjap, SpOG(K), MARS mengakui bahwa perjuangan ini penuh dengan risiko. Pada persalinan normal misalnya, ibu yang tidak kuat ngedan sampi harus dibantu dengan vacum. Malahan pada kondisi tertentu misalnya punya penyakit berat, calon ibu tidak disarankan untuk melahirkan normal.



Quote:


Apa penyebab Sakit saat Persalinan?
Rahim memiliki banyak otot. Otot ini akan berkontraksi dengan kuat untuk mengeluarkan bayi Anda saat Anda melahirkan. Kontraksi otot rahim ini merupakan sumber utama dari sakit yang Anda rasakan saat melahirkan.

Selain karena kontraksi otot rahim Anda, rasa sakit saat melahirkan juga disebabkan oleh tekanan pada perineum, kandung kemih, dan usus. Hal ini karena kepala bayi terus menekan untuk mencari jalan keluar. Rasa sakit juga diakibatkan karena peregangan pada jalan lahir dan vagina.


Spoiler for 18++ Persalinan:


Seberapa rasa sakit yang Anda rasakan bergantung pada beberapa faktor, seperti kekuatan kontraksi (yang akan terus meningkat selama persalinan), ukuran bayi Anda, posisi bayi Anda dalam rahim, dan kecepatan Anda dalam melahirkan. Rasa sakit yang Anda rasakan bisa terasa seperti kram di perut, pangkal paha, dan punggung, disertai rasa pegal.

Seperti apa kira-kira rasa sakit saat melahirkan?
Sakit yang dirasakan saat melahirkan mungkin bisa berbeda-beda antar ibu. Bahkan, sakit yang dirasakan ibu saat melahirkan bisa berbeda-beda pula antar kehamilan yang dimilikinya. Hal ini bisa terjadi karena genetik dan pengalaman ibu turut menentukan seberapa besar rasa sakit yang dirasakan. Kemampuan ibu dalam menahan rasa sakit saat melahirkan juga menentukan hal ini. Dukungan sosial saat melahirkan, ketakutan dan kecemasan ibu saat melahirkan juga dapat memengaruhi seberapa besar rasa sakit ibu.

Rasa sakit yang dirasakan saat melahirkan akan datang secara bertahap, mulai dari saat akan melahirkan sampai Anda berhasil melahirkan. Berikut tahapannya:

1. Awal persalinan (selama 8 jam atau lebih). Kontraksi dapat datang setiap 5-20 menit dan berlangsung selama 30-60 detik. Pada saat ini leher rahim Anda mulai terbuka, kira-kira 3-4 cm. Kontraksi bisa datang lebih sering dan menyebabkan rasa sakit yang lebih kuat. Rasa sakit yang Anda rasakan saat ini adalah seperti kram perut saat menstruasi.

2. Saat persalinan (selama 2-8 jam). Kontraksi berlangsung dalam waktu yang lebih lama, lebih kuat, dan lebih sering. Hal ini menyebabkan leher rahim Anda hampir terbuka penuh, sampai 7 cm.
Masa transisi (sekitar satu jam). Ini merupakan hal yang paling menyakitkan karena leher rahim Anda hampir menyelesaikan pembukaannya (10 cm) dan bayi Anda mulai bergerak menuju jalan lahir. Kontraksi bisa Anda rasakan lebih sering. Anda juga bisa merasakan nyeri pada punggung, pangkal paha, dan paha, serta merasa mual.

3. Saat Anda mengejan (beberapa menit sampai 3 jam). Rasa sakit yang Anda rasakan mungkin akan kalah dengan rasa ingin mengejan untuk mendorong bayi keluar. Meskipun Anda terus merasa sakit, namun banyak ibu mengatakan bahwa mengejan merupakan sebuah dorongan besar yang dapat membantu mengurangi tekanan. Saat kepala bayi sudah terlihat, Anda mungkin merasakan sensasi panas atau terbakar di sekitar lubang vagina.

4. Saat plasenta keluar (selama 30 menit). Setelah Anda berhasil melahirkan, rasa sakit Anda tidak pergi begitu saja. Anda masih perlu untuk mengeluarkan plasenta yang ada di dalam rahim Anda. Namun, tahap ini relatif mudah dilakukan. Kontraksi dan kram masih dapat Anda rasakan setelah melahirkan. Kontraksi ini memudahkan Anda dalam mengeluarkan plasenta. Mungkin saat ini Anda tidak merasakan sakit yang berarti karena Anda sudah fokus pada bayi Anda yang baru saja lahir.




