alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kuputuskan Untuk Mencoba Puasa...
4.71 stars - based on 31 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afce824ded7701a078b4575/kuputuskan-untuk-mencoba-puasa

Kuputuskan Untuk Mencoba Puasa...

Kuputuskan Untuk Mencoba Puasa...

Quote:

Sekelumit pemikiran yang ada di pikiran ku, saat orang-orang sibuk mempersiapkan diri memasuki bulan yang penuh rahmat... Aku ga tau rahmat seperti apa... Aku merasa ga pernah mendapatkan rahmat...

Nama ku Abdul... Laki-laki yang ga pernah diakui anak oleh siapapun... Aku dibuang dan dicampakkan oleh orang tua ku sejak masih berbentuk orok... Satu-satunya rahmat Tuhan yang aku rasakan adalah, aku masih hidup sampai sekarang... Bang Jodi, adalah nama Ayah angkat ku... Preman pasar paling ditakuti di sini... Setiap hari kerjanya minta jatah keamanan kepada semua pedagang pasar... Ibu ku Aisyah, punya kios yang menjual bawang merah di pasar "Merdeka..." Pasar, dimana Ayah angkat ku berkuasa...

Menurut cerita Ayah angkat ku, aku ditemukan di atas tumpukan sampah, dekat lapak Ibu angkat ku... Ga jelas siapa Ayah dan Ibu kandung ku... Tahu-tahu, aku sudah tergeletak di sana jam 4 pagi...

Quote:

Begitu kata Bang Jodi ketika aku bertanya alasan mengapa dia mau merawat ku... Yah, aku memang dianugerahi badan tegap, kulit putih, tinggi badan di atas rata-rata, dan ganteng tentu saja...

Ayah angkat ku mengyekolahkan aku sampai lulus SMA... Lulus SMA, aku kerja sebagai mandor di pabrik rokok ternama di negeri ini... Modalnya cuma katabelece dan kenalan orang dalam Ayah ku... Selain jadi mandor, aku juga sering membantu Ibu di lapak kalau kebetulan sedang libur...

Dari kebiasaan bergaul dengan orang pasar inilah kehidupan ku menjadi keras... Apalagi aku sering kabur, ketika Ibu memasukkan ku ke sekolah ngaji di kampung ku... Aku lebih senang menghabiskan waktu ku untuk bermain dingdong, yang ada di pojokan pasar... Gimana ga seneng, mau main apa saja gratis... Status ku sebagai anak bang Jodi alasannya...

Agama ku memang Islam, tapi aku jauh dari perilaku seorang muslim... 5 waktu??? Nanti dulu... 30 hari??? Apalagi ini... Wong nasi itu enak kok ga boleh dimakan, bodoh itu nama nya... Sejak kecil Ayah ku memang mengajari aku menggunakan otak untuk melihat sesuatu... Otak ku tidak bisa menerima apa yang aku lihat di sekeliling ku, atau yang lebih luas lagi di masyarakat bangsa ini...

Katanya puasa itu untuk yang punya iman, tapi mengapa orang yang ga punya iman kok dianiyaya sedemikian rupa ketika tidak mau berpuasa??? Ga puasa itu kan hak!!! Untung saja peristiwa seperti itu tidak terjadi di sini, di daerah ku... Kalau terjadi di sini, aku tidak akan segan-segan untuk angkat pentungan melawan mereka yang melarang ku tidak berpuasa...

Quote:

Apa maksudnya sih orang ini??? Ga jelas banget deh... Mau maksa gw puasa gitu??? O... Tidak bisa... Gw habiskan sisa sop yang lezat itu sebelum nanti berangkat lagi ke brak... Tempat kerja ku memang disebut brak, tempat pembuatan rokok kretek tangan... Nama kerennya sih, SKT alias Sigaret Kretek Tangan... Di sana tugas ku sederhana, memastikan semua rokok yang dibuat oleh para pekerja dalam kondisi baik, dengan jumlah yang pas sesuai dengan orderan...

Jam 1 siang, aku sudah kembali ke brak... Seperti biasa, aku berkeliling memastikan semuanya bekerja dengan baik... Jika ada yang salah aku ga akan segan menegurnya... Tingkat kegalakan ku, tergantung siapa yang aku tegur... Kalau masih gadis dan cantik, biasanya aku bersikap lunak... Kalau gadis tapi di bawah standar, aku akan galak setengah mati... Yang susah itu kalau ketemu ibu-ibu apalagi janda... Nah, untuk ibu-ibu, aku tidak berani kasar, takut kualat... Untuk janda, ya begitulah... Bukankah agama memerintahkan untuk memuliakan para janda??? Heheheheheee...

Kalau janda saja pakai standar agama, tapi kalau puasa, ga tau standar apa yang aku pakai... Aku memang belum sepenuhnya menemukan siapa Tuhan... Padahal, kata Pak Yai, Tuhan itu ada di mana-mana, bahkan selalu dekat dengan kita...

