alexa-tracking

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af62cab14088d8f5d8b4568/kejadian-ricuh-mako-brimob-versi-napi-teroris-bukan-cuma-makanan
icon-hot-thread
Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan

Jadi ini berawal dari semua permasalahan yang sudah dikumpul-kumpul, diakumulasi oleh ikhwan-ikhwan, dari mulai masalah pembatasan tentang hak-hak: makanan, kemudian masalah besukan, dan sebagainya,” ujar Abu Qutaibah alias Iskandar alias Alexander dalam kronologi penyebab kejadian ricuh di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Selasa malam (8/5).

Abu Qutaibah adalah sosok yang dituakan di antara penghuni tiga blok khusus tindak pidana terorisme di Rutan Mako Brimob. Ia adalah narapidana tindak pidana terorisme (napiter) Bom Kampung Melayu yang ditangkap pada Juni 2017 oleh Densus 88 Mabes Polri.

Rekaman Abu Qutaibah tersebut kami dapatkan secara eksklusif. Rekaman ini menjadi tambahan informasi ihwal penyebab ricuh yang membuat lima personel polisi tewas dan terjadi drama penyanderaan seperti klaim pihak kepolisian.

Versi polisi, ricuh yang bermula sejak Selasa sore (8/5) itu disebabkan persoalan titipan makanan yang tertahan milik salah seorang penghuni tahanan.

Menurut Abu Qutaibah dalam rekaman berdurasi 11 menit 35 detik ini, insiden pemberontakan napi dan terdakwa kasus terorisme itu akumulasi kekesalan para napiter karena barang titipan yang diberikan kolega mereka tak bisa masuk ke ruang tahanan. Selain itu, ada perlakuan anggota polisi yang dianggap melecehkan istri mereka ketika besuk.

“Akhwat kami ditelanjangi,” ujar Abu Qutaibah.

“Itu terkadang sudah pakai celana dalam, disuruh loncat jongkok. Ini dengan tujuan kalau ada barang terlarang bisa jatuh karena disuruh loncat-loncat. Ini satu hal yang tidak manusiawi menurut kami,” tambah Qutaibah.

Akumulasi kekesalan itu kemudian meledak saat permintaan penjelasan para napiter kepada petugas tak direspons dengan baik. Para napiter mendatangi kantor sipir untuk meminta penjelasan kenapa barang, termasuk makanan yang diberikan oleh keluarga mereka, tidak diantara ke tahanan.

Saat para napiter meminta penjelasan, kata Abu Qutaibah, seorang anggota Densus 88 meletuskan tembakan yang melukai rekan mereka. Tembakan itu tepat mengenai dada kiri seorang tahanan. Belakangan, diketahui tahanan yang tertembak itu adalah Wawan Kurniawan alias Abu Afif.

Petugas kemudian melepas tembakan kembali dan menumbangkan Benny Syamsu, terdakwa tindak pidana terorisme asal Pekanbaru, yang persidangannya satu majelis dengan Wawan di PN Jakarta Barat. Saat mengetahui rekan mereka tumbang, kemarahan memuncak dan situasi tak bisa dikendalikan.

“Ketika mereka sampai dengan kemarahan mereka di kantor sipir ada petugas Densus yang mengeluarkan tembakan, kemudian ikhwan kami terluka. Satu orang,” kata Qutaibah.

“Wallahu a'lam ini semua di luar dugaan kami. Jadi kalau pihak Densus menyalahkan kami, tidak bisa. Karena insiden ini tidak ada rencana sebelumnya.”

Sebelum kami mendapatkan rekaman ini, kami sempat menghubungi Asludin Hatjani, kuasa hukum Aman Abdurahman sekaligus pengacara Wawan dan Benny.

Asludin membenarkan klaim polisi yang menyebut pemantik kerusuhan di Rutan Mako Brimob bermula dari makanan.

“Dia (Wawan) ingin makanan yang dibawa istrinya, tapi tidak bisa masuk,” ujar Asludin via telepon, Kamis malam (10/5).

