alexa-tracking

Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af7df72c0d770bb798b4578/bikin-penelitian-tentang-wudhu-ilmuwan-ini-malah-jadi-mualaf
Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf
Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf

BANYAK kisah mualaf dari berbagai belahan dunia. Salah satunya kisah masuk Islamnya seorang ilmuwan karena penelitiannya tentang wudhu.

Umumnya ilmuwan memeluk Islam karena melihat keajaiban dari apa yang mereka amati dalam bidang penelitian mereka. Inilah yang dirasakan oleh Prof. Dr. Leopold Werner von Ehrenfels.

Leopold Werner von Ehrenfels merupakan seorang psikiater sekaligus ahli neurologi berkebangsaan Austria. Ia telah menunjukkan rasa tertariknya terhadap dunia Timur yang diwujudkan dengan mengunjungi Balkan (Eropa bagian tenggara) dan Turki ketika ia dewasa.

Saat ia mengunjungi negara-negara tersebut, Leopold kerap kali ikut salat berjamaah walau ia belum memeluk Islam. Kendati demikian, apa yang dilakukannya direspons positif dari kaum muslimin setempat.

nilah yang membuatnya menaruh perhatian terhadap Islam. Sampai kemudian ia memeluk Islam pada 1927. Ia pun mengganti namanya menjadi Baron Omar Rolf von Ehrenfels.

Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf

Perjalanannya menuju Islam juga ditempuhnya dengan meneliti tentang wudhu sebelum melakukan salat. Dari hasil temuannya, ia menemukan fakta terkait dengan pusat-pusat syaraf yang paling peka dari tubuh manusia.

Pusat-pusat syaraf yang paling peka itu berada di dahi, tangan, dan kaki, di mana pusat syaraf ini sangat sensitif bila terkena air. Apabila seseorang senantiasa membasuh dengan air pada pusat-pusat syaraf tersebut, maka ini bisa memelihara kesehatan dan keselarasan pusat syarafnya.

Bahkan, Leopold merekomendasikan agar wudhu bukan hanya milik dan kebiasaan umat Islam, tetapi untuk umat manusia secara keseluruhan. Dalam Surah Al-Maidah Ayat 6 disebutkan bagian tubuh yang terkena air wudhu.

“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan salat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air(kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur,” bunyi Surah Al-Maidah Ayat 6.

Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf

========================

Puji Tuhan....emoticon-Angel

Kebersihan itu sebagian dari iman....emoticon-Jempol emoticon-Bedug
Quote:


Bikin Penelitian Tentang Wudhu, Ilmuwan Ini Malah Jadi Mualaf
Kencing onta ga diteliti juga?
Nambah dong Tuak beer Halo Apa Kabaaar

Duar Duar Duar

emoticon-Angkat Beer emoticon-Angkat Beer
Sayap lalat juga Perlu diteliti emoticon-Angkat Beer
dgn berita ini otomatis teroris bom gereja surabaya auto benar

barang siap menutup aib muslim maka .....
Heh cuk TS penebar hoax tukang pelintir berita, masih idup aja ente?
no pic = HOAX


buat TS biar elo faham gw yg lahir dr keluarga muslim taat aja skrng dah gak jelas agamanya apa .....


gak urus buat gw mslh agama . liat yg pd meledug bikin gw ngerii....
Bunuh cicak dapat pahala
Pelihara anjing di rumah maka Malaikat tidak mau masuk

Anjing lebih jagoan dibandingkan Malaikat

Tuaaak emoticon-Angkat Beer
Buat TS jahannam

Saya Dan semua keluarganya saya keluar dari agama Islam

Tuaaak emoticon-Angkat Beer
Sebenernya penelitiannya apa?
Kok akhirnya malah syiar ngutip ayat?

Anyway, mau agama apa pun,
kalo normal ya normal,
kalo sarap ya sarap.
emoticon-fuck
emoticon-Selamat
Quote:


tapi yang barbar kok agama itu itu aja ganemoticon-Leh Uga
Quote:


Ya itu kelompok yang sarap.
Legian zaman dulu juga ada KKK (masih ada sih)
emoticon-Selamat
doi tau tayamum kaga??
Bukannya si profesor ini ahmadiyah??
jelas nanti bakal meledug
on the other news, kegoblokan itu menular

Goblok Nular