alexa-tracking
Selamat Guest, Agan dapat mencoba tampilan baru KASKUS Masih Kangen Tampilan Sebelumnya
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Hobby / Supranatural /
Ayat-Ayat tentang berpikir, berakal dan berilmu
4.5 stars - based on 2 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af1782262088188668b4567/ayat-ayat-tentang-berpikir-berakal-dan-berilmu

Ayat-Ayat tentang berpikir, berakal dan berilmu

Spoiler for "Ayat-ayat yang membahas tentang Orang-Orang/Kaum yang berakal":


Spoiler for "Ayat-ayat yang membahas tentang Orang-orang/Kaum yang berpikir":


Spoiler for "Ayat-ayat yang membahas tentang Orang-orang/Kaum yang berilmu":


Spoiler for "Ayat-ayat yang membahas tentang Pengetahuan":


Dalam pembahasan ini, saya hanya ingin membahas sedikit dan ingin belajar juga dari agan-agan sekalian yang mungkin lebih tahu dari saya.

Pada awal-awal saya memberikan beberapa kutipan ayat yang berisi tentang hal-hal yang berbau tentang berakal, berpikir, berilmu dan pengetahuan. Untuk lebih detail tentang masing-masing ayat agan bisa mengeceknya sendiri.

Mungkin kelihatannya 4 hal tersebut terlihat berbeda, tapi coba kita telaah masing-masing.
Apa tujuan agan berpikir ?
1. Memecahkan masalah yang ada
2. Mendapatkan pengetahuan yang benar/Ilmu yang benar
Apa yang didapatkan agan setelah mendapatkan 2 hal tersebut ?
kebahagiaan
Dengan apa agan berpikir ?
akal

Berarti inti dari berakal, berpikir, berilmu dan pengetahuan bisa dianggap seperti ini. manusia berpikir menggunakan akal untuk bisa mendapatkan kebahagiaan dengan cara memecahkan masalah yang dihadapinya menggunakan ilmu/pengetahuan yang benar.

jadi menurut saya hal tersebut saling berhubungan satu sama lain jika kita telaah lebih dalam. Lalu kenapa hal tersebut dibahas dalam Al Quran?
Menurut ane pribadi, boleh agan setuju atau boleh tidak, mungkin orang-orang pada zaman dahulu yang tidak mau menganut islam sebagian besar adalah orang-orang yang tidak mau berpikir/menggunakan akalnya/tidak menggunakan ilmu/pengetahuannya.

islam disini yang saya bahas bkn hanya kaum yang berada pada zaman nabi Muhammad SAW tapi juga pada era semua nabi meskipun agama islam sendiri diresmikan oleh Allah sejak nabi Muhammad SAW namun menurut ane pribadi islam adalah agama dari sejak jaman manusia pertama ada yaitu Adam dan Hawa.

Agan pasti berpikir begini :
Tidak mungkin orang-orang zaman dahulu itu tidak berakal/tidak berilmu/tidak berpengetahuan karena terbukti ada beberapa penemuan peradaban pada zaman dahulu yang membuktikan bahwa orang-orang zaman dahulu itu juga pintar-pintar/hebat-hebat bahkan mungkin orang zaman sekarangpun bisa jadi tidak berpikir sejauh itu untuk ukuran orang zaman dahulu

Lalu kenapa Allah terus membahas tentang berpikir/berakal/berilmu/berpengatahuan tentang kaum-kaum para nabi?
Menurut ane pribadi, mungkin orang-orang zaman dahulu itu memang pandai-pandai/berilmu/ berpengatahuan. Namun penyebab orang-orang tersebut tidak mau menerima agama islam sebagai jalan hidup mereka bisa jadi beberapa hal terlepas dari ilmu, kepandaian, dan pengetahuan mereka. contoh :
A. Kaum Nabi Ibrahim
Kaum nabi Ibrahim mungkin bisa jadi sebenarnya mereka tahu bahwa Patung itu benda mati dan tidak sepatutnya disembah dan dijadikan Tuhan. namun kaum nabi Ibrahim tidak mau menerima kebenaran tersebut karena Patung yang dijadikan Tuhan pada masa nabi ibrahim itu pastinya dijual lebih mahal daripada patung biasa pada umumnya(secara logikanya). Dan menyembah patung itu sudah menjadi Tradisi/kebudayaan/kebiasaan yang sudah turun temurun. jadi ada 2 hal yang membuat kaum nabi Ibrahim tidak mau menerima kebenaran Islam:
1. Masalah perekonomian. mereka tidak bisa mencari nafkah lain selain dari menjadi pemahat patung Tuhan. mereka putus asa jika sampai tidak jadi pemahat patung Tuhan
2. Masalah kebudayaan/tradisi/kebiasaan nenek moyang. Hal ini adalah hal yang sangat susah sekali untuk dirubah dalam waktu singkat. Hal seperti inilah yang memicu munculnya akulturasi. Apalagi di nusanatara kita sering mendengar tentang kita harus menjaga dan melestarikan kebudayaan/tradisi. hal seperti inilah yang membuat semakin susah untuk menerima kebenaran.

B. Kaum Nabi Luth
Kaum nabi Luth adalah kaum yang dibinaskan karena dianggap mengalami penyimpangan seksual yaitu homo seksual(laki2 dgn laki2) dan lesbian (wanita dgn wanita). Kenapa kaum tersebut tidak mau menerima kebenaran tentang islam?
1. Masalah nafsu/kenikmatan. Manusia itu cenderung lebih mengedepankan nafsu/kenikmatan yang bersifat sesaat dibandingkan mengedepankan akal/pikiran/ilmu/logika. Kaum nabi luth adalah contoh kaum yang mengedepankan nafsunya dibandingkan logikanya/rasionalnya.

Sebenarnya islam bukanlah agama yang seharusnya diterima secara mentah-mentah dari orang tua, nenek moyang, masyarakat, atau pemuka agama/toko masyarakat. Namun adalah agama yang harus kita cari sendiri kebenarannya dengan logika dan pengetahuan/ilmu yang telah kita dapatkan disekolah, kampus, buku, internet, dll. Ketika kita sudah mengetahui kebenarannya maka kita harus mau menerima islam sebagai agama dan jalan hidup kita dan jgn mau dialihkan oleh nafsu kita, tradisi/kebudayaan nenek moyang kita, dll. Agan beragama itu demi kebahagiaan agan sendiri bukan demi orang-orang disekitar agan karena surga bukan didapatkan melalui perjuangan orang lain tapi perjuangan agan sendiri, jadi jangan mau agan beragama karena dikontrol/dikendalikan/ dipengaruhi orang lain karena salah dalam beragama itu urusannya adalah surga dan neraka.







Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Halaman 1 dari 11
emoticon-Sundul
emoticon-Sundul
lanjutkan gan emoticon-Smilie
Allah SWT berfirman:

اِن فِيْ خَلْقِ السمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ وَاخْتِلَافِ اليْلِ وَالنهَارِ وَالْفُلْكِ التِيْ تَجْرِيْ فِى الْبَحْرِ بِمَا يَنْفَعُ الناسَ وَمَآ اَنْزَلَ اللهُ مِنَ السمَآءِ مِنْ مآءٍ فَاَحْيَا بِهِ الْاَرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا وَبَث فِيْهَا مِنْ کُل دَآ بةٍ ۖ وتَصْرِيْفِ الريٰحِ وَالسحَابِ الْمُسَخرِ بَيْنَ السمَآءِ وَالْاَرْضِ لَاٰيٰتٍ لقَوْمٍ يعْقِلُوْنَ
"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 164)

* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com
Quote:

makasih gan. Menurut agan pribadi apakah agan pernah mendengar pembahasan dari tokoh/pemuka islam tentang ayat-ayat yang dibahas ditrit?
mgkin bisa dibantu untuk dishare gan infonya

Quote:

makasih gan atas tambahannya. Kalo tidak salah itu yang menceritakan tentang sains ilmu pengetahuan yg pernah dibahas oleh Dr Zakir Naik ya?
emoticon-Sundul
Quote:


maaf, ane cm tw klo ini ayat ruqyah gan, maklum ane selalu bermusuhan dg jin emoticon-Malu
Quote:


Coba semua ayat yg disebutkan diatas dimuat juga di threadnya gan.. bukan malas untuk buka al-qur'an ya.. tp ga ada artiannya hehe emoticon-Stick Out Tongue
terjemahan nya diberesin dolo.
berakal: menggunakan kalbu.
berpikir: menggunakan otak.
berilmu: menggunakan kitab.

pikiran tidak dihasilkan dari akal.
ada beda antara pengetahuan dan wawasan.
ada beda antara tau, ngerti, paham.

kepandaian dihasilkan dari beramal.
kepintaran dihasilkan dari bertekun.

