alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / REGIONAL / All / ... / Makassar /
Atto Sampetoding Bangga, Makassar Wakili Indonesia di Jaringan Kota Cerdas Asean
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b04ba08dad770c7028b4568/atto-sampetoding-bangga-makassar-wakili-indonesia-di-jaringan-kota-cerdas-asean

Atto Sampetoding Bangga, Makassar Wakili Indonesia di Jaringan Kota Cerdas Asean

Atto Sampetoding Bangga, Makassar Wakili Indonesia di Jaringan Kota Cerdas Asean


Sesuai dengan berita teranyar yang dirilis oleh Antara, 22/5, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi salah satu peserta yang mewakili Indonesia mengikuti pertemuan jaringan kota cerdas atau ASEAN Smart Cities Network (ASCN) bersama kota-kota terkemuka lain di Asia Tenggara, Atto Sakmiwata Sampetoding, pengusaha asal Makassar di Jakarta, menyebutkan, kesempatan itu saja sudah membanggakan.

"Hari ini mulai pembukaan kegiatan dan akan berlangsung selama empat hari atau sampai 25 Mei di Singapura," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Makassar, Ismail Hajiali yang dikonfirmasi oleh Antara dari Makassar, Selasa.

Ia mengatakan, Kota Makassar bersama Jakarta dan Kabupaten Banyuwangi adalah tiga kabupaten dan kota di Indonesia yang menjadi pesertanya atau mewakili Indonesia dalam pertemuan ASCN tersebut. "Kesempatan yang tidak boleh disia-siakan", ujar Atto Sampetoding.

Disebutkannya, tiga kabupaten dan kota ini terpilih mewakili Indonesia saat konferensi tingkat tinggi ASEAN pada April 2018 lalu di mana pada saat itu dibahas mengenai pengembangan kota pintar (smart city) yang akan diterapkan.

"Kami masuk 26 kota dan daerah dari 10 negara ASEAN terlibat dalam forum yang dibuka langsung oleh Executive Director Centre for Liveable Cities Singapore sekaligus Chair ASEAN Smart Cities Network 2018, Khoo Teng Chye," katanya.

Ismail mengaku, menyatakan, para delegasi akan mengikuti sesi berbagi pengalaman untuk mengeksplorasi potensi dan best practices dari masing-masing daerah.

Keterlibatan Kota Makassar di forum ASEAN adalah momen untuk mengembangkan jaringan sekaligus menambah referensi praktik inovasi dari belahan negara lain.

Apalagi, forum ASEAN ini banyak menghadirkan pakar-pakar platform digital, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan internasional seperti dari World Bank, Alibaba, Grab, Ernst and Young, Huawei, UNESCAP, dan UNDP.

"Tujuan ASCN adalah memperkuat program pengembangan kota pintar di masing-masing daerah terpilih. ASCN juga memfasilitasi semua program masing-masing daerah dengan mitra internasional untuk mendapatkan solusi terbaik," terangnya.

Kota Makassar mengusung program Smart Home Care (Dottorota) yang bisa melayani secara terintegrasi dengan layanan lainnya, seperti BPJS, Data Kependudukan, dan rekam medic.

"Jadi kami lebih menonjolkan bagaimana integrasi data masyarakat untuk mendorong perubahan layanan berbasis data based dari komponen yg terkait dengan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, maupun ekonomi," ucapnya. Hal ini menurut Atto Sakmiwata Sampetoding, sudah tidak dapat lagi dihindari, sesuai dengan dinamika perkembangan zaman yang begitu cepat. Teknologi menjadi alat andalan yang harus diaplikasikan dengan baik.
Diubah oleh drbluetooth
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di