alexa-tracking

Fakta Tentang Dark Age

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af4ae68a09a391f6f8b4568/fakta-tentang-dark-age
icon-hot-thread
Fakta Tentang Dark Age
image-url-apps
Abad Kegelapan (Dark Age) adalah periode historis yang secara tradisional mengacu pada Abad Pertengahan (Medieval) yang menegaskan bahwa terjadi kemerosotan demografi, budaya, dan ekonomi di Eropa Barat setelah kejatuhan Kekaisaran Romawi.

Spoiler for Terminology Dark Age:

Spoiler for Seni, Melek huruf dan kebudayaan:


Spoiler for Monarki, Agama dan Masyarakat:


Spoiler for Pertanian Abad Pertengahan:


Spoiler for Mitos tentang Ilmu pengetahuan mandek:


Spoiler for Kerajaan kuat di era "Dark Age":

Fakta Tentang Dark Age

Lingkungan pertanian dengan sebuah Castle megah nan indah

Bila dikatakan periode Medieval belum secanggih abad pencerahan mungkin ada benarnya, namun bila dikatakan bahwa periode abad pertengahan sebagai abad "Kegelapan" yang isinya hanya kemunduran dan kebodohan maka hal tersebut hanyalah mitos belaka.
Bila memang abad pertengahan itu sedemikian "Gelapnya" maka disneyland-disneyland (Castle) indah yang jumlahnya ratusan hingga ribuan yang terbentang luas dihampir seluruh daratan eropa saat itu tidak akan mungkin bisa dibangun oleh mereka yang "katanya" pengetahuannya sangat minim, belum lagi gereja-gereja besar nan megah yang berhasil dibangun oleh orang-orang di abad tersebut.

Fakta Tentang Dark Age

St Alban Abbey

Fakta Tentang Dark Age


Sumber
Sumber
Sumber
Sumber
image-url-apps
Kalo menurut ane militer di era Dark Age justru meningkat pesat dibanding era Romawi akhir mulai dari taktik, armour, teknologi persenjataan dan ekonomi (kelas feodal dan mercenary umumnya adl orang militer).
Bayangin aja masing2 bangsawan feodal bisa bangun kastil kokoh anti raid dan punya tentara pribadi. Tp karena saling perang dan bukan utk invasi ke bangsa lain jd seolah keliatan gak berkembang.
image-url-apps
kalau ini fakta bukan?

"islam penyebab dark ages"

Fakta Tentang Dark Age

-oleh henry pirenne

Henri Pirenne's reputation today rests on three contributions to European history: for what has become known as the Pirenne Thesis,

Fakta Tentang Dark Age

According to Pirenne[6] the real break in Roman history occurred in the 8th century as a result of Arab expansion. Islamic conquest of the area of today's south-eastern Turkey, Syria, Palestine, North Africa, Spain and Portugal ruptured economic ties to western Europe, cutting the region off from trade and turning it into a stagnant backwater, with wealth flowing out in the form of raw resources and nothing coming back. This began a steady decline and impoverishment so that, by the time of Charlemagne, western Europe had become almost entirely agrarian at a subsistence level, with no long-distance trade.

In a summary, Pirenne stated that "Without Islam, the Frankish Empire would probably never have existed, and Charlemagne, without Muhammad, would be inconceivable."[7] That is, he rejected the notion that barbarian invasions in the 4th and 5th centuries caused the collapse of the Roman Empire. Instead, the Muslim conquest of north Africa made the Mediterranean a barrier, cutting western Europe off from the east, enabling the Carolingians, especially Charlemagne, to create a new, distinctly western form of government. Pirenne used statistical data regarding money in support of his thesis. Much of his argument builds upon the disappearance from western Europe of items that had to come from outside. For example, the minting of gold coins north of the Alps stopped after the 7th century, indicating a loss of access to wealthier parts of the world. Papyrus, made only in Egypt, no longer appeared in northern Europe after the 7th century; writing reverted to using animal skins, indicating its economic isolation.

Pirenne's thesis has not convinced most historians of the period, but they generally agree it has stimulated debate on the Early Middle Ages, and has provided a provocative example of how periodization would work.[8][9] Later certain historians have argued against the Pirenne Thesis in light of new archaeological findings.[10]
KASKUS Ads
image-url-apps
Quote:


yap, apalagi saat itu eropa dilanda raid2 dari orang2 utara juga.
malah kalo menurut w middle age sendiri waktu transisi yang benar2 menghasilkan orang2 berkualitas kelak di hari kemudian berdasarkan evolusi dimana yang kuat yang akan bertahan hidup.
Fakta bahwa william the bastard bisa nyebrangin ribuan kavalery diatas kapal2 ala viking aja udah membuktikan mereka ga kuper2 bgt bahkan bisa dibilang canggih, belum lagi sistem kastil yg kokoh
image-url-apps
Quote:


terputusnya jalur perdagangan dari timur ke barat salah satu penyebab kemandekan memang kalo menurut w, sehingga corak kehidupan di barat tetap terasa kelokalan disaat itu. Adalah benar menurut w , para jermanik ini mungkin meruntuhkan kekaisaran romawi, tapi tidak menghancurkan budayanya, nyatanya kebudayaannya justru terserap kedalam para invander ini.

Mungkin w akan berkata satu statement.
Dengan terblokirnya spanyol dan wilayah timur yang dikuasai orang2 islam, dengan kekeringan perdagangan sperti itu, situasi eropa abad itu lebih bisa dibilang terkurung, dan butuh inovasi yang serius untuk dapat berkembang. Namun nyatanya beberapa dekade kemudian, mereka berhasil, menandakan middle age sendiri sebenarnya terjadi perkembangan teknology yang bagus untuk mempersiapkan abad pencerahan dan kemajuan eropa kedepannya
image-url-apps
Quote:


Gak sekalian bawa tulisan gibbon yang nyalahin agama kristen gan emoticon-Malu (S)


Anyway terlepas dari pengaruh suatu agama seperti biasa kita nyalahin invasi bangsa barbar terhadap kekaisaran romawi barat yang pada dasarnya emang tinggal nama doang karna waktu dibagi wilayahnya ga imbang ama romawi timur yang dimana wilayah timur lebih fertile dan juga banyak pembangunan dari kaisar-kaisar sebelumnya kaya Constantine dan Justinian yang nitik beratin timur daripada barat.

Selain itu ada yg mau nambahin? emoticon-Ngacir
image-url-apps
Gan, bukannya abad pertengahan sama dark age itu beda ya? emoticon-Bingung (S)

Bukannya dark age itu dimulai dari kemunduran Romawi dan puncaknya pas suku" barbar menginvasi dataran eropa? Misalnya bangsa Hun. Mungkin sekitar abad ke 4-7, soalnya di awal penaklukan Islam kan sudah masuk Middle age. Karena memang abad pertengahan gk bisa sih kalo disebut dark age, karena banyak juga inovasi yg diciptakan di era tsb.(cmiiw)
Bagaimana dengan penyusutan jumlah penduduk pasca runtuhnya Roma Barat?
image-url-apps
Quote:


menurut si petrach, setelah kejatuhan romawi barat, sejarahwan disaat tertentu berpendapat dark age karena gda catatan yang ditemukan diera tsb, namun setelah penemuan2 baru di era modern ini, sejarahwan menyimpulkan, penyebutan dark age tidak lebih dari ketidak tahuan dan ego romansentris belaka.

Nyatanya sebelum roma runtuh sekalipun, peradaban jermanik di eropa sendiri sudah lumayan bahkan beberapa kali hampir mengalahkan roma dalam pertempuran.
Quote:


this is not true.

walau ada perkembangan hal tersebut sebenarnya terjadi karena pengerucutan wilayah. tidak ada lagi empire besar di seantero eropa barat. sekarang orang per orang, clan per clan, suku per suku, karena itu wealth nya tidak terdistribusi melainkan di hoard oleh raja-raja kecil di tiap daerah. karena itu terlihat mereka punya kastil, senjata kuat, armour, dsb-nya.

padahal hal-hal di atas itu ditukar dengan tembok ala romawi, birokrasi, sistem relay, surat, transportasi dan legiun yang menjaga frontier.

ane berpendapat bahwa anggapan bahwa dark ages itu gak ada, atau bahkan "gak benar sama sekali" itu sebuah kebablasan.

dark ages memang tidak separah yang diduga sejarawan puluhan tahun lalu, tetapi memang ada kemerosotan karena empire besar yang sebelumnya menjadi pusat pertukaran barang-jasa, informasi, keahlian, dsb-nya sekarang menghilang sehingga banyak akses terhadap barang dan jasa yang juga turut hilang atau harus dirintis kembali. keahlian dan jumlah olah logam misalnya diketahui baru berkembang mencapai level romawi ratusan tahun setelah keruntuhannya, perkiraaan abad ke 15 atau 16. jadi gap nya termasuk besar.


Quote:


sebelum dan sesudah romawi eropa barat itu memang backwater. terus hingga era sd tanah subur di sekitaran prancis hingga jerman yang tertutup oleh lapisan tanah atas/ top soil ditemukan. pengetahuan akan tanah subur inilah yang membuat produksi berkembang pesat sehingga membawa modal bagi banyak kerajaan, be it population or wealth.

romawi barat sendiri tidak mementingkan trade karena memang adalah agriculture society. apa romawi mau dibilang backwater juga?

kita tahu persis keruntuhan romawi barat karena apa. heck ratusan tahun sebelum abad ke 7 romawi sudah hampir hancur berkali-kali karena eksperimen politik dan militer yang berbahaya. tapi kenapa ekspansi di abad ke 7 yang dipersalahkan? kalau pun benar, kenapa bukan romawi timur duluan yang menghadapinya secara langsung, at the gates yang hancur duluan?

this is not making any sense. hipotesisnya ane tolak karena indikator dan kaitannya maksa. kurang lebih paragraf terakhirnya cocok. kebanyakan sejarawan menolak dan nyatanya bukti terbaru arkeologi semakin menolak hipotesis tersebut.
image-url-apps
Quote:


Bukannya ore juga sudah dikenal oleh bangsa2 di eropa barat sezaman dengan romawi? Koq bisa tiba2 merosot? Apakah ada perbedaan kualitas yang tajam?
Quote:


yes large forgery itu butuh berkembang karena demand yang besar yang di supply oleh market yang besar. kalau ukuran empire jelas butuh, mereka butuh iron works untuk kebutuhan satu imperium. lha kalau kerajaan atau suku-suku kecil, gak akan jalan. karena itu dari skala hampir industrial dengan know how yang dipelajari, diteruskan ratusan tahun via study, dsb-nya, menjadi kembali lagi pada pandai besi kota dan desa dengan skill set yang turun temurun.

ada alasannya kenapa romawi bisa produksi pelat besi dengan kuantitas besar, hal yang baru bisa ditemukan lagi di italy abad ke 14. dan itu pun karena memang italy menemukan renaisance mereka kembali dan karenanya plate mail pertama berasal dari italy, milanese armor. karena know how nya ada di sana.
jadi gini lho yang jadi rancu ini begini:

apabila indo pecah dan tiap kota dari negara sendiri maka :
- tiba-tiba daerah yang kaya jadi betulan kaya, dan apabila sebelumnya dalam NKRI susah sekali bikin jalan bagus misalnya, tiba-tiba bisa ngaspal dan beton begitu bagus karena memang daerahnya kaya. lalu apakah ini betulan disebut "kemajuan"? ataukah sekedar distribusi wealth saja yang berubah karena perbedaan kepentingan dan scope kekuasaan?

di era perpecahan romawi yang terjadi mirip dengan hal di atas. karena scopenya jadi kecil dari imperium besar menjadi daerah per daerah maka kekayaan tersentral di daerah. yang tadinya dibawa ke pusat untuk didistribusikan ke berbagai daerah, sekarang daerah per daerah hidup sendiri-sendiri.

ya tentu daerah jadi terkesan "kaya" karena mereka membangun sendiri. dan akibatnya ada perkembangan di berbagai bidan yang sebelumnya tidak terlihat, seperti teknologi, dsb-nya karena mereka mengembangkan sendiri semau mereka sebab tidak lagi didikte oleh pusat yang punya kepentingan dan agenda yang berbeda. tapi apakah itu betulan "kemajuan"? ya tentu itu sekedar ilusi.

nyatanya secara garis besar hanya daerah kaya yang menjadi "maju". secara umum rata-rata betulan mengalami degragadsi, banyak koloni yang ditinggalkan, banyak daerah yang dikosongkan karena tidak ada lagi support dari pusat seukuran imperium romawi. karena itu banyak degradasi, daerah yang dahulu aman sekarang menjadi tidak berpenghuni, hostile dari serangan suku tidak dikenal, dsb-nya.

it's a total mess. dan seperti pepatah, bersatu kita kuat, bercerai kita runtuh. eks romawi pun demikian sehingga butuh ratusan tahun untuk mengejar ketertinggalan.
image-url-apps
Quote:


Quote:




well,yg saya nangkep mksd pirenne thesis gara gara muslim(dan viking jg sebenarnya) mematikan perdagangan barat-timur via laut mediterania/laut hitam,sehingga mengisolasi eropa

isolasi nya yg dipermasalahkan pirenne ,bukan masalah perang2annya

perdagangan bukan satu satunya kerugian apabila terisolasi,potensi tekhnologi,tools yg lom bisa diproduksi sendiri namun biasa di impor utk membangun peradaban lokal,interaksi budaya dan ide,semua harus diperhitungkan sebagai kerugian akibat terisolasi


saya ga tau archeology evidence mn yg membantah pirenne thesis,namun kalau memang membantah laut mediterania yg terisolasi,maka bs dibilang pirenne thesis gugur

edit : negara agricultur bukan berarti bisa mandiri tnp trading dengan bangsa luar,indonesia tahun 2017 berada diperingkat 21 dunia utk ketahanan pangan,krisis global 2008 kita bs survive krn mengandalkan konsumsi dalam negri,namun bukan berarti negara kita bs survive tanpa impor..hampir semua sektor industri manufaktur kita butuh bahan baku impor,tanpa impor pabrik tutup,pengangguran meningkat ujung ujungnya kelaparan masal dan hancurnya struktur sosial masyarakat ,tidak peduli seberapa baik konsumsi dalam negri dan ketahanan pangan indonesia.
image-url-apps
mungkin yg dimaksud pirenne itu invasi islam itu bukan penyebab dark age eropa barat. tapi memperparah keadaan eropa barat jaman segitu jadi terisolasi.
image-url-apps
Quote:


mungkin bisa jadi.
tapi karena keterdesakan itu pula eropa berusaha sekuat tenaga agar tidak kalah dan berjuang sampai abad pencerahan.
image-url-apps
Quote:


pirrene : mengklaim akibat invasi muslim ke afrika utara menyebabkan eropa terisolasi dan memutus hubungan barat-timur,pirenne tidak mengabaikan serangan bangsa bar bar dr barat,namun ia beragumen bahwa efek yg ditimbulkan akibat terputusnya jalur mediterania hubungan barat-timur jauh lbh fatal utk peradaban eropa daripada serangan bangsa bar bar dr barat
Quote:


ane ngerti sih maksudnya gmana, tapi indikatornya lemah semua.

sebenarnya model ini gak baru juga. ini adalah model yang sama tentang keruntuhan peradaban besar di era bronze age. golden age era bronze age itu terjadi karena network perdagangan terjadi secara luas dari yunani, mesir hingga ke krimea, asia kecil, levant hingga baghdad, persia. tentu hal tersebut terjadi karena kebutuhan akan bronze, juga luxury goods termasuk caviar, perhiasan, dsb-nya yang mana untuk bronze/copper di beberapa tempat sudah depleted cadangannya sedangkan di tempat lain masih ada.

berkurangnya stock membuat harga menjadi mahal, sedemikian mahal sehingga piracy jadi masuk akal. apalagi banyak kerajaan yang runtuh karena tidak lagi bisa mempertahakan kebudayaan tanpa produksi bronze untuk ibadah dewa, helm prajurit hingga mata pedang, alat tani, dsb-nya. karena itu kehancuran kerajaan kecil, piracy, makin bahayanya perdagangan, akhirnya lebih banyak suku yang bangkrut di jalur perdagangan dan semakin membesarkan piracy sebagai 1-1nya gaya hidup penopang peradaban "tinggi".

karena itu trade route runtuh dan bronze age mengalami masa kegelapan. baik mesir, yunani kuno, dsb-nya mengalami stagnasi.

tapi ya hal tersebut saja diketahui via arkeologi karena memang jelas dari dokumen, dsb-nya. sedangkan untuk era rashidun dan umayyad, apa mereka tidak open to business? nyatanya gak begitu. trade route tetap berjalan bahkan flourished di beberapa jaman karena tujuan akhir dari pedagangan romawi barat atau eksnya, adalah ke konstantinople. dan konstantinople masih kaya hingga era ottoman.

sebelumnya sekalipun mereka masih ekspansi, justinian ekspansi hingga sebagian romawi barat malah. jadi memang asumsi bahwa romawi barat hancur karena trade route nya hancur ini tidak didukung fakta.

trade route mediteran baru terhantam keras ketika konstantinople direbut. tapi ini era 400 tahun setelah romawi barat runtuh. dan istanbul pun dalam waktu 20-40 tahun sudah jauh membaik karena fokus ottoman untuk memperbaiki ekonomi dan membangun perdagangan. hal ini kita ketahui karena rute yunani-istanbul adalah salah satu yang paling menguntungkan walau seringkali ditutup karena situasi politis, tetapi masih lebih banyak masa damai daripada perang.
image-url-apps
Bacaan berat siang2 gini jadi mumet,

Tandai dulu tar malem baru dilanjut
Btw nais tritemoticon-thumbsup

Edit,: ternyata dark age beda ama jaman medieval emoticon-Matabelo
image-url-apps
Fakta Tentang Dark Age