kata berbeda karena makna. mencampurkan nya hanya menghasilkan purbaduga tak berdasar. tuduhan sahaja.
Quote:


klo ane pernah baca2 buku lupa lagi karya siapa. salah satu isinya yang membekas dipikiran ane: "iman tanpa ilmu pengetahuan akan pincang, sedangkan ilmu pengetahuan tanpa iman akan buta". klo ga salah itu lupa lagi emoticon-Bingung (S)
Semoga keluarga yang tinggal diderah yogya dan sekitarnya diberikan kesabaran dan ketabahan karena menghadapi ujian/bencana ledakan uap abu vulkanik
Quote:

ayat ruqyah ya. wow keren.
ente jangan jangan anak indigo seperti Roy Kinaryosih yang di karma ANTV ya gan? selalu bermusuhan dgn jin.
semoga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian tsb gan.
Quote:

bisa aja sih gan. tapi karena terlalu byk nanti postingannya. jadi diambil inti2nya aja.
justru dgn tdk mencantumkan ayat, agan kan jadi diminta untuk baca quran. mgkin agan jarang baca quran.
dengan postingan ini dan kita juga mendekati bulan ramadhan. quran dirumah agan jadi dibuka lagi dan dibaca lagi.
lebih banyak manfaatnya toh jadinya.
Quote:

>>berakal : menggunakan kalbu. kalbu itu apa gan?
>>berilmu : menggunakan kitab. setahu ane sih ilmu itu secara umum gan. bisa ilmu agama, ilmu ekonomi, ilmu budaya, ilmu sastra, ilmu psikologi, dll. jadi mgkin maksud agan kitab dari masing2 ilmu ya? atau gimana?
dalam quran jg gak bahas fiqh/agama aja. bahas sains, ada sastranya, ada sejarahnya, ada budayanya, ada ekonominya.
>>pikiran tidak dihasilkan dari akal. lalu buah hasil pikiran dihasilkan dari apa gan?
>>ada beda antara pengetahuan dan wawasan. ok. bedanya apa gan?
>>ada beda antara tau, ngerti, paham. kalo ini saya insyaallah paham. ini kan tingkat tahu manusia.
tahu dan ngerti : hanya bisa sebatas teori
paham : levelnya udah tau teorinya dan udah diterapkan dan tau cara penerapannya dlm kehidupan sehari-hari

>>kepandaian dihasilkan dari beramal.
kepintaran dihasilkan dari bertekun.
oh jadi kalo kita banyak beramal jadi pandai ya? kalo kita tekun jadi pintar gitu ya?
bukannya pandai dan pintar itu sama ya? ane berarti udah dapat pengetahuan yang salah dong
>>kata berbeda karena makna. mencampurkan nya hanya menghasilkan purbaduga tak berdasar. tuduhan sahaja. ok siap gan. mohon bantuannya utk dikoreksi gan
Quote:

maaf kalo ane salah tolong dikoreksi. bukan yg ini ya gan.
"Science without religion is lame, religion without science is blind." So said Albert Einstein
kalo dari ane pribadi mhn dikoreksi kalo ane salah.
>>iman tanpa ilmu pengetahuan akan pincang=logikanya kalo ente mempercayai sesuatu tanpa tau itu benar/gak kira/masih ragu-ragu kepercayaan itu akan mudah digoyahkan oleh pengaruh dari yang lain benar gak?
misalkan, kamu yakin Allah itu ada? kalo ada buktikan kalo Allah itu ada?
kamu yakin islam itu agama paling benar ? kalo gak yakin kenapa kamu anut islam bukan kristen/hindu/budha/sikh? kalo kamu yakin islam agama paling benar kenapa kamu menganggap agama lain apa pendasaranmu?
>>sedangkan ilmu pengetahuan tanpa iman akan buta=logikanya mgkin gini, para peneliti itu mgkin dulunya tahu kalo bumi itu datar namun setelah diteliti ternyata bumi itu bulat. dan yowes berhenti disitu saja. sedangkan bagi peneliti islam yg mengalami hal yg sama hasilnya akan berbeda. Masyaallah ternyata di alquran teori itu sudah ada sejak 1400-1500 thn yg lalu bahkan sebelum para peneliti tahu. artinya quran ini benar2 dari tuhan bkn dari manusia. maka semakin bertambah keimanannya dan ketakwaannya pada Allah.
Diubah oleh sam9172
Quote:


