- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Ceramah Agama Disisipi Politik Praktis, Istana: Nanti Segala Cara Dihalalkan
TS
tribunnews.com
Ceramah Agama Disisipi Politik Praktis, Istana: Nanti Segala Cara Dihalalkan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai ceramah agama yang disisipi dengan politik praktis, dapat mengganggu kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
"Bahwasanya pendidikan politik itu penting, tapi begitu berubah menjadi politik praktis nanti segala cara dihalalkan, itu yang repot," kata Moeldoko di komplek Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/8/2018).
Menurut Moeldoko, ceramah agama dicampur dengan politik bagus-bagus saja, misalnya ceramah yang mengingatkan pada umur 17 tahun sudah memiliki hal pilih dan bisa menyalurkan suaranya dalam pemilu.
"Itu pendidikan politik penting, yang paling baik adalah harus dipisahkan di mana masjid itu sebagai tempat syiarnya hal-hal yang bagus, jangan dikotori oleh pemikiran-pemikiran yang menyimpang yang pada akhirnya bergeser," papar Moeldoko.
Mantan Panglima TNI itu pun tidak rela jika tempat ibadah menjadi tempat untuk berpolitik pratis, mengingat sewaktu kecil dirinya kerap tidur di surau dan diajarkan untuk berprilaku yang baik.
"Saya dulu kecil tidurnya di surau kecil, diajarkan bagaimana membangun hubungan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama dan manusia dengan lingkungannya. Itu sangat clear di situ," ujar Moeldoko.
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...ara-dihalalkan
---
Baca Juga :
- Hari Bakti Ditjen Pas, Yasonna Percaya Dapat Memberikan Citra Baik Lapas Ditengah Sorotan Publik
- Akankah Babak Baru Hubungan Korea Utara dan Korea Selatan Berdampak Baik Di Semenanjung Korea?
- Menkumham: Warga Binaan Berhak Mendapat Kesempatan Kedua di Hidupnya
anasabila memberi reputasi
1
332
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan