alexa-tracking

6 Perilaku Buruk Anak Akibat Pendidikan Salah Orangtua

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1b736b925233bd558b456c/6-perilaku-buruk-anak-akibat-pendidikan-salah-orangtua
6 Perilaku Buruk Anak Akibat Pendidikan Salah Orangtua
Apakah anak agan suka membuat masalah? Apakah dia selalu lupa untuk mengucapkan terimakasih? Apakah si anak menceritakan rahasia keluarga kepada orang lain yang tak dikenalnya? Jika hal ini yang terjadi, para orangtua harus mengerti bahwa masalah tersebut bukan terletak pada sang anak, tetapi pada perilaku tidak baik orangtuanya atau yang mengasuhnya sepanjang proses tumbuh-kembangnya.

Cekidot!emoticon-Toastemoticon-Shakehand2emoticon-Salam Kenal


6 Perilaku Buruk Anak Akibat Pendidikan Salah Orangtua

1. Suka menginterupsi
Apakah anak agan sering menginterupsi ketika anda sedang menerima telepon? Maka sebaiknya jangan pernah mengatakan,
“Jangan menggangguku!” karna itu tidak akan menyudahi mereka dari mengganggu anda. Jangan pula meneriaki atau menghukum mereka karena perbuatannya. Ajari anak anda untuk menunggu giliran berbicara setiap hari dirumah, ketika anda sedang berada dalam jamuan makan malam atau sedang berbicara dengan rekan kerja anda di telepon. Contohnya, sebelum anda melakukan percakapan telepon, katakan pada anak anda,
 
“Ibu akan berbicara dengan rekan kerja di telepon sekarang, dan Ibu tidak bisa diganggu dulu ya, Nak. Ibu akan seleseai jika jarum jam telah berada di angka 8.”
 
Kami jamin anak anda akan mengerti dan dengan sukarela menunggu selagi sibuk mengamati jarum jam.
 

2. Memaksa membeli sesuatu
Penting untuk menanamkan pada anak anda bahwa tidak semua hal yang kita inginkan didunia ini dapat terpenuhi. Mereka sebaiknya belajar untuk mengerti bahwa anda tidak akan membeli semua barang di toko, dan tentu saja anda memang tidak perlu membeli semuanya. Masalahnya adalah, mereka pikir anda membeli barang-barang di toko tanpa sistem. Hanya sekedar ambil saja, lalu bayar. Maka, ajaklah mereka dalam petualangan belanja bulanan keluarga. Tulis 2 kertas catatan belanja, satu untuk anda, dan lainnya untuk buah hati anda. Jika mereka belum bisa membaca, gambarlah barang-barang yang akan anda beli agar mereka mengerti. Ijinkan sang anak terlibat dalam proses belanja tersebut dengan berpedoman pada catatan yang sudah ditulis. Dengan cara ini, anak anda akan merasa senang karena merasa itu adalah sebuah permainan belanja yang seru sehingga tidak akan rewel karena menunggu anda memilih-milih barang di toko.
 

3. Mengatakan kata-kata tidak sopan
Semakin dini anda mengajarkan tentang kesopanan kepada anak, semakin baik. Beberapa anak dapat mengerti dalam sekali pemberitahuan, sedangkan anak-anak lainnya tidak mengerti sehingga mereka harus diajari berulang kali. Tunjukkan pada sang buah hati tercinta keajaiban dari kata-kata yang baik. Jangan memberikan apa yang mereka inginkan sebelum mereka mengatakan “please, tolong”. Contoh, jika mereka ingin menyalakan televisi untuk melihat kartun, maka mereka harus mengatakan,
 
“Ibu, bolehkah aku menyalakan televisi untuk melihat kartun, please?”
 
Bukan malah mengeluarkan kalimat perintah seperti,
 
“Ibu, nyalakan TV nya sekarang!”
 
Pula, ajari mereka untuk mengucapkan terimakasih, dan juga salam pertemuan dan perpisahan padaorang yang lebih tua atau sebaya dengan mereka. selalu tunjukkan perilaku yang baik dihadapan anak-anak anda, maka mereka secara tidak sadar akan mengikuti perilaku anda.
 

4. Menceritakan rahasia kepada orang lain
Suatu hari kamu membicarakan tentang hal ini dan itu dengan tetangga, dan keesokan harinya anak anda megikuti perilaku tersebut, mengatakan apapun yang dia dengar tentang orang yang kalian bicarakan dengan tetangga kemarin. Apakah hal ini pernah terjadi pada anda? Asal anda ketahui, anak-anak belum mengerti konsep “rahasia” atau sesuatu yang harus dijaga dan tidak perlul diberitahukan kepada orang lain. Mereka belum mengerti tentang “rasa malu atau dipermalukan” karena mereka belum pernah mengalaminya. Tentu saja, di lain sisi, orangtua akan merasa malu akan hal ini. Jadi, segeralah ajari anak anda tentang konsep “rahasia rumah”, yang berarti tentang semua hal-hal yang anda dan anak anda tidak boleh beritahukan kepada orang lain.
 

5. Takut
Seorang anak tumbuh dengan rasa takut ditinggal oleh orangtuanya, seperti ketika mereka mogok sekolah karena tidak mau berada di lingkungan asing tanpa orangtua, takut belajar mengendarai sepeda karena takut jatuh. Itulah kenapa, ketika orangtua sedang senang, mereka membiarkan anaknya bermain di taman tanpa perlu takut jika anaknya terjatuh atau terluka. Jika anak anda merasa takut berlebihan akan kesendirian atau apapun itu, katakan pada mereka bahwa mereka akan baik-baik saja dengan teman baru. Dan jika mereka terluka ketika sedang bermain dengan teman-temannya, katakan bahwa luka tersebut akan membuat mereka semakin kuat dan berhati-hati dalam bermain. Usahakan bahwa setiap hal harus memiliki hal positif didalamnya.


6. Mengganggu orang dewasa lain
Bila seorang anak dapat memulai percakapan dengan orang asing yang baru saja dikenalnya dengan mudah tanpa keragu-raguan, maka itu tandanya bahwa kepercayaan diajarkan didalam keluarga anda. Namun, jika anak anda mulai melakukan hal-hal yang mengesalkan orang lain seperti menarik-tarik bajunya sembari meminta sesuatu, itu saatnya bagi anda untuk memulai pendidikan “budi pekerti” untuk menghormati orang lain sebagaimana mereka ingin dihormati.
 
Jangan lupa! Kalau sang buah hati berhasil melakukan hal-hal kebajikan, jangna ragu untuk berikan mereka hadiah kecil sebagai motivasi lanjutan agar mereka terus melakukan hal-hal kebaikan di lingkungan dimana mereka berada. Hingga dewasa, hal ini akan terus tertanam didalam benak mereka.


Selamat puasa dan mudik agan sista! Ane pamit dulu dan jangan lupa cek sumur Ganemoticon-Ngacir2

cekidot sumur
image-url-apps
bagus om materi nya
emoticon-Big Grin
emoticon-Rate 5 Star
Quote:


emoticon-Shakehand2
makasih gan
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


iye om, ane juga all new babeh emoticon-Big Grin
jadi thread ente bisa bikin penginget ane om emoticon-Salaman
Quote:


mantap gan! kira2 apa kunci trit ht atawa banyak views ye ga? ane penasaran.. ade yang newbie tp uda ht aja gitu padahal kontennya biasa ade dimane2 gt ganemoticon-sad

image-url-apps
Quote:


rate + view + komeng om emoticon-Big Grin
tapi jangan khawatir, kalo ente yakin threat nya bagus cara ngulek bahasa nya bikin enjoy yg baca smua akan hT pada waktunya kok emoticon-Big Grin
emoticon-thumbsup
image-url-apps
ngomong ke anak, wajar manusia memperkosa atau melakukan aksi teror
emoticon-Blue Guy Bata (L)

KEREN GAN SMOGA BERMANFAAT
image-url-apps
kagak dididik bermoral
image-url-apps
Quote:
image-url-apps
Biasanya salah satu penyebab poin no. 2 ntu gegara anak terlalu dimanja emoticon-Big Grin

Pernah nonton talkshow, ada artis yg nyeritain kelakuan "lucu" anaknya yg ngelunjak minta dibeliin 3 boneka branded mahal (awalnya cuma mau dibeliin 1 biji sama si mama), dan si artis ini malah bangga krn anaknya dianggap sangat ekspresif emoticon-Ngakak (S)

Moga aja tu anak gedenya jauh jauh dari sifat himedere ato superior complex
image-url-apps
Quote:


Setuju sama ini, banyak banget orang tua jaman sekarang yang lebih suka anaknya bersifat negatif. Padahal mah itu karena anaknya masih kecil aja masih lucu-lucunya, ntar kalau udah gede lain lagi ceritanya.
image-url-apps
Trit yg sangat berfaedah gan emoticon-thumbsup
image-url-apps
terlalu keras pada anak tidak membuat anak jadi penurut. malah si anak bakal jadi pembangkang
image-url-apps
terlalu keras pada anak tidak membuat anak jadi penurut. malah si anak bakal jadi pembangkang
image-url-apps
Quote:


Kalo cuma nyusahin keluarganya masih mending, takutnya malah berujung nyusahin orang lain juga kalo dibiarin emoticon-Big Grin

Bukan gak mungkin lho :
Terlalu dimanja > bersikeras kalo semua musti sesuai dengan keinginannya > superior complex/ngerasa derajatnya lebih tinggi daripada orang lain > jadi pelaku bullying terhadap mereka yg dianggap ada di kasta bawah

Temen ane kebetulan staff BK di sekolah swasta terkenal, jadi pernah cerita soal kelakuan anak didiknya emoticon-Big Grin
image-url-apps
Jadi ada tipe orang yang memang ga pantas punya anak bre emoticon-Jempol
image-url-apps
Quote:


Entahlah orangtuanya kebanyakan duit kali gan emoticon-Ngakak


Quote:


Bener bener bener.. yang penting ga pake kekerasan fisik aje si gan..emoticon-Baby Boy 1

Quote:


Yoi bener gan. Pernah di bully ga gam pas sekolah?

Quote:


Waahh komen ter-anjaayyyy neehhhh emoticon-Ngakakemoticon-Ngakak
image-url-apps
kebanyakan maen musically ama tiktok.
pengen bgt ngomong Kotor tapi ntr di bataemoticon-Marah
image-url-apps
Quote:


Iya emoticon-Big Grin
Mungkin tu artis nganggapnya adorable kalo anaknya rewel kayak gitu, ya moga aja gedenya ga cenderung punya sifat mau menang sendiri

Soal bullying, sama sekali ga pernah kena untungnya emoticon-Big Grin
Dan sepengalaman ane jg ga pernah nemuin kasus bullying di angkatan ane, palingan pas jaman SMA pernah beberapa kali ada kasus cewek "dilabrak" geng cewek gegara soal rebutan cowok emoticon-Ngakak (S)

Entah kenapa kasus bullying di tempat ane baru banyak kejadian di anak anak generasi 2000an, mau ntu pelaku atopun korbannya
×