Quote:

Dengan tergesa Kepala Bagian ku keluar dari ruangannya... Sekarang, tinggallah aku dengan Pak Hidayat, sang direksi... Ada rona ketegangan yang aku rasakan...

Quote:

Jujur apa yang disampaikan oleh Pak Hidayat membuat logika ku teraduk-aduk... Aku membenarkan semua kata-katanya... Tapi jujur juga, masih ada yang mengganjal dalam hati ku... Aku ingin bertanya, tapi aku ga tau pertanyaan macam apa yang harus aku berikan...

Quote:

Pertemuan dengan Pak Hidayat siang itu, benar-benar meruntuhkan logika berfikir ku selama ini... Malam itu, aku mulai memikirkan satu per satu tanya dari beliau...

Apa tujuan hidup ku??? Menjadi kaya lah... Senang, sejahtera mau beli semua bisa, punya istri cantik, baik, anak pintar... Tapi, setelah aku mati, mau kemana aku??? Ya dimakamkan... Lalu, gimana dengan istri, anak, harta dan lainnya??? Bagaimana jika aku mati muda, istri ku yang cantik jadi janda kaya raya... Aku tidak sanggup membayangkannya... Kemana aku kembali setelah aku mati??? Tuhan??? Mau Tuhan menerima ku??? Di dunia saja aturan nya aku sepelekan... Disuruh Sholat, aku banyak alasan... Di suruh puasa, aku mengelak... Sukanya menyakiti makhluknya Tuhan... Minta ampun sama Tuhan ga mau... Duh...

Quote:


Sumber: pemikiran sendiri...
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 5
pertama om londo emoticon-Shakehand2

Bagus lagi cerpennya
Diubah oleh alvien70
Quote:

Siap om makasih... Semoga memberi manfaat untuk semua... emoticon-Shakehand2
Wohhh...rame kih
Balapan nulis sama kampret Om?emoticon-Big Grin
Quote:


Ceritanya bagus banget kayak londo.046 emoticon-2 Jempol

Mulai dari "Memoar Pecundang Cinta", "Surga Hari Ini, Neraka Esok Hari" Sampe "Kuputusan Untuk Mencoba Puasa" emoticon-Hammer2
ini kayanya tulisannya mas kampret ya...
Quote:


Puasa kok coba2..

emoticon-Cool
Quote:


Gaje..

emoticon-Cape d...
Quote:

Bukan om... Balapan itu pakai kasta rendahan om, bukan pakai tulisan... emoticon-Leh Uga
Quote:

Ori dari gw om... Dengan bahasa yang diperhalus... emoticon-Big Grin
Quote:

Daripada buat anak om??? Hayooo... emoticon-Hammer2
Quote:


Oalah, maaf bang salah tebak...:emoticon-Maaf Agan

Soalnya ga ky biasanya bang londo ngajak para pembaca buat mikir dan merenung...

Lanjutkan bang ceritanya...emoticon-Jempol
manteb plus njambak koyok si ijo
Ini pasti temennya om Londo rudi bajil bukan? Yg rumahnya depanan sama om Londo 😁
Quote:

Ini cerpen om... Jadi sudah selesai... emoticon-Hammer2
Quote:

Biasa wae lah om... emoticon-Big Grin
Quote:

Salah weee... emoticon-Leh Uga
Quote:


ywes biasa koyok si black hahahaha
Wes cocok jadi ustadz, analogi nya sederhana, gampang dimengerti, bukan cuma iming2 bidadariemoticon-2 Jempol
Ditunggu cerpen2 selanjutnya om..
aamiin

semoga tulisannya menjadi berkah bagi ts dan readers

emoticon-2 Jempol
menginspirasi sekali mas ndo...
widihhh belom seminggu udah ada trit baru lagi nih si om.
sebenar nya sih udah baca dari td siang tp baru komen sekarang # gak penting ya emoticon-Hammer
Wah ada yg bru nii.. lanjut om londo...
Quote:

Black wes ilang om... emoticon-Leh Uga
Quote:

Ga laku om... Ngomong nya ga enak semua kok... Ga ada iming-iming surga... Hanya mengajak jadi 'manusia'... emoticon-Big Grin
Quote:

Amin om... emoticon-Shakehand2
Quote:

Semoga om... emoticon-Big Grin
Quote:

Trit event mbakeee... emoticon-Big Grin
Quote:

Ga ada lanjutannya om... Cerpen mah sekali gas seleai... emoticon-Leh Uga
ak banget...hahahha

sholat sedelo, wes wani ngrumangsani ngibadahku paling bener...walopun gur mbatin leh rumongso

yo wes sementara prei sik...nganti isoh neken nafsu

angel temen rek, pengen dadi menungso....
Adem di baca nya om, renungan yang pas ini untuk seseorang yang belum menjadi manusia :2shakehand
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di