Faktor yang mempengaruhi rasa sakit saat persalinan
1. Kram otot rahim
Otot rahim Anda bekerja keras selama persalinan untuk memperluas serviks. Kerja keras otot rahim dengan berubah-ubah posisi bersalin ini lalu menyebabkan Anda merasa lemas pada beberapa bagian seperti kaki, lengan dan punggung. Kondisi ini kemudian berpotensi memicu kram otot rahim.

2. Tekanan di berbagai bagian tubuh
Selain bagian-bagian yang telah disebutkan di atas, tekanan juga terjadi pada bagian-bagian lain seperti punggung ibu, perineum (bagian antara vagina dan anus), dan kandung kemih. Ya, sepertinya melahirkan akan penuh diisi dengan segala macam tekanan dari berbagai penjuru. Kombinasi tekanan-tekanan inilah yang juga akan mempengaruhi seberapa sakitnya proses persalinan nanti.

3. Dampak dari pengobatan
Sering kali tubuh seseorang menanggapi pengobatan medis dengan reaksi yang berbeda-beda. Guna menghindarinya, sebaiknya Anda berdiskusi dulu dengan dokter atau bidan Anda mengenai prosedur medis apa yang perlu Anda lakukan, dan pengalaman apa yang Anda miliki perihal pengobatan medis. Meskipun pada kebanyakan kasus, dampak dari pengobatan medis hanya bertahan sementara, namun usaha ini dapat membantu mengurangi kecemasan dan ketidaknyaman yang akan Anda rasakan.

4. Faktor si bayi
Faktor seperti posisi dan ukuran bayi adalah variabel yang sulit untuk dikendalikan. Pada beberapa kasus, posisi bayi yang sulit untuk dikeluarkan ini mengharuskan si ibu untuk mengejan lebih banyak, lebih lama, dan lebih kuat.

5. Faktor emosi
Tanpa disadari, keberadaan emosi negatif seperti rasa takut, tidak percaya diri, cemas, gelisah, dan sebagainya, justru akan semakin meningkatkan persepsi Anda tentang persalinan yang menyakitkan. Berdiskusilah dengan pendamping persalinan Anda dan dengarkan cerita dari para teman yang telah mengalaminya terlebih dulu sebelum Anda. Ini mungkin akan mampu membantu Anda mengurangi bahkan menghilangkan perasaan-perasaan negatif tersebut.





Nyeri saat persalinan disebabkan oleh kontraksi otot-otot rahim dan oleh tekanan pada serviks. Rasa sakit ini bisa dirasakan sebagai kram kuat di perut, selangkangan, dan punggung, serta perasaan sakit. Beberapa wanita mengalami rasa sakit di sisi atau paha mereka juga.

Penyebab lain rasa sakit selama persalinan termasuk tekanan pada kandung kemih dan usus oleh kepala bayi dan peregangan jalan lahir dan vagina.

Nyeri saat persalinan berbeda untuk setiap wanita. Ini bervariasi dari wanita ke wanita dan bahkan dari kehamilan ke kehamilan. Wanita mengalami nyeri persalinan berbeda - bagi beberapa orang, itu menyerupai kram menstruasi; untuk orang lain, tekanan berat; dan untuk orang lain, cengkraman yang sangat kuat yang terasa seperti kram diare. [https://kidshealth.org/en/parents/childbirth-pain.html]

beberapa ahli medis menyarankan agar para wanita mengkonsumsi nutrisi yang pas agar bayi tumbuh dalam ukuran yang normal, dan
untuk menghindari kesulitan yang terjadi di Pelvis Perempuan saat proses Mengenjan [http://www.bbc.com/earth/story/20161221-the-real-reasons-why-childbirth-is-so-painful-and-dangerous]


"MANFAAT" SAKIT SAAT MELAHIRKAN


Mengeluarkan bayi lewat vagina membuat melahirkan terasa sakit. Seram? Cek dulu manfaat rasa sakit saat melahirkan untuk menyuntik semangat Anda.

1. Alarm alami
Ada lho ibu hamil yang tak kunjung merasa sakit, hingga akhirnya melahirkan di mal. Berterimakasihlah pada rasa sakit yang dirasakan sebelum bersalin, sebab itu ibarat alarm yang memaksa anda bereaksi. Ketika proses persalinan dimulai, rasa sakit akan mengarahkan anda menghubungi dokter atau berangkat ke rumah sakit. Bila tidak terasa sakit, Anda jadi tidak waspada terhadap sesuatu yang sedang berlangsung dalam tubuh.

