CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Serba dilema Mendidik Siswa Masa Kini, antara Tegas atau Tidak
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ada9b08d9d770c51b8b456e/serba-dilema-mendidik-siswa-masa-kini-antara-tegas-atau-tidak

Serba dilema Mendidik Siswa Masa Kini, antara Tegas atau Tidak

Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan kasus kekerasan di dunia pendidikan yang lakukan oleh oknum guru terhadap siswanya saat jam pelajaran berlangsung. Kejadian kali ini terjadi di Purwokerto, Jawa Tengah. Kekerasan yang dilakukan oleh oknum guru tersebut viral di dunia maya dan menjadi bahan diskusi para netizen karena videonya beredar luas. Uniknya oknum guru tersebut menyadari dirinya direkam dan seperti sengaja agar direkam saat menampar siswanya dan bahkan dia sendiri membuat video klarifikasi selepas pelajaran usai dan diunggah di dunia maya. Namun sayangnya akibat perbuatannya itu oknum guru tersebut ujungnya harus berurusan dengan kepolisian dan telah di tetapkan sebagai tersangka terkait kekerasannya terhadap siswa setelah dilaporkan oleh salah satu orang tua korban, setelah diusut ternyata siswa-siswa yang dihukum tersebut dihukum karena telat masuk kelas dan menerima hukuman dari oknum guru tersebut.

Serba dilema Mendidik Siswa Masa Kini, antara Tegas atau Tidak

Credit : kriminologi.id

Tak dulu atau kini, setiap guru mungkin terkadang memberi hukuman kepada siswa-siswanya yang membandel dengan berbagai cara. Hanya saja jika dulu ketika guru memberi hukuman atas kesalahan tidak sampai berurusan dengan kepolisian dan bahkan orang tuanya pun tidak mempermasalahkannya dan terkadang memarahi anaknya yang membandel.  Namun kini beda lagi, setiap kali guru memberi hukuman terkadang ujungnya berurusan dengan pihak kepolisian dan bahkan orang tuanya pun membela anaknya meskipun anaknya tersebut bersalah.

Serba dilematis, mungkin itulah yang menggambarkan pekerjaan seorang guru dalam mendidik para siswa masa kini terutama para siswa yang terlihat membandel, di tindak dengan hukuman bisa berujung dengan kasus hukum yang berujung penjara, namun jika kurang tegas bisa saja siswa yang bandel tersebut malah ngelunjak atau bertindak semena-mena.

Menjadi guru di masa sekarang ini menjadi tantangan tersendiri, harus siap mengajar para siswa dan juga problem-problem di dalamnya. Untuk itulah perlu kesiapan segala hal untuk menjadi seorang guru di masa sekarang, bukan hanya sekedar mempersiapkan bahan pelajaran untuk diajarkan pada siswa, namun juga mempersiapkan mental diri untuk menghadapi problem siswa termasuk siswa-siswa yang bandel saat mengajar. Untuk menghadapi siswa yang membandel tentunya harus dihadapi dengan tenang dan sikap dewasa dan jika perlu menggunakan inovasi dan terobosan baru dalam mengajar kepada mereka. Jikalau memang harus mengeluarkan hukuman, pastikan keluarkan hukuman yang mendidik dan bisa menghadirkan rasa jera namun menghindari segala bentuk kekerasan fisik, karena secara hukum itu mungkin tidak dibenarkan.

Serba dilema Mendidik Siswa Masa Kini, antara Tegas atau Tidak

Credit : lyceum.id

Guru merupakan sosok terdepan dalam mendidik setiap siswa, namun pihak-pihak dari lembaga sekolah pun harus bisa menyokong dan memfasilitasi guru dalam mendidik setiap siswa di sekolah, saat siswa-siswa yang bandel tidak bisa lagi ditangani oleh guru, maka pihak-pihak sekolah harus membantu menanganinya dan menegakkan peraturan yang tegas. Di tempat ane sendiri bila ada siswa yang sering melakukan pelanggaran terutama pelanggaran berat tak segan-segan di keluarkan dari sekolah dan anak tersebut diserahkan kembali kepada orang tuanya.

Mendidik para siswa di zaman sekarang memang tidak mudah, ditambah merebaknya dunia teknologi yang terkadang di salahkan gunakan untuk hal-hal negatif membuat para guru di zaman sekarang harus bisa lebih kreatif dan inovatif dalam mendidik mereka dan memberi teladan kepada mereka tanpa harus menggunakan kekerasan yang berujung dengan kasus hukum.

Lalu bagaimana pendapat agan dan sista mengenai mendidik siswa di masa kini? Silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.


