alexa-tracking

Asal Usul Semboyan 'Sumsel Memanggil

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b1a0a9c642eb6d92a8b4568/asal-usul-semboyan-sumsel-memanggil
Asal Usul Semboyan 'Sumsel Memanggil
Asal Usul Semboyan 'Sumsel Memanggil

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023, Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas sepakat mengusung semboyan 'Sumsel Memanggil', belakangan ini tagline ini sangat akrab di kalangan masyarakat dan warganet.

Tidak spontan semboyan atau tagline ini muncul dan dicetuskan oleh pasangan muda berpengalaman tersebut, rupanya Dodi-Giri mempunyai history tersendiri mengapa mengusung tagline tersebut.
Niatan untuk maju ke bursa Pilgub Sumsel, lanjutnya, keinginan dari banyak masyarakat Sumsel dan meminta melengkapi lagi pembangunan di Sumsel.

Rentetan pengalaman dan prestasi baik Dodi maupun Giri, mulai dari awal karirnya puluhan tahun berkerja untuk Sumsel, dari awal berkerja secara profesional murni di perusahaan asing maupun perusahaan nasional. Selanjutnya ketia Dodi menjadi anggota DPR RI dua periode, dan berhasil menduduki jabatan sebagai pimpinan komisi DPR RI dimana jabatan merupakan puncak seorang politisi. Kemudian saat ia memutuskan menjadi Bupati Musi Banyuasin membangun Sumsel berkerja dengan rakyat secara langsung.

Tak hanya sepak terjang Dodi, dalam kesempatan itu Bakal Calon Wakil Gubernur Giri Ramanda juga ikut dipaparkan. Dimulai saat Giri mengawali karir hampir 20 tahun sebagai profesional di perusahaan-perusahaan nasional maupun perusahaan asing di Jakarta. Kemudian berorganisasi menjadi anggota DPRD tiga periode berturut-turut, dan saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Sumsel.
"Hasil jajak pendapat di daerah-daerah, warga meminta pembangunan Sumsel dilengkapi dan dimaksimalkan lagi, mereka memanggil kami berdua untuk hal tersebut supaya bisa terealisasi," ulasnya.

Dijelaskan, majunya Dodi-Giri sebelumnya sudah dilakukan survei internal dan kebanyakan masyarakat meminta kepastian dengan pemimpin selanjutnya memiliki waktu yang cepat dan efisien untuk melengkapi pembangunan di Sumsel.

"Oleh sebab itu, kami berdua melalui hasil survei tersebut menyepakati mampu melengkapi pembangunan di Sumsel dalam kurun waktu dua tahun, ini juga sudah dipetakan dan tidak asal bunyi,"bebernya.

Dodi menambahkan, kurun waktu dua tahun tersebut bukanlah hal mustahil karena dirinya bersama Giri mengusung konsep membangun Sumsel dengan berjamaah.

Kami tidak berdua saja merealisasikannya, kami mengajak seluruh elemen dan masyarakat di Sumsel untuk bersama-sama atau berjamaah membangun Sumsel lebih baik lagi ke depan dan yakin dua tahun tuntas,"pungkasnya.