alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ernest Bikin Kampanye Supaya Kita Sadar Efek Negatif Dari Perkebunan Sawit
4.3 stars - based on 10 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afaa15a96bde6a5258b4568/ernest-bikin-kampanye-supaya-kita-sadar-efek-negatif-dari-perkebunan-sawit

Ernest Bikin Kampanye Supaya Kita Sadar Efek Negatif Dari Perkebunan Sawit

Ernest Bikin Kampanye Supaya Kita Sadar Efek Negatif Dari Perkebunan Sawit


Ialah Ernest Zacharevic yang mempelopori Kampanye Lingkungan Hidup Splash and Burn, yang mengkritik tentang buruknya regulasi perkebunan kelapa sawit di Indonesia melalui hasil karya seninya.

Spoiler for "Tentang Ernest":



Melalui karyanya ia ingin menyampaikan keburukan-keburukan yang ditimbulkan dari adanya exploitasi hutan untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit agar kita lebih sadar lingkungan.

Sebagai konsumen, kita biasanya kurang peduli dengan proses dibalik terbentuknya barang-barang sehari-hari yg kita pakai. Sabun, mentega, lilin, minyak goreng dan banyak lainnya yang kita gunakan hampir setiap hari, merupakan hasil dari pengolahan minyak kelapa sawit.
Nah tidak banyak yang tau bahkan peduli efek-efek negatif yang dihasilkan dari proses produksi bahan-bahan tersebut. Untuk itulah Ernest melalui organisasinya menjawab tantangan tersebut.

Selama dua tahun ia melanglang buana secara aktif mencari informasi terkait isu tersebut, dengan mengunjungi dan berkerja sama dengan para ahli dan aktifis terkait.

Berkolaborasi dengan seniman-seniman lain, ia menciptakan karya-karya artistik yang mewakili gambaran krisis lingkungan tersebut. Melalui karya-karya yang dihasilkan, diharapkan dapat memberikan pengaruh yang baik agar masyarakat lebih sadar akan efek negatif ekploitasi hutan untuk kebutuhan perkebunan kelapa sawit.

Kampanye ini juga merupakan hasil kerjasama dengan Lembaga Sosial Masyarakat lokal, SOS(Sumatran Orangutan Society) dan OIC(Orangutan Information Center).


Spoiler for "Tentang SOS":



Tanpa babibu lagi, langsung disimak aja yuk gan.


Spoiler for nyok:


Buat yang merasa terusik sama kampanye lingkungan macam gini silahkan nonton dlu video ini.
Spoiler for Video Illustrasi Manusia:



Spoiler for sumur:


Ernest Bikin Kampanye Supaya Kita Sadar Efek Negatif Dari Perkebunan Sawit


Top Respon Kaskuser
Spoiler for Pro:


Spoiler for Kontra:


Spoiler for Yang Bingung:


Makasih ya udah mampir di thread ane y gan..sampai ketemu lagi.. emoticon-Salam Kenal jangan segan2 kirim emoticon-Toast klo ada salah tolong dimaapin dan diingetin y gan, jangan emoticon-Blue Guy Bata (L)
klo suka jangan lupa emoticon-Rate 5 Star dan di-share di sosmed kalian
Kalau berkenan minta tolong juga untuk Rekomendasi HT ya!
Diubah oleh: rifaye
Halaman 1 dari 5
jangan nebangin pohon brur, nulisnye di buku


sa ae serbet warteg
emoticon-Leh Uga
Quote:


bukan gak pakai sama sekali gan.. tapi diatur regulasinya biar seimbang emoticon-2 Jempol
orangutanku emoticon-Sorry
setau ane, pembukaan lahan untuk perkebunan sawit legal,prosedurnya panjang dan ribet. bikin ijin lokasi,ijin usaha perkebunan,bikin Hak guna usaha yg cuma 35th masa pakai,itupun terbatas di area hutan produksi. Hutan lindung dan konservasi,ga bisa terbit HGU perkebunan. So,ga bisa asal buka hutan lalu nanem sawit buat komersial. Masalahnya masyarakat sekitar suka pada latah ikut nanem sawit juga,lalu mendadak muncul orang kaya baru. Menular ke tetangga2nya. Akhirnya tambah habis lahan,ditanami sawit semua. Pendapat pribadi ya
Quote:


Betul gan memang ijin usaha perkebunan itu gk gampang dll yang ikut aturan. emoticon-Jempol
Cuma ya begitulah, untuk uang, orang rela melakukan apa aja.. oknum2 dilapangan yang melakukan pembalakan hutan secara liar juga udah jadi rahasia umum, menghalalkan segala cara buat buka lahan. pernah diceritain temen, luluasan anak fakultas kehutanan yang terjun langsung ke lapangan. emoticon-Malu

beh karyanya keren banget ya, street art gitu.
coba kalau bawah ane, yang ada cuma bisa coret2 aja emoticon-Ngakak (S)


emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star emoticon-Rate 5 Star bagusemoticon-Cool
sawit ya...jutaan orang bergantung ama nih sawit vrohh
Keren.... lokasi dia bikin street art nya dmn yah....? Indo kah?
Diubah oleh quirey
efeknya sih ngga bakal ngaruh kalo menurut ane.
intinya, bikin UU stop pembukaan lahan utk komersil/sawit.
uh titik
Quote:

emoticon-Wkwkwk

Quote:

emoticon-Jempol
Quote:

emoticon-2 Jempol botul itu bro.. makanya sebetulnya ini juga berakhir ke pemahaman orang. masalah ketergantungan.. manusia kan jg bergantung sama makhluk hidup lain.. dan pastinya manusia bergantung sama oksigen..emoticon-Toast

Quote:

iya gan, di Indonesia. kurang tau letaknya dimana.. tp kyknya daerah Sumatra atau Kalimantan gitu yg banyak perkebunan sawit
Quote:

emoticon-2 Jempol
Keren ya karya seninya emoticon-thumbsup
O jadi gitu
pertama liat, yg dipikiran ane itu "Ernest prakasa" trnyt bukan emoticon-Mewek
mejeng di trit taneman emoticon-Cool
baru tau ane
Lanjutkan bree
yg ingin tau tentang segala regulasi dari hilir sampai hulu tentang peraturan sawit silahkan googling

kata kuncinya indonesia sustainable palm oil

semoga setelah membaca, anda semua tau apa itu sawit dan bagaimana seharusnya dan bagaimana saat ini pemerintah sedang berusaha

sehingga semua berita2 negatif tentang sawit bisa terminimalisir


segala upaya bentuk pelarangan sawit selain dikarenakan kesalahan kita sendiri sebagai masyrakat indonesia, jauh sesungguhnya ada agenda politik dr barat yg ingin agar produk mereka lebih di pakai dan laris di pasar

Ngena banget foto-fotonyaemoticon-Turut Berduka

saya dulu pernah tinggal di daerah SUMBAR dan mayoritas disana perkebunan Kelapa Sawit. pengalaman saya tinggal didaerah Kebun Kelapa Sawit itu Sumber Mata Air pada kering, terkadang kalaupun ada agak keruh. mungkin air melimpah saat musim hujan aja.
Diubah oleh raffirc
Halaman 1 dari 5


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di