Sumber tulisan : Opini pribadi
Sumber berita : Sumber 1 , Sumber 2

Sumber berita via google images


Quote:


Diubah oleh tafakoer
Halaman 1 dari 6
Komentar dari kaskuser


Quote:


Quote:


Quote:
Diubah oleh tafakoer
gampar aja pak gamparrrr emoticon-Blue Guy Bata (L)
sebenernya ya tinggal terima kenyataan aja sih jaman dah berubah ... dah tau kl hukuman pake kekerasan = rentan diadukan ... ya coba cari hukuman bentuk lain lah ( mo aman gak dituntut kan ? )

mo protes gimana pun ...itu lah kenyataan masa skrng ...hukuman pk kekerasan = masuk bui
hukuman kekerasan dipilih krn dia ga bisa mikirin cara lebih cerdas untuk menghukum...

murid yg pakai kekerasan biasanya krg berprestasi kan?

begitupun guru emoticon-Big Grin ya krn ga bisa mikirin solusi cerdas~

guru jaman dlu msh terbatas informasi, jd wajar

klp jaman skrg ada internet, tinggal googling
Quote:


"murid yg pakai kekerasan biasanya krg berprestasi kan?"
Coba ada jurnal ilmiahnya gw bakal percaya
Quote:


Seperti baru tinggal di Indonesia
Quote:


ane mengamati di sekolah dan lingkungan pertemanan

agan ga suka mengamati dan menganalisa keadaan sekitar ya? emoticon-Big Grin

gak semua ada jurnalnya, krn jurnal butuh waktu untuk disusun, dan ilmuan perlu menyadari fenomena terkait~

lagi pula, film2 juga sudah memberikan gambaran demikian, walau fiksi tp pasti mreka juga riset kan emoticon-Big Grin gak ngasal

eh tp ada bukti ilmiahnya
klo org yg pake kekerasan itu yg bekerja otak kecil/otak reptil nya

klo pakai kecerdasan yg aktif otak besarnya (lupa spesifiknya dibagian mn, neocortex klo ga salah),, coba aja googling, yg penting ane udh ksh clue
Diubah oleh 3770372
Finland yg katanya negara pendidikan terbaik emang gaplok gaplokin siswanya bre? Atau jepang atau yg deket singapore
skors aja murid bengal mah,biar semua happy
murid happy karena memang gak niat sekolah,guru happy gak ada murid bengal di kelasnya
sebenernya kekerasan kadang perlu

cuma media aja kadang berlebihan
kalo cuma jewer atau cubit mah gapapa, lah ini gampar aja pake ancang2 sampai muridnya sempoyongan. itu kepala bukan sansak tinju. klo kena organ vital bisa fatal. guru kayak gitu gak pantes disebut guru tapi psikopat biadabemoticon-Angkat Beer
itu sudah emoticon-Angkat Beer
murid nakal gausah naik kelas
Serba dilema Mendidik Siswa Masa Kini, antara Tegas atau Tidak

gak semestinya guru maen tangan
ada hukuman yg bisa buat mereka jera emoticon-Cool
makanya kualitas guru juga harus di upgrade !

jangan cuma nostalgia sama masa lalu !


cuma kan dulu ga gampang terekspos, masalah internal ga sampe keluar sekolah.. paling juga mentok digosipin emak2 muridnya. Kebetulan aja sekarang apa2 bisa divideoin, akhirnya isu ini keangkat
Guru sekarang harus lebih kreatif. Jangan disamain jaman sekarang ama 10-20 taun lalu waktu gurunya masih jadi murid.emoticon-Big Grin
Quote:

itu kalau gurunya pakai kekerasan. itu mah salah gurunya sendiri main tangan. kaya gini kok dipermasalahkan. tegas =/= main tangan.

Thread panas tentang pendidikan jaman now di latarbelakangi kasus yang lagi viral akhir akhir ini.

Tidak usah ada pendidikan. Ga ada dilema. Jadi tidak ada guru dan murid. Jadi tidak ada kasus guru mukul murid. Murid aniaya guru. Guru cabulin murid. Murid ancam guru. Dua dua nya sama ga ada beda.

Guru koq mukul murid nya? Ya tuh guru ga berkualitas di pake. Siapa yang nerima dia jadi guru. Apa lewat uang biar bisa ngajar di sekokah lalu siksa murid? Coba cek di atas nya dia, atas nya lagi, atas nya lagi terus sampe mentok.

Murid jaman sekarang koq di ajarin malah songong. Iya lah liat kenyataan nya aja. Dia sehari hari ngikutin internet, ngikutin tingkah senior, orang orang yang tua tua di sekitar nya. Kalo ngikutin bener si oke. Ini ngikutin yang ga bener nya.

Orang tua nya nitip anak nya buat di didik sama guru nya biar jadi anak baik. Tapi hasil nya malah berita berita tidak pantas di ketahui orang banyak. Buat malu negeri sendiri. Maka nya percuma di didik. Di ciduk aja enakan.

Enak kan dua pihak tersebut. Orang tua juga ga keluar biaya mahal buat sekolahin anak nya yang ga berguna. Uang nya bisa di salurkan ke anak yatim yang lebih membutuhkan.

Kalo mau didik orang intropeksi diri sendiri dulu bisa ga kira kira 100% didik anak orang. Didik diri sendiri aja belom encus. Kalo encus sekalian didik yang tua tua pembuat onar nya. Penyakit soal nya buat anak jaman sekarang.
tegas dan keras boleh..
tapi yang ga boleh itu kasar dan mengitimidasi
kids jaman now aja yg sulit di atur dan lembek kayak permen yupi .
Halaman 1 dari 6


GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di