alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / News / ... / Citizen Journalism /
DETEKSI DINI DAN UPAYA MENCEGAH PERILAKU TERORIS
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5afa3dae5c77987f2f8b4569/deteksi-dini-dan-upaya-mencegah-perilaku-teroris

DETEKSI DINI DAN UPAYA MENCEGAH PERILAKU TERORIS

DETEKSI DINI DAN UPAYA MENCEGAH PERILAKU TERORIS
Pada beberapa hari terakhir ini, rentetan peristiwa yang tragis berupa aksi teror terjadi di Indonesia, hal ini dimulai dengan kejadian kerusuhan di Rutan Mako Brimob. Dimana pada peristiwa kerusuhan 5 polisi gugur dan 1 tahanan tewas. Setelah kejadian tersebut banyak komentar-komentar yang tanpa didasari oleh fakta yang menjurus pada fitnah dan mengundang kebencian seperti “bahwa kerusuhan tersebut merupakan rekayasa aparat polisi” atau “kerusuhan tersebut terjadi karena adanya pemeriksaan yang ketat dan cenderung pada sikap pelecehan”.
Fitnah dan ujaran kebencian yang menyebar di media sosial dan media online inilah yang telah menyulut sel-sel tidur teror secara sadar untuk bergerak. Dimana perilaku teror  yang telah tertanam dengan pendokrinan  secara kontinu dan lama, digunakan untuk menciptakan keresahan dimasyarakat, menganggap bahwa apa yang dilakukannya adalah benar. Padahal bagi islam perilaku teror adalah perilaku kejahatan.
Berdasarkan pengertiannya perilaku manusia merupakan sekumpulan perilaku yang dimiliki oleh manusia dan dipengaruhi oleh adat, sikap, emosi, nilai, etika kekuasaan, persuasi dan/atau genetika. Dimana perilaku seseorang dikelompokkan dalam perilaku wajar yaitu perilaku yang dapat diterima dan perilaku yang menyimpang. Dari studi kasus pelaku aksi teror Surabaya yang dilakukan oleh keluarga a.n Dita Oepriarto dan Puji Kuswanti dapatlah disimpulkan tentang penyimpangan perilaku kehidupan sosial antara lain:

1. Kehidupan Dita pada saat SMA 5 di Surabaya menolak ikut upacara bendera dan menganggap hormat bendera adalah perilaku syirik, menyanyikan lagu kebangsaan adalah bid’ah.
2.  Kehidupan dikampus akademis gagal.
3. Jarang bersosialisasi dan cenderung tertutup serta menutup diri terhadap lingkungan.
4. Memisahkan diri dari keluarga besar pasangan masing-masing.
5. Adanya indikasi kegagalan dalam menjalankan bisnis/faktor ekonomi dan kehidupan.
6. Pergaulan dengan kelompok/faham tertentu.
                                               
Adanya penyimpangan perilaku ini dengan mudah dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk melakukan cuci otak dengan tujuan lebih lanjut yaitu melakukan aksi teror. Kita sebagai warga negara maupun keluarga hendaknya perlu melakukan hal-hal pencegahan agar tidak terjadi terhadap anggota keluarga dan lingkungan kita dengan cara diantaranya:

1. Menjaga dan mengawasi keluarga kita terhadap kemungkinan keterpengaruhan faham-faham yang menyimpang yang dilakukan oleh orang/organisasi tertentu.
2. Selalu membangun komunikasi antara satu dengan yang lain terhadap seluruh anggota keluarga guna mengingatkan satu sama lainnya.
3. Selalu peduli terhadap lingkungan sekitar sebagai warga negara dengan menghidupkan kembali sikap gotong royong dan saling tolong menolong.
4. Jauhi dan hindari pengajian/pertemuan/perkumpulan yang bersifat menjelek-jelekkan dan provokatif yang pada akhirnya menimbulkan kebencian.
5. Meninggalkan pengajian/pertemuan/perkumpulan yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan rahasia yang hanya dihadiri oleh orang-orang khusus saja dan orang-orang yang sudah berbaiat mengucapkan janji setia pada kelompok tersebut, disinilah proses pencucian otak.
6. Kurangi penggunaan media sosial yang sekarang ini cenderung provokatif dan adu domba.
7. Menghidupkan kembali rasa persatuan dan kesatuan, kerukunan hidup beragama dan jiwa bangsa Indonesia yaitu Pancasila.

Dengan dapat di deteksi adanya perubahan perilaku dan usaha untuk mencegah  tumbuhnya faham-faham yang salah, tentu penulis berharap aksi teror dapat dicegah dan tidak ada lagi tumbuh di negara Indonesia.






Urutan Terlama
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
Post ini telah di hapus oleh Kaskus Support 06
gpp lah disini
biar moderat bisa liat dan tau apa yg harus di lakukan
ga diem doank

begitu juga
PENGKHIANAT NEGARA
siapa tau dia bisa berubah
mengetahui anak ini ternyata makan hidup hingga berkeluarga di INDONESIA
malah milih jadi PENGKHIANAT NEGARA

emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka emoticon-Turut Berduka


×
GDP Network
Copyright © 2018, Kaskus Networks, PT Darta Media Indonesia.
Ikuti KASKUS di