alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Makna Dibalik Umur Manusia
4.5 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b02868a92523396328b4571/makna-dibalik-umur-manusia

Makna Dibalik Umur Manusia

Makna Dibalik Umur Manusia

SEBAGIAN penduduk negeri-negeri di timur jauh meyakini pada mulanya manusia itu memiliki umur yang sama dengan kuda, sapi, anjing, dan kera. Tuhan menganugerahkan kepada makhluk ciptaa-Nya itu, masing-masing umur 25 tahun.

Seorang sahabat, yang garis keturunannya berasal dari negeri di daerah itu bercerita kepadaku. Awalnya manusia, kuda, sapi, anjing, dan kera, mau menerima umur yang 25 tahun itu. "Tetapi kuda merasa umur 25 tahun terlalu panjang baginya untuk menanggung beban berat pekerjaan," tutur temanku.

Kuda menawarkan sebagian usianya itu kepada manusia. Manusia merasa umur 25 tahun baginya terlalu pendek. Manusia mau menerima 15 tahun umur kuda. Umur manusia menjadi 40 tahun.

Sapi juga merasa umur 25 tahun, terlalu berat baginya. "Sepanjang umur 25 tahun, sapi harus bekerja dan diperah susunya. Lalu sapi menawarkan 15 tahun umurnya kepada manusia. Umur manusia bertambah dari 40 tahun menjadi 55 tahun."

Anjing juga merasa berat menanggung umur 25 tahun. Selama umur itu, anjing hanya menjadi penjaga keamanan dan penghalau marabahaya. Anjing menawarkan 15 tahun usianya kepada manusia. Umur manusia kembali bertambah dari 55 menjadi 70 tahun.

Kera ternyata tidak tahan untuk berumur 25 tahun. Kera merasa, umur 25 tahun itu hanya dia gunakan untuk bergantungan atau hanya duduk-duduk saja. Kera merasa tidak nyaman dengan umurnya itu. Manusia menerima tawaran umur kera, dan usianya bertambah menjadi 85 tahun.

Lalu temanku itu melanjutkan, jika sejak dilahirkan hingga umur 25 tahun merupakan masa-masa yang manusiawi. "Karena itu sifat-sifat manusiawi biasanya terbentuk pada umur 0 hingga 25 tahun. Pada umur itu ditandai dengan rasa ingin tahu, mau belajar, dan sifat-sifat manusiawi lainnya," kata dia.

Umur 25 hingga umur 40 tahun, adalah umur kuda. Karena itu pada umur ini, manusia ditandai dengan sikap pekerja keras, tak ubahnya seperti kuda. Kemudian, umur 40 hingga 55 tahun adalah umur sapi. Sebagai orang tua, manusia selalu diperah penghasilannya oleh anak-anaknya. "Anak-anak perlu biaya untuk sekolah yang lebih tinggi. Kebutuhan hidup banyak. Pada umur ini, orang tua diperah sama seperti sapi."

Saat manusia berumur 55 hingga 70 tahun, merupakan usia untuk menjaga keluarga atau untuk menjaga anak dan cucu. Lalu pada umur 70 tahun, manusia biasanya sudah tidak berdaya. Pada umur ini, manusia biasanya hanya bisa bergantung kepada keluarga.

Itulah sekelumit kisah yang disampaikan temanku dari negeri di timur jauh. Negeri timur jauh, yaitu Jepang, China, atau Korea, kini menjadi negeri yang maju. Mereka belajar dari filsafat hidup itu.

Jika kita berumur di bawah 25 tahun, saatnya kita belajar. Jika kita berumur 25 hingga 40 tahun, saatnya bekerja keras. Dengan "tenaga kuda" yang kita miliki, kita persiapkan memasuki umur "sapi perah" yaitu 40 hingga 55 tahun. Jika berumur 55 hingga 70 tahun, waktunya menjaga anak-cucu. Jika berumur di atas 70 tahun, bersyukurlah. Karena, kita diberi umur lebih oleh yang Mahakuasa.
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 4
Dongeng fiksi darimana lagi ini cuk?

emoticon-Wakaka
Dulu dapet pelajaran ini dari film anak-anak jepang, lupa judulnya. emoticon-Mewek
Ane udah jd kuda pekerja dari umur 20 thn. emoticon-Cool
Kambing ga ada gan... 😁✌
Quote:


Ambil hikmahnya aja gan emoticon-Ngakak
Untung gak ada babi yg ngasihin umurnya ke manusia emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Wih sama gan emoticon-Big Grin
semoga selalu berkah di setiap napas yang di hembuskan
qerja lembur bagai quda emoticon-Traveller
ane baru tau cerita kya gini... emang bener ane msh proses belajar n bekerja keras
seumur jagung
Huh Kera di jepang kedinginan gan
Yang ngaku Agamais Mati

Yang ngaku Atheis Mati



Yang beda ya cara nguburnya aja.
Diubah oleh zelfrizk
mampir dulu di trit iNi
Ok dah baca, thanks udah diingetin gan
Diubah oleh mr.croovooc
ane udah bekerja dari dibawah 20 tahun gan gmn nih
filsafah emang kebanyakan cocokloginya tapi nyambung hahaha
Saatnya bekerja keras (lagi) emoticon-Jempol
kerja lembur bagai kuda emoticon-Rate 5 Star
Gembok....
Saia pekerja keras gan...




Maho... belakang
Diubah oleh mulahsufikoplak
Nice one. Filosofi di dlmnya bagus bgt.
Ane kirim cendol buat ts, cek kulkas.










Kerja keras bagai kudakularikencang emoticon-Ngakak
Halaman 1 dari 4


GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di