alexa-tracking

Kenapa Pemimpin dari 'Militer' Buruk untuk Ekonomi Indonesia?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ad426cddcd770f2218b4568/kenapa-pemimpin-dari-militer-buruk-untuk-ekonomi-indonesia
Kenapa Pemimpin dari 'Militer' Buruk untuk Ekonomi Indonesia?
Tujuan utamanya bukan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat tapi didasarkan pada pemenuhan ambisi kepentingan bisnis.


Ajang percaturan politik Indonesia tidak dapat dipisahkan dari campur tangan orang-orang yang sedang atau telah berkiprah di militer. Terbukti dengan 56% dari proporsi kekuasaan tertinggi dikuasai oleh orang-orang yang berasal dari militer seperti Suharto dan SBY.

Kalaupun kekuasaan yang tertinggi bukan dari militer akan tetapi king maker-nya tidak lepas dari dukungan orang-orang yang berasal dari militer.

Campur tangan militer di politik adalah hal yang lumrah dan biasa terjadi baik di negara-negara dunia ke-tiga ataupun negara-negara maju. Di negara dunia ketiga atau negara yang kualitas demokrasinya masih lemah, campur tangan militer digunakan sebagai shield atau tameng untuk menjaga keutuhan bangsa melalui hard power seperti misalnya di Korea Utara, Mesir, Ethopia, Zimbabwe, dan Thailand.

Sedangkan di negara maju, campur tangan militer di politik digunakan untuk ekspansi pengaruh ke negara-negara lain seperti misalnya Amerika Serikat. Meskipun pada faktanya tidak semua negara maju didominasi oleh orang-orang yang berasal dari militer seperti misalnya Singapore, Taiwan, dan Iceland. Hal ini lebih disebabkan karena ekonomi negara-negara tersebut digerakkan dari sektor industri jasa.

Negara-negara yang maju di sektor jasa, adalah negara yang sudah professional dalam management sumber-dayanya, sedangkan negara-negara di mana militer masih memiliki peran yang cukup dominan biasanya perekonomiannya masih ditopang oleh institusi ekonominya yang bersifat ekstraktif.

Militer Buruk Untuk Ekonomi
Daron Acemoglu, Professor Ekonomi dari Massachusetts Institute of Technology menjelaskan ekonomi ekstraktif sebagai ekonomi yang sangat bergantung pada eksploitasi sumber daya alam, dan ditandai dengan tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang rendah. Perekonomiannya juga masih bertumpu pada sektor pertanian dan sektor pertambang.

Di negara yang bersifat ekstraktif, kepemilikan sumber-sumber kekayaan hanya dimiliki oleh sebagian orang saja.

Patut diketahui bahwa kepemilikan kekayaan memiliki korelasi sangat kuat dengan kontrol pada faktor-faktor produksi.

Dalam bahasa sederhananya, sebagian kecil orang-orang tersebut adalah pemilik keran ekonomi, sehingga dengan mudah mengatur dan bermain di ajang politik tingkat tinggi.
Ini bisa diliat dari tokoh-tokoh dari militer yang bermain di ajang percaturan politik di Indonesia, hampir semuanya di-backup dengan kemampuan ekonomi, yang kalau ingin ditakar dengan logika sederhana, bagaimana mungkin seorang yang notabene secara full time berkerja sebagai tentara bisa mengumpukan pundi-pundi kekayaan yang begitu luar biasa.

Kalaupun ada aktor dari militer yang bisa bermain di ajang politik dengan kemampuan ekonomi 'biasa', sudah hampir bisa dipastikan bahwa ada 'pemodal' yang membiayai biaya logistik politiknya. Tentunya si 'pemodal' ini tidak membantu dengan sukarela akan tetapi sudah ada hitungan pasti, keuntungan yang akan diperoleh ketika orang yang didukungnya bisa mendapatkan kekuasaan.
Dengan kemampuan modal yang besar serta ditunjang dengan prinsip 'loyalitas' yang melekat di militer dan kepatuhan terhadap senior ataupun pemimpin, secara tidak langsung mereka sebenarnya sudah memiliki kemampuan marketing yang luar biasa.
Di dalam teori marketing ini dikenal dengan word of mouth (Dari mulut ke mulut), sebuah strategi marketing paling ampuh secara psikologis, karena hanya barang yang memiliki brand loyaltymampu membuat konsumennya mampu mempromosikan barang tersebut secara sukarela dan bekerja di bawah alam sadarnya. Di dunia bisnis hanya merek-merek seperti Apple, Microsoft, Samsung, IBM dan merek-merek besar lainnya yang mampu mengembangkan marketing dengan cara word of mouthdengan sukses.

Kemampuan yang lain yang dimiliki oleh orang yang berasal dari militer adalah mereka dilatih dari sejak awal tentang strategi perang yang sebenarnya sangat mirip dengan kemampuan berpolitik. Karena pada dasarnya politik sendiri adalah power,dan dalam perang siapa yang memiliki power paling besar dialah yang akan muncul sebagai pemenang.
Kelemahan negara-negara yang dipimpin oleh orang-orang dari latar belakang militer biasanya tidak memiliki kemampuan untuk memajukan sektor ekonomi karena mereka terlalu disibukkan untuk mempertahankan kekuasaan untuk kepentingan orang-orang yang sudah setia kepadanya. Sehingga seleksi penugasan pengelolaan dan managemen cabang-cabