alexa-tracking

Spanish Influenza (1918-1920) Pembunuh Massal Di Akhir Perang Dunia I

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1bb863902cfe7e5c8b4573/spanish-influenza-1918-1920-pembunuh-massal-di-akhir-perang-dunia-i
Spanish Influenza (1918-1920) Pembunuh Massal Di Akhir Perang Dunia I
Seratus tahun yang lalu, sebuah virus influenza yang mematikan menginfeksi sepertiga penduduk dunia, membunuh 195.000 penduduk Amerika hanya pada bulan Oktober 1918 saja. Flu itu dikenal dengan nama Flu Spanyol, diberi nama Spanish Influenza karena media Spanyol lah yang pertama kali memberitakan dan menyebarkan tentang Flu itu secara besar-besaran.

Spanish Influenza (1918-1920) Pembunuh Massal Di Akhir Perang Dunia I

Pemandangan salah satu tempat karantina di Kansas

Seorang ilmuwan, Johan Hultin melakukan perjalanan ke Brevig, Alaska, sebuah kota yang hanya berisi beberapa ratus jiwa di musim panas tahun 1997. Kedatangannya kesana adalah untuk mencari mayat-mayat yang terkubur ditanah beku Alaska. Dia menggali ditanah permafrost dan dia menemukan seorang wanita yang meninggal hampir 80 tahun yang lalu dan berada dalam kondisi pelestarian yang sangat baik. Hultin kemudian mengambil sampel paru-paru wanita itu sebelum menginterpretasinya. Dia bermaksud menggunakan penemuannya ini untuk memecahkan kode urut genetik virus yang telah membunuh wanita Inuit ini bersama dengan 90 persen populasi di kota itu.

Misi Brevig hanyalah satu diantara tragedi global terburuk yang pernah menimpa umat manusia, pandemi influenza tahun 1918-1919. Virus influenza ini juga dikenal sebagai flu Spanyol, menyebar dengan kecepatan yang menakjubkan di seluruh dunia, melanda India, dan mencapai Australia hingga pulau-pulau terpencil di Pasifik. Hanya dalam 18 bulan setidaknya sepertiga penduduk dunia terinfeksi. Perkiraan jumlah pasti kematian bervariasi secara liar dan serampangan, mulai dari 20 juta hingga 50 juta bahkan ada yang mengatakan 100 juta kematian telah terjadi.

Spoiler for Laporan pertama:


Spoiler for Pandemic pertama:


Spoiler for Penyebaran fase kedua:


Spoiler for Gelombang terakhir Spanish Influenza:


Sumber
Sumber
Sumber
nitip sendal dulu bre
kok kesannya tu penyakit cherry picking ya? dr AS, Eropa, kok bisa skip ke Australia?

jadi teringat anime2 tertentu dimana cuma Jepang saja yg jadi sasaran villain.
Quote:


sebenarny hampir seluruh dunia kebagian emoticon-Big Grin cuma saat itu memang dampak parahnya di amerika (awal pandemik) dan eropa karena tersebar akibat perang.
dulu virus penyakit.
sekarang virus ideologiemoticon-Cool
Quote:


india estimasi korbanya sampai jutaan orang. kalau gak salah hindia belanda juga pernah kena penyakit ini. yg kena daerah jawa timur kalau gak salah
mengerikan
flu bisa menjadi sebegitu mematikan
Quote:


Kalau menurut logika sih, kalo ud sampe australia, pasti hindia belanda kebagian juga

Quote:


Bukan fluny yg mematikan, tapi mutasi virusnya.
Quote:


owh gtu ya gan.. brarti virus2 yg bermutasi tsb kemungkinannya skrang msh eksis ya gan?
Quote:


masih. itu kan h1n1 kemaren juga sempet memgamuk sebentar kembali koq
Quote:


itulah td knp sy sampe mengerutkan kening ketika membaca artikelnya yg nyebutin flu spanyol=h1n1.
brarti jg ada kemungkinan virus ini telah ada/wabah telah terjadi sebelum 1918 ya?
Quote:


riwayat virus ini msh diperdebatkan berasal sejak kapan dan darimana, tapi ada kemungkinan di masa depan, entah itu kapan, virus ini bisa bermutasi dan berpandemik lagi. Makany kita sebagai manusia harus senantiasa waspada, SARS, flu burung dan flu babi kemaren hanyalah warning awal kembali akan pandemikny berbagai jenis virus yang sebenarnya punya taraf mematikan
Quote:


tidak adakah cara utk memusnahkan virus yg bisa bermutasi?
Quote:


selalu doakan dan percayakan kepada para ilmuwan, dengan ilmu pengetahuan tak ada yang tidak mungkin.
Ngmng2 ini trit juga sedikit2 ane memberi peringatan untuk selalu berwaspada . Hha
Quote:


iya gan.. serahkan pada ahlinya haha.
btw nice trit ganemoticon-Angkat Beer thx ya buat info dan jamuannya di sini
sebuah pandemik yang terjadi bersamaan dengan WW1 emang ya abad ke 20 sedari awal dah dikutuh buat jadi abad penuh bencana buat umat manusiaemoticon-Ngakak

btw apa penyebab pasti sumber penyebaran flu ini dah ketahui? lumayan ngeri sih kalo ada penyakit yang bisa ngebunuh manusia dengan skala 1/20. mungkin kalau spanish flu terjadi sekarang korbannya mungkin ga bakal sebanyak waktu diawal abad 20 karna teknologi kedoteran dah maju tapi ga menutup kemungkinan seenggaknya skala 1/100 orang bisa terjadi apalagi di negara dunia ketiga yang rata-rata penduduknya padatemoticon-Takut (S)
Quote:


salah satunya karena kepadatan populasi, dan pertemuan global antar manusia karena perang dunia.

hmm klo hari ini merebak lagi? Entah kenapa di otak w justru akan parah karena kepadatan penduduk dan hub internasional yang semakin terbuka, khususnya di dunia kelas III, akan cukup mengerikan
Quote:


Quote:


Vaksinasi reguler. Untungnya untuk ukuran virus, flu termasuk yang mudah ditebak dan dapat perhatian khusus karena selalu mewabah setiap tahun. Makanya tiap tahun vaksin flu juga diupdate seiring dengan mutasi tahun tersebut.

Quote:


Contohnya kayak flu burung kemaren, begitu ada indikasi outbreak, yang pertama dilakukan adalah port lockdown dan travel warning. Ini udah jadi SOP dalam mitigasi wabah penyakit. Seharusnya sih ga akan seserem flu Spanyol karena sekarang juga lagi kondisi damai dan komunitas internasional lumayan murah hati untuk urusan beginian.

another thing of note adalah kondisi ww1 bikin flu ini particularly deadly dan mempermudah penyebaran virus yang mematikan pada fase gelombang kedua. Di setting sipil, outbreak virus yang paling moncer adalah virus virus yang mild. Sebab pasien yang sakit parah bakal diam di rumah, sedangkan yang sakit ringan bakal tetap keluar dan kerja serta menyebarkan virus yng dia bawa. Di setting PD1, kebalik. Prajurit yang sakit ringan dan sedang stay di parit, sedangkan yang sakit parah disuruh pulang naik kereta ke rumah sakit lapangan. Tambahkan kondisi RS lapangan yang penuh sesak, kekurangan obat dan makanan serta jauh dari kata higienis dan voila, mortality ratenya luar biasa.
Quote:


dan permasalahannya adalah bahkan mereka tidak sadar bahwa mereka sedang terjangkit virus H1n1 dan disangka kena pneumonia, baru pas kematian membludak mereka sadar bahwa yg mereka hadapi lebih cepat menyebar.

btw ane mau nanya mod, apakah masker berpengaruh besar dalam mencegah penyebaran penyakit ini? Kalau iya kira2 mencegah berapa persen tuh?
Quote:


1. True, ini bikin korps medis ga siap karena yang disangka A ternyata B dan butuh perawatan yang beda. Pun demikian, flu ini jadi sedemikian mematikan karena memang kondisi sekitarnya memungkinkan. Di setting modern kayak sekarang, kemungkinannya kecil sekali karena perkembangan pengetahuan dan SOP yang jauh lebih mumpuni.

2. Not so sure. Tapi masker nonetheless membantu mengurangi resiko penyebaran penyakit airborne ala flu. Seberapa efektif sih saya juga kurang yakin.