2. Bonding kuat
Rasa sakit saat bersalin membuat rahim stres. Verena Schmid, pimpinan akademi kebidanan di Florenz Jerman dan pengarang buku "Nyeri Persalinan" menjelaskan, stres membuat tubuh ibu memproduksi hormon oksitosin yang fungsinya juga memperkuat hubungan ibu dengan bayi. "Ini merupakan proses alami yang menjelaskan mengapa perasaan ibu meluap dengan cinta saat menyaksikan bayi lahir."

3. Usir tegang
Profesor Klaus Vetter, kepala jurusan pengobatan di kinik NeuKolln, Berlin, mengatakan ketika ibu dilanda sakit akibat kontraksi, ibu cenderung mengatasinya dengan menyibukkan diri, bicara dengan bidan, meminta suami memijat punggung, berjalan di lorong rumah sakit atau melatih pernafasan. Aktivitas ini mengalihkan perhatian ibu dari rasa tegang. Dalam dunia medis, penggunaan alat bantu kesehatan seperti TENS atau simulasi syaraf transkutan bis mengurangi sakit dan menenangkan ibu sebab gelombang elektro yang disalurkan ke titik refleks akan menenangkan sistem syaraf.

4. Melindungi janin
Riset Dr. Volker Maassen, ahli genekologi di Hamburg, Jerman menemukan bahwa rasa sakit mendorong calon ibu untuk meredam rasa sakit, salah satunya dengan bernapas dan mengubah posisi tubuh. Ternyata hal ini berefek baik untuk bayi. Jika ibu banyak berjalan saat diserang kontraksi, janin akan mudah turun ke jalan lahir sehingga ia lahir lebih cepat. Juga ketika ibu bernapas dalam untuk mengurangi rasa sakit, akan memberi pasokan oksigen maksimal pada janin.

5. Dorong bayi keluar
Oksitosin atau hormon stress yang dihasilkan saat kontraksi akan "membangunkan" bayi agar bersiap-siap menghadapi dunia luar. Setiap kali kontraksi, otot-otot rahim mendorong keluar sehingga terjadi peregangan dan pelebaran mulut rahim. Itu sebabnya, tiap rasa sakit yang Anda rasakan justru akan mendekatkan bayi dengan Anda, ibunya.







[ 20++ ] SAKIT nya Menjadi Seorang IBU [ ++Ilustrasi ]



Begitulah SERBA - SERBI tentang Persalinan/ Kelahiran
semoga dapat menambah Wawasan dan Persiapan untuk anda yang akan segera mengalami nya

Konsumsi makanan yang sehat, Istirahat yang cukup dan jangan lupa Beribadah dan Berdoa emoticon-Smilie

Quote:





Quote:







JANGAN LUPA KASI KOMENMU TRHDP THREAD INI

DIRATE KALO SUKA

DAN DISHARE

ITU SANGAT BERARTI BAGI QUEEemoticon-Wowcantik

MINTA CINDOL JUGA YA KALO BERKENAN emoticon-siul

emoticon-Wowcantik
Halaman 1 dari 5
emoticon-Angel kemarin kayaknya udah baca trit kayak gini
bodo amat dah yg penting fertamax
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 15
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 15
Quote:


[ 20++ ] SAKIT nya Menjadi Seorang IBU [ ++Ilustrasi ]
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 12
Trit informatif dan bermanfaat... emoticon-Jempol
Quote:


[ 20++ ] SAKIT nya Menjadi Seorang IBU [ ++Ilustrasi ]

Sharing dari Para Ibu - Ibu


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh sinistergaze
Duhh...video nya..bikin nahan nafas..emoticon-Belo
Diubah oleh EVANZSKO
Quote:


dah punya istri gan? emoticon-Coblos
Quote:


Ehehehe...
Adadeh..emoticon-Big Grin
Quote:


Jangan Jajan sembarangan Bang

emoticon-Embarrassment

Quote:


Ah..ngapain jajan...pemborosan.

Minta juga dikasie kok..emoticon-Malu
Trus gimana nasib ibu ibu yg tiap malem mangkal dijalan gan?
Sakit nya tiap malem dong
apalagi anaknya durhaka, sakit betul tuh
Wah luar biasa gan perjuangan ibu/istri pas ngelahirin. Co mah gk bakal kuat emoticon-Frown
Hebatnya para ibu

emoticon-Cool
Wanita paling hebat di seluruh dunia emoticon-2 Jempol
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 03
Quote:


Gak sakit itu bre emoticon-Malu
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di