Sebelum kerusuhan di Mako Brimob itu, Wawan baru saja menjalani persidangan kedua atas kasus kepemilikan senjata api dan rencana jihad ke Marawi. Wawan mengeluhkan perlakuan petugas kepada Asludin.

Pengakuan ini sinkron dengan keterangan polisi. Sebagaimana klaim polisi dalam jumpa pers di Mako Brimob, Rabu pagi (9/5/), pemantik kerusuhan bermula dari makanan yang tak diberikan petugas kepada para tahanan terpidana teroris. Wawan dianggap provokator kerusuhan di Rutan Mako Brimob.

“Pemicunya hal sepele, masalah makanan,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Mohamad Iqbal.

Namun, keterangan polisi tak sepenuhnya menjawab penyebab lain soal kericuhan berdarah itu. Banyak yang tak dikatakan polisi mengenai insiden selama 38 jam tersebut.

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan

Akumulasi Kekesalan

Sebelum kami mendapatkan rekaman eksklusif Abu Qutaibah—orang yang dituakan dalam sel di tiga blok Rutan Salemba cabang Mako Brimob, pernyataan serupa juga kami dapatkan dari Muhammad Jibriel Abdul Rahman, mantan terpidana kasus tindak pidana terorisme Pemboman Hotel JW Marriot tahun 2009. Menurut Jibriel, kericuhan berdarah itu merupakan akumulasi dari perlakuan yang selama ini diterima para tahanan.

Di saat orang divonis masuk ke dalam penjara, dia tidak akan pernah senyaman apa yang dia lakukan. Jadi, ketika kamu merasa dizalimi, itu wajar. Kalau enggak mau, ya bebas aja,” ujar Jibriel di sela-sela rapat persiapan aksi demonstrasi 11 Mei 2018 atau ‘Aksi 115’ di Monumen Nasional hari ini.

Rentetan-rentetan terjadinya hal tersebut (kerusuhan di Rutan Mako Brimob) ini panjang,” katanya.

Ia menyebut kerusuhan Selasa malam (8/5) itu bermula dari perlakuan petugas di dalam rutan. Salah satunya prosedur pemeriksaan di dalam rutan yang membuat tahanan di blok khusus itu meradang.

Pernyataan serupa dikatakan oleh Firdaus Ghazali, pengacara deportan ISIS yang tertangkap di perbatasan Suriah. Di Rutan Mako Brimob, memang ada perlakuan yang membuat risih pembesuk. Ia pernah mengalami perlakuan yang dianggap melebihi batas ketika menemui kliennya di dalam rutan.

“Saya sampai membuka semua pakaian hingga celana dalam saya,” ujarnya.

Ia menyebut aturan ketat itu mulai berlaku baru-baru ini. Aturan itu, katanya, dibuat oleh Brimob yang menjaga keamanan di area rutan.

Ali Fauzi, mantan terpidana terorisme bom Bali sekaligus adik kandung Amrozi, juga mengatakan hal sama. Ia menilai ada perlakuan yang tak seharusnya diterapkan berlebihan pada prosedur pemeriksaan untuk para pembesuk di Rutan Brimob.

“Dalam beberapa hal, harusnya lelaki yang memeriksa. Ini yang membuat mereka tersinggung. Harusnya sesuai prosedurlah,” kata Ali Fauzi melalui sambungan telepon, Kamis (10/5).

Tirto mencoba mengonfirmasi ihwal pernyataan Abu Qutaibah seperti yang muncul dalam rekaman, bahwa ada perlakuan anggota polisi yang dianggap melecehkan istri mereka ketika membesuk tahanan di Mako Brimob, Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto membantahnya.

"Enggak mungkin lah kalau itu. Hoaks itu saya berani jamin kalau yang menjenguk ditelanjangi, nggak mungkin," kata Setyo di Mabes Polri, Jumat (11/5)

https://tirto.id/kejadian-ricuh-mako-brimob-versi-napi-teroris-bukan-cuma-makanan-cKem

Rusuh di Mako Brimob gak direncanakan? Siapa mau percaya emoticon-Stick Out Tongue
Barangkali Napi teroris indonesia mau studi banding ke Guantanamo Bay Prison?


Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Brimob menyuapi napi teroris



Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Tahanan Gitmo

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Tahanan Gitmo

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Tahanan Gitmo

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
Tahanan Gitmo
image-url-apps
Namanya juga di penjara, semua dibatasi itu wajar

Lo pikir lagi liburan di vila..semua dibolehin

Ini org2 kok pada ngelunjak..udahlah hukum mati aja semua

Ntar klo keluar paling jd teroris lg
image-url-apps
teroris sok ngomongin manusiawi emoticon-Blue Guy Bata (L)
KASKUS Ads
image-url-apps
Akhirnya merasa tidak Adil/dijolimi, padahal kebebasan ente hilang karna ente jahat!
image-url-apps
Kesal lah. Mau orgy bidadari kok malah ditahan. Makanya cepat2 dipertemukan dengan orgy bidadari biar senang
image-url-apps
udh kirim aja ke Gitmo semua nya, amerika juga dengan senang hati terima nya.

Hambali aja ke gitmo ga balik2, betah doi disana jemuran di pantai Kuba.
image-url-apps
ane pernah liat metode penyiksaaanny di guantanamo bay,persis ky di gambar,disiksa psikisny,kasusny pun kebanyakan terorisme
dsini teroris g suka produk tapir macem demokrasi tp minta HAMberger
emoticon-Leh Uga
image-url-apps
Quote:


Nah ini emoticon-Big Grin

Status napi teroris tapi pengen semua haknya dipenuhi seperti halnya orang bebas. Gak pengen haknya dibatasi ya jangan jd napi teroris, pengen bebas ya jangan bunuh orang emoticon-Big Grin
dikiranya lagi nginep di hotel ya
bisa seenaknya

Bener-bener Nasbung Next LEVEL

ngomongin orang lain Kopar-kapir dianya sendiri sibuk ghibah.

Sok-sokan paling Islam, orang lain dianggap salah semua

Kejadian Ricuh Mako Brimob versi Napi Teroris: Bukan Cuma Makanan
ga mgkn hanya makanan
coba baca berita lain

2 orang terrorist di bunuh dari total 4 karena mau bantu NAPI dari LUAR
itu artinya SUDAH DI RENCAKAN
oleh TERRORIST ANJ1NG KHILAFUCK

image-url-apps

“Itu terkadang sudah pakai celana dalam, disuruh loncat jongkok. Ini dengan tujuan kalau ada barang terlarang bisa jatuh karena disuruh loncat-loncat. Ini satu hal yang tidak manusiawi menurut kami,” tambah Qutaibah.

Trus ngebom gereja, ngebom tempat hiburan, ngebom mall dan hotel yg korbannya random manusiawi?
image-url-apps
teroris ngomongin kemanusiaan.. tai babi

emoticon-Ngakak
image-url-apps
"“Itu terkadang sudah pakai celana dalam, disuruh loncat jongkok. Ini dengan tujuan kalau ada barang terlarang bisa jatuh karena disuruh loncat-loncat. Ini satu hal yang tidak manusiawi menurut kami,”..... tambah Qutaibah.




manusiawi.......
sayat,gorok,...apakah manusiawi???
Pretlah,, itu yg kmaren kjadian nyembunyiin pisau di SENSOR, apes aja th intelmob yg kena tusuk. Klo ditelanjangin tar bacot hamhemhom..
image-url-apps
Quote:


Kok ada pantek? emoticon-Smilie

image-url-apps
Tero goblok, mau dapet perlakuan enak ya jangan jadi napi lah, apalagi napi tero. Kirim ke guantanamo aja dah tuh napi tero atau engga bikin dimari
image-url-apps
bicara kemanusiaan, ga sadar dia di pidana karna hal apa
Quote:


emang artinya paan emoticon-Cape d...
image-url-apps
Btw ahok dibugilin juga kagak yak? emoticon-Ngakak
×