alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Surat Pembaca /
Penipuan Berkedok Rekening BukaLapak
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b377041d89b09d3688b4567/penipuan-berkedok-rekening-bukalapak

Penipuan Berkedok Rekening BukaLapak

Kronologinya :
Hari ini, tanggal 30 Juni 2018 Saya ingin membeli sebuah kamera bekas Body Only Sony a7iii seharga Rp.25.000.000,- karena mempertimbangkan ulang saya kemudian batal untuk melakukan transaksi via Kartu Kredit. Kemudian saya melakukan pembelian ulang dan membayar lunas melalui transfer ke Bank Mandiri : 0700000899992 a.n PT. B*KALAPAK(dot)COM dari rekening Bank Mandiri saya pribadi. Sampai akhirnya terverifikasi dan diteruskan penjual.

Karena saya selalu melakukan konfirmasi ke penjual setiap membeli, saya menanyakan status pembayaran saya apakah sudah diterima oleh pihak seller (a.n Fitry) . Kemudian sdr.sdri Fitry si seller nakal ini balas chat saya tidak ada pemberitahuan apapun bahkam sampai 2 jam ke depan. Saya berinisiatif melakukan komplain melalui fitur yang ada di aplikasi Bukalapak (BL) di handphone saya.

Sampai akhirnya pihak BL menelpon saya dengan mengaku bernama Erwin (‭+62 818 531224‬) awalnya saya agak curiga tapi tidak masuk akal juga kalau dia tau transaksi saya kalau bukan dari pihak BL. Dia ini kemudian menyarankan menunggu beberapa saat untuk pengembalian dana ke BukaDompet saya, untuk nanti melakukan pencairan dan mentransfer ulang ke rekening Mandiri PT. BL yang saya sebut di atas tadi, tidak beberapa lama kemudian sekitar 15 menit masuklah dana saya kembali ke Bukadompet namun dibekukan dan saya yakin yang menelepon saya tadi memang dari BL.

Sewaktu saya ingin mencairkan ternyata dana saya juga masih dibekukan. Karena udah kadung panik bertahun-tahun saya BL user tidak pernah dibekukan dananya, saya melakukan komplain via fitur di BL namun cuma ada balasan otomatis dari email tanpa ada solusi dan peringatan terkait akan adanya indikasi penipuan. Saya karena udah panik lalu menghubungi kembali oknum bernama Erwin ini via SMS dan meminta solusi untuk pencairan. Dia tunggu beberapa saat dulu dan akan menghubungi saya kembali.

Beberapa menit berlalu, saya ditelpon kembali oleh Erwin dan diminta melakukan transfer dari dana saya kembali sebanyak 25x transfer terpisah masing-masing bervariasi sekitar Rp.993.xxx,- per satu kali transfer hingga total Rp.24.835.905 ke rekening PT. BL di Bank Mandiri . Solusi ini disarankan oleh Erwin tersebut agar dana saya dapat dicairkan dan tidak hilang ditelan sistem. (Berulang kali saya minta solusi lain, tapi terus diyakinkan agar menempuh solusi ini, dan dijamin hanya dengan cara ini kalau saya akan mendapatkan dana saya yang beku di BukaDompet saya sebesar Rp.25.000.000,-)

Total saya sudah mengeluarkan dana hampir 50jt rupiah hanya untuk mendapat jawaban via sms :

”Bapak diminta untuk melakukan transfer Pembayaran sekali lagi Pak.Insya Allah Dana Bapak akan dikembalikan saja nanti langsung ke Rekening Bapak jika belum bisa terproses nantinya Pak.Dana yang masuk di BUKALAPAK Bisa kami pertanggungjawabkan Pak.”

Saya balas kalau saya sudah kehabisan dana, dan dari pertama saya tidak pegang jaminan apapun dari pihak Bukalapak, hanya berpikir logikanya kalau selama saya transfer ke rekening resmi Bukalapak saya tidak mungkin sedang dalam penipuan. Setelah saya mengetik balasan ini beberapa saat lalu saya cuma dapat balasan :

Jika memang Dananya nanti tidak dikembalikan ke Bapak.Kami Segenap Tim Dan Jajaran di BUKALAPAK siap dilaporkan ke Pihak Berwajib Pak.

Tapi dengan syarat saya harus transfer 25jt lagi. Terus terang saya sesak dada sambil ngetik ini dan gak tahu harus mengambil langkah apa. Saya search twitter @bukabantuan (verified CS Bukalapak) dan baru ngeh nomor CS mereka di bio twitter tersebut.

Saya lalu menelepon ke nomor 021-5081-3333 melakukan pengaduan dan ternyata saya telah ditipu oleh orang yang memakai username Fitry dan Erwin yang mengaku dari pihak BL. Modus mereka adalah menjual barang dan tidak memproses pembelian sehingga, si pembeli seperti saya ini terang saja menghubungi seller dan membuat statement lewat chat tidak ada notifikasi pembayaran saya oleh BL ke seller, dengan tidak memproses serta melakukan l penolakan pengiriman, maka disinilah siasat ini dimulai. Dana kita memang dikembalikan oleh Bukalapak ke BukaDompet dengan status dibekukan dan si CS abal2 sebelumnya dengan timing yang pas menghubungi saya kalau dana akan dikembalikan dan bersabar. Kelemahan sistem BL adalah pembekuan sepihak yang membuat saya panik karena tidak pernah mengalami sebelumnya. Respon yang lambat dan tidak ada warning indikasi penipuan serta alasan dana dibekukan. Membuat celah si penipu ke saya untuk bisa mengontrol emosi. Saya diminta mentransfer sebanyak 25x bahkan dengan gampangnya dia bilang akan cair karena toh kita juga transfer ke rekening resmi BL. Sewaktu saya ceritakan itu ke CS resmi BL setelah melakukan transfer 25x sebanyak Rp.933.xxx X 25 = Rp.24.835.905,- . Disitulah lemah sistem BL yang digunakan. Karena ternyata saya telah melakukan pembelian pulsa, dan per tiap saya transfer tadi ternyata tidak sampai 3 detik menurut CS sudah menjadi pulsa, tanpa harus melalui prosedur checkout dan konfirmasi pembayaran terlebih dahulu untuk pihak pembeli. Sehingga mengecoh saya kalau ternyata uang tersebut yang kemungkinan berbentuk pulsa sebanyak 25x itu sudah berada di tangan penipu.


Saya lalu dibuatkan pelaporan resmi dan sudah ada juga konfirmasi via email BL terkait hal tersebut. Soal dana saya yang masih ada dan dibekukan 25jt an pihak BL masih perlu meninjau, dan tidak bisa memastikan kapan bisa saya tarik ke rekening pribadi saya. Saya diminta menunggu max 7 hari kerja kedepan. :’)


*Barusan juga lapor ke Bank Mandiri via 14000 katanya mending ke kantor polisi dulu minta surat laporan baru ke kantor cabang Bank Mandiri.

Mohon kiranya ada dari pihak teman-teman apakah mempunyai pengalaman serupa dan apakah dana kalian cair kembali? Terus yang dibawa penipu memakai rekening Bukalapak tersebut apakah direfund?


SP Saya ini juga dimuat disini :
Media Konsumen : Modus Penipuan Menggunakan Rekening Bukalapak

Terhitung tanggal 2 Juli 2018 16:52 WIB
BukaDompet saya telah aktif kembali dan berhasil mencairkan keseluruhan dana di dalam BukaDompet ke rekening Bank Mandiri saya.



Spoiler for capture chat seller penipu dan penipu yg mengaku sebagai CS Bukalapak :



Spoiler for Tentang update pelaporan dan respon Bukalapak:

Diubah oleh: whiteheadphones
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 3
astagfirullah, emang biadab itu penipu.

lain kali jangan mau lah disuruh transfer lagi, gk ada logikanya klo transfer lagi bisa balik semuanya.

komplain via email memang tidak bisa langsung di reply, paling enggak butuh 1x24 jam. asalkan agan bersabar sebentar saja, pasti gk kayak begini.

contoh kronologi penipuan di marketplace bukalapax.


1. buyer beli barang dan melakukan pembayaran.
2. seller nakal batalin transaksinya, duit kembali ke bukadompet buyer (nominal besar biasanya di bekukan)
3. seller nakal mengaku sebagai Pihak Bukalapax menghubungi buyer untuk transfer ulang ke rekening bukalapak dengan nominal yang mirip di transaksi nomor 1.
4. buyer transfer ulang -> bagian rawan dimana buyer sudah tertipu.
5. seller nakal bahagia karena transaksi pribadinya dibayar oleh buyer, buyer berduka karena bayarin transaksinya si seller nakal

Diubah oleh charlies.cloth
Ya ampun om... Ck ck ck....

Quote:


Quote:


Dengan kata lain dia membeli sejumlah pulsa tapi melakukan transaksi dengan memasukan nomor rekening pribadi kita ya? Jadi BL nya ngelolosin begitu aja tanpa ada persetujuan dua pihak.
katanya udah lama jadi user BL... kok bisa kena tipu gini ?
btw, turut berduka cita aja... kesalahan terbesar ente itu terlalu panik dan gak sabar.
padahal mau dibekuin kek atau apa kek selama dana masih di BL ya harusnya aman2 aja.... sabar intinya.
Quote:


dari tata bahasa, penulisan dan penggunaan huruf besar saja sudah berantakan begitu, mana mungkin itu dari CS BL.
turut berduka aja deh

Quote:


Saking lamanya juga saya lebih sering belanja di toko ijo balik ke BL sempet aman aja gak pernah tau dibekuin sebagai pembeli gan. Awal2 respon BL cepet kalau respon komplain, pas giliran saya tanya bolak balik soal seller mengaku tidak terima notif pas BL juga gak balas berjam-jam dan keduluan penipu telpon saya dan minta transfer dgn meyakinkan akun rekening Bank Mandiri Bukalapak yg memang saya biasa transfer kesitu. Saya akuin salah dan panik mau aja transfer. Tapi saya tidak tau soal transfer ke Bukalapak sekalipun bisa langsung jadi duit berbentuk pulsa / voucher tanpa harus ada step verifikasi.
Diubah oleh whiteheadphones
Quote:


itu masing2 nominal yg ditransfer sesuai dengan nominal dan kode uni setiap transaksi si tuti
semua verifikasi by system jadi apabila ada nominal pas ya langsung transaksi dilanjutkan,
jadi bukan BL ngelolosinp
Quote:

Iya gan saya baru mencermati itu. Tapi benar2 tidak menyangka saya kalau penipu bisa mengecoh dengan memakai nomor rekening Bukalapak sendiri. Tidak pernah ada warning soal itu dan saya tidak pernah tau ada modus seperti itu. Berarti kan ada celah sistem Bukalapak tidak semua pakai verifikasi pembayaran dan konfirmasi si pemilik rekening.
Quote:


Berarti penipu mendaftarkan nomor rekening saya ke akun dia untuk transaksi dalam hal ini kemungkinan pembelian pulsa / voucher ya?
Quote:


masih belum mengerti ya...
ciba lakukan transaksi pembelian pulsa di BL, pilih metode transfer bank maka akan muncul tagihan/nominal yg harus dtransfer
siapapun dan rekening apapun yg transfer sesuai nominal itu akan dibaca otomati oleh sistem, mengaoa? karena nominal tersebut adalah unik dan hanya pemilik akun yg tau nominal itu.
sistem tdk membaca rekening siapa yg melakukan transfer itu karana bisa aja kan sy pemilik akun minta sodara atau teman utk transfer.
sekarang nominal itu diberikan ke TS dan TS membayar lunas transaksi si tuti tersebut.Penipuan Berkedok Rekening BukaLapak
Quote:


coba aja TS bayar transaksi itu, nanti pulsa akan masuk ke no hp saya emoticon-Big Grin
Quote:


Yah intinya juga kode unik tidak menjamin keamanan user. Apa gunanya akun saya juga otentikasi dua langkah, Tapi kena pembelian kode unik pulsa juga amblas.

Saya juga cuma sekedar berpedoman “jangan transfer ke rekening lain selain rekening Bukalapak”
Eh sekalinya transfer cuma ke Bukalapak ternyata juga bisa buat celah gini karena BL sekarang slow response menanggapi komplain transaksi. Fiturnya kayak chat Tapi balasnya kayak email. emoticon-Nohope


Benar2 saya menyayangkan di bagian ini BL langsung gak ada respon lanjutan kenapa seller bilang tidak ada notif dan saya juga tidak direspon oleh CS selain kalimat otomatis sistem soal tunggu pengiriman dan akan dikembalikan dana nanti jika tidak terkirim sampai 3 Juli. Eh gak selang berapa menit saat itu juga penipu yang menghubungi saya via telepon dan dana akan dikembalikan, bertepatan saat itu juga dana saya balik tapi dibekukan tanpa ada respon lanjutan di sela itu saya ditelpon kembali juga sama CS palsu dan saya mulai diarahkan transfer ulang ke Bank Mandiri Bukalapak, karena kebijakan pembekuan itu seumur2 saya baru alamin. :’)
Diubah oleh whiteheadphones
Quote:


Seller yg bilang ga ada notif itu ya sipenipu yg sengaja batalin transaksi.

Intinya sistem secanggih apapun klo user ga ngerti, panik, mudah disugesti, akan tetap terjadi hal2 begini. Semoga yg lain bisa membaca dan jadi pelajaran
Quote:



Iya gan mudahan tidak terjadi ke orang lain lagi. Saya berharap dana yg masih ada di BL bisa cair secepatnya. Rencana Senin mau lapor ke polisi dan bank cabang Mandiri di kota saya. Setidaknya mau diusahain dulu. Dari Bukalapak meminta saya tunggu max 7 hari kerja setelah pelaporan, baru tim peninjaunya bisa respon ke saya. Paling2 mereka ya kemungkinan besar gak bakal mau ganti juga.
Diubah oleh whiteheadphones
Quote:




Yg dibekukan pasti dibalikin, utk yg lainnya karena disini termasuk human error sepertinya ya ga bakalan diganti. Iklasin aja,semoga dpt yg pengganti lebih banyak nantinya
Quote:


penipu nya itu bukan nyairin saldo agan itu tp membelanjakan saldo rek yg ada di agan. alias agan itu bayarin transaksi penipu.
masalah kode OTP itu ga bakal keluar orang yang dibelanjakan bukan saldo bukalapak tp saldo rek agan.
agan pasti berfikiran transfer ke rek bukalapak otomatis jd saldo bukalapak agan ya ??? ga sadar klo duit yg barusan agan transfer itu transaksi penipu pake akun bl nya penipu juga. jd ga ada sangkutan nya ma akun ente makanya kode OTP ga relevan lg.

btw ane turut berduka gan semoga cepet kelar dah urusannya
Amin gan. Mungkin saya kurang amal dan lupa sedekah juga. BTW si penipu mejeng lagi padahal
udah saya laporin bolak balik dari sore. Barusan saya telpon lagi CS resmi BL kalau si seller nakal pajang barang tipu2nya kembali.

Kenapa udah baca2 kaskus ttp kena.
Dan kenapa sering banget di BL.
Banyak SP kena tipu di BL dan gak semua korban kan bikin SP. Jadi kasusnya pasti lebih banyak.
Apa BL masih suka sembunyiin nomer telp CS resmi nya? Kenapa gak dipasang besar2 aja di web BL biar user gak gampang ketipu sama nomer telp tukang tipu.
Kenapa juga BL hobi banget beku2kan bukadompet. Kenapa gak langsung balikin duit ke rek user kalo ada indikasi penipuan.
Quote:


kenapa di BL? karena fitur pembekuan otomatis atas transaksi mencuriigakan yg dibatalkan seller. dulunya kan tidak ada pembekuan, tuti melkukan ohising, dana dibukadompet buyer digasak habis. sekarang pake fitur pembekuan eh malah tuti pake modus beginian, memanfaatkan pembekuannya

untuk BL sudah banyak kasus begini, perlu langkan preventif lainnya. misalkan ada notifikasi langsung setelah pembekuan ke akun BL tersebut jika ada pembekuan, minta buyer jangan panik, jangan transfer, jangan percaya oknum2. IMO kelemahan BL disini adalah respon chat yg lambat, membekukan akun tanpa ada penjelasan ke pemiliknya menimbulkan kebingungan pemilik akunnya

Intinya TS bayarin transaksi nya tuti, yah nggak logis aja sih masa mau refund tapi mau aja d suruh transfer lagi

Lapor polkis aja dan ke kantor BL, sapa tau dana nya msh bisa d selamatkan
Halaman 1 dari 3


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di