Iya betul gan lupa lagi itu perkataan Albert Einstain ya? emoticon-Bingung (S). Klo membahas Alquran ane blm bisa gan belum tau ilmunya emoticon-Malu (S). ane hanya faham maksud yang yang jelas aja. klo yang kurang jelas harus diserahkan ke ahli tafsir kayaknya takut salah emoticon-Smilie.
emoticon-Sundul
Quote:

>>Iya betul gan lupa lagi itu perkataan Albert Einstain ya?
ane kurang tau gan. bisa jadi. kalo yg dimaksud seperti itu berarti betul.
>>Klo membahas Alquran ane blm bisa gan belum tau ilmunya emoticon-Malu (S). ane hanya faham maksud yang yang jelas aja. klo yang kurang jelas harus diserahkan ke ahli tafsir kayaknya takut salah
kalo salah itu wajar gan namanya juga belajar. yg jadi masalah itu apakah kita mau salah demi mendapatkan kebenaran atau gak? itu yg jadi masalah.

tetap semangat dalam belajar agama gan.
Quote:


1. kalbu: Qulubi.
perangkat yang disediakan dalam sodri.
mahluk yang berkata, sehingga mesti kita dengarkan; sebagae pelibas waswas.

2. rada panjang yang ini .__.
inti nya, ilmu dimulae dengan menerima kabar,
yang mesti kita yakini.
keyakinan dimunculkan dengan bacaan.
mao dibahas per kata: ulam, alam, alim, ilma, .. ?
jangan yaa.. >,<

3. rada panjang ._.
akal ada di dalam kalbu, yang proses nya lebih dulu daripada fikr.
ada roso diantara mereka, sebagae sala satu contoh sahaja.
yang arti nya, pernyataan tersebut uda bener,
dengan asumsi bahwa kerja tubuh dari aQl sampai dengan fikr, dianggap 'lurus'.

4. pengetahuan: secara umum, penglihatan.
yang diukur dengan tinggi.
wawasan: secara umum, pengamatan.
yang diukur dengan lebar.
yang lebi utama wawasan, karena tinggi belun tentu dihasilkan dari pondasi yang kuat.

ilman tentu nya beda dengan wasan, bukan kah?

5. pengejawantahan ilmu, dalam amalan, tentu nya dinilai secara kualitatif, bukan kuantitatif.
tao: mendapat kabar (yang benar).
ngerti: mendapat usul n asbab.
paham: mampu elaborasi (walao salah implementasi a.k.a belun ahli alim ulama).

6. pake conto ae ya, ndan.
pandai besi: bleksmit.
pintar besi: metalurgis.

kecerdasan akan menaik kan tingkatan.
cerdas pandai: mpu.
cerdas pintar: penemu.

kecerdikan akan memaksimal kan yang ada.
untuk conto nya, liat lapangan. gitu lah maksut nya yakan.
tampang seada nya mandi jarang, ga perna jomblo.
ntah cerdik dalam pdkt, ato pelet.
(conto yang sala.
maksut nya, bisa menempatkan kemampuan pada saat yang pas dengan cara yang pas.)

7. gw tentu nya menggunakan pemilahan terjemahan kata, sesuai pilihan kata yang gw anggap benar secara lema n diksi nya,
dengan pengertian yang gw punya.

ingat, setiap kata bermakna beda pada setiap pembaca.
inti nya ada lah tidak mencampur yang dituliskan berbeda (klo belum kehabisan kata).

conto: (moga loe punya stok kata yang lebih bagus):
maya: melihat;
absor: memandang;
roya: mengamati;
mesti dipisahkan supaya jelas 3mata yang diberikan: mata hati, mata kepala, mata kaki.

klo dicampur (semua diterjemahkan melihat),
cara kerja bacaan kita nanti kacao.
tanpa sadar kita mencampurkan ayat melihat n memandang, saat membahas topik wanita, misal nya.
bukan kah mengintip berbeda dengan meratapi?

klo loe gada masala dalam pembungkusan koleksi kata yang mirip, maka gada masala yadong.

________

tldr:
yang penting konsep nya:
liat lah apa yang ditulis, bukan yang kita ingin baca.
simak lah apa yang dikata, bukan yang kita ingin dengarkan.
renungkan tanda yang muncul, bukan yang kita ingin bayangkan.

sesuai kan ae dengan kata pilian loe sendiri, ndan.
segala yang gw tulis hanya lah gw sendiri yang paham, tentu ae.
itu lah kenapa kita diskusi, bukan kah? emoticon-Smilie
itu lah kenapa jangan minjem catetan temen yegasik.
emoticon-Angkat Beer
Halaman 1 dari 11


×
GDP Network
© 2018 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di