alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Beginilah Sakralnya “Mudik Lebaran” Bagi Perantau
5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1ae6e398e31b676e8b457c/beginilah-sakralnya-mudik-lebaran-bagi-perantau

Beginilah Sakralnya “Mudik Lebaran” Bagi Perantau

Beginilah Sakralnya “Mudik Lebaran” Bagi Perantauquickcorp.com

Beberapa hari lagi Lebaran akan tiba. Bagi umat muslim khususnya, kegiatan yang paling sibuk jelang lebaran ini adalah berkemas-kemas untuk mudik alias pulang kampung ke tanah kelahiran. Terutama bagi para perantau yang tinggal di negeri orang. Yah, tradisi mudik memang lebih identik dengan perantau. Kalaupun bukan perantau, mudik juga kadang dilakukan untuk berlibur ke kampung asal kelahiran orang tua, bertemu kakek nenek di kampung, sanak sodara, sepupu dan ponakan, sekaligus untuk bersilaturrahmi dengan keluarga lainnya.

MERANTAU adalah sebuah episode perjalanan hidup, meninggalkan tanah kelahiran, Meniti Garis Takdir, untuk menjelajahi sumber penghidupan baru, mengadu peruntungan nasib, menguji kemandirian, mencari kebebasan, atau menghitamkan kenangan “kasih tak sampai” di kampung halaman.

Sedangkan MUDIK merupakan sebuah tradisi sakral tuk melepas kerinduan terhadap tanah leluhur, dan bernostalgia dengan tempat masa kecil, meski di sana yang tersisa hanyalah pusara kedua orangtua atau sanak sodara.

Lebaran tanpa mudik akan terasa hambar dan kurang bermakna. Apalagi bagi perantau yang telah sukses mengais penghidupan di negeri orang. Berbagi “oleh-oleh” buat kerabat, handai taulan dan tetangga di kampung, atau hanya sekadar berjabat tangan dengan mereka, sungguh suatu kebahagiaan yang luar biasa.

Tak ada nilainya rasanya kesuksesan di negeri orang, jika keberhasilan itu tak dibarengi dengan berbagi kebahagiaan dengan orang-orang terkasih, di tempat di mana dulu kita tumbuh sebagai orang yang tak punya apa-apa. Lalu dengan dukungan moril dan doa dari mereka, kita berangkat ke kota lain karena tuntutan hidup, hingga akhirnya bisa menjadi “orang”, meski bukan “orang kaya” yang sebenarnya.

Beberapa teman Ane yang tak bisa pulang kampung saat lebaran, entah karena tugas, atau karena hal lain di luar kemampuannya, menuturkan bahwa mereka selalu meneteskan airmata saat mendengar kumandang takbir, karena teringat kampung halaman saat lebaran. Terbayang wajah ayah ibu dan keluarga lainnya. “Ah, andai bukan karena ada suatu rintangan, pasti aku akan terbang karena rindu pada kampung halaman,” begitu ungkap mereka dengan nada sendu.

Kiranya, cukuplah lirik lagu Merantau yang dinyanyikan Titiek Sandhora berikut ini yang menggambarkan betapa sakralnya tradisi mudik lebaran:
Spoiler for Merantau - Titiek Sandhora:

Quote:

Bagi yang tidak mudik lebaran tahun ini, Ane harap jangan mendengarkan lagu di atas di malam Lebaran. Ane khawatir airmata GanSis tak bisa berhenti mengalir karenanya. emoticon-Big Grin

Begitulah sakralnya mudik versi Ane. Lalu bagaimana menurut GanSis semua?(*)
Spoiler for Referensi:

Quote:
Diubah oleh: Aboeyy
Urutan Terlama
Halaman 1 dari 2
Ane bukan anak rantau
emoticon-Cool
Ane selalu mikir di banding mudik mending kirim uang buat ortu. Biaya mudik bisa 3 kali dari biaya ongkos perjalanan normal. Terakhir ikutan mudik lebaran 2012 macet kejebak di merak selama 16 jam baru masuk kapal penyeberangan . Sejak itu mudik lebaran selalu ane ganti di waktu liburan lainnya.
ane pengen mudik ke kampung halaman tapi ane lupa di halaman berapa
Catatan kode url sebelum kode video nya di hapus gan supaya videonya muncul emoticon-Recommended Sellerl
Quote:


yup bro, udah ane edit. jarang uplod video, jd ga begitu ngerti. Tq masukannya.
Quote:


Siip lah .. dah muncul sekarang gan emoticon-Angkat Beer
emoticon-Shakehand2 salaman saya ayah ibu udh setahun ga ketemu emoticon-Shakehand2
emoticon-Wakaka

Mudik tu buat apaan cuk?
Cuma ajang pamer kesuksesan doang di kampung.

Katrok bener. emoticon-Wakaka

Mending duitnya disumbangin aja cuk ke yg lebih membutuhkan.
Jadi pahala dan lebih barokah.
Quote:


Kalau udah salaman terus ngapain cuk?

emoticon-Wakaka

Mereka nggak butuh salaman lo, mereka cuma butuh duit kiriman lo.

Jauh2 pulang salaman, habis tu nyusahin ortu lagi, sama aja lo cuk.

emoticon-Wkwkwk
duh emoticon-Turut Berduka
Quote:


umur ente brp emoticon-Big Grin
Quote:


Yoi bre betul sekali emoticon-Jempol
kagak mudik 😐
Quote:


Sudahlah bre... Otaknya hanya Materi, Bukan Tali Silaturahmi.. emoticon-Traveller
Diubah oleh MhadKakashi
bawah ane mudiknya ke atlantik
gak cuma rantau sih, banyak orang yang harus mengisi beberapa kegiatan seperti stasiun tv, acara saat lebaran tiba secara live, serta beberapa kegiatan lainnya
ane klo lebaran ga mudik bray, tapi tidur dirumah seharianemoticon-Cool


Quote:

quote of the day
Quote:


emoticon-Embarrassment
Quote:


Samalah kita bang. Meski sedih, tp biasanya hari mudik ketemu orgtua cari waktu yg gak pas lg peak season. Ongkosnya ugal²an.

Minal aidin walfaidin yach? Mhn maaf lahir dan batinemoticon-Nyepi
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di