- Beranda
- Komunitas
- News
- Berita dan Politik
Menanti Ketegasan Pemprov DKI Tertibkan PKL yang Kuasai Trotoar
TS
Kkunyuk
Menanti Ketegasan Pemprov DKI Tertibkan PKL yang Kuasai Trotoar

Pasar Tanah Abang
Puluhan pedagang kaki lima (PKL) mengokupasi trotoar di sepanjang Gedung Blok F Tanah Abang, hingga menuju ke simpang Jalan Jatibaru Raya, Jakarta Pusat, Kamis (31/5/2018). Pantauan Kompas.com di lokasi, puluhan PKL tampak santai menjajakan barang dagangannya.
Berbagai barang dijual, seperti pakaian, sepatu, tas, dan sejumlah aksesoris tangan. Padatnya PKL membuat pengunjung Tanah Abang terpaksa harus berdesak-desakan.
Saking padatnya, ruang untuk trotoar disisakan hanya seukuran dua orang pejalan kaki. Sejumlah petugas Satpol PP di kawasan tersebut tidak melakukan penindakan.
Dua jam berselang tidak ada perubahan, kondisi semrawut masih tetap terjadi di trotoar. Petugas Satpol PP masih terlihat di lokasi, tapi tidak melakukan tindakan apa-apa.
Hal serupa terlihat di pintu masuk Stasiun Tanah Abang. Di kawasan itu, belasan PKL yang berjualan makanan dan minuman bebas beraktivitas.

Pedagang barang bekas kembali mengokupasi trotoar di kawasan Stasiun Kebayoran, Jakarta Selatan, Kamis (31/5/2018). Berdasarkan pantauan Kompas.com, Kamis siang, ada sekitar 12 lapak barang bekas yang mendirikan tenda di sepanjang trotoar.
Berbagai jenis barang dijual di trotoar tersebut, seperti sepatu bekas, ponsel, radio bekas, serta barang elektronik lainnya.
Para pejalan kaki tampak kesulitan melintasi di kawasan tersebut. Kesemrawutan kawasan Stasiun Kebayoran diperparah dengan sejumlah motor yang parkir sembarangan di badan jalan. Ditambah angkot dan Kopaja yang ngetemsembarangan.
Pemandangan tersebut terbilang sangat lumrah di kawasan itu. Kompas.com yang setiap hari melintasi kawasan itu kerap melihat para PKL mendirikan lapak di kawasan tersebut.

Operasi Bulan Tertib Trotoar (BTT) rutin dilakukan di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur. Namun kawasan itu tetap saja tidak steril dari pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar. Pada Rabu (30/5/2018), Kompas.com mendatangi kawasan itu dan melihat begitu banyak PKL yang mengokupasi trotoar hingga membuat pejalan kaki sulit melaluinya.
Sejumlah pejalan kaki mengeluhkan hal tersebut.
"Perasaan tambah banyak, terutama yang di pinggiran jalan dan selasar pertokoan. Kemarin-kemarin belum ada, sekarang sudah ada," kata Minah yang berbelanja kebutuhan warungnya di Jatinegara kepada Kompas.com.
OKe.OCe.com
Sungguh beruntung warga DKI punya gaberner barokah pilihan nasbung ya akhi

0
1.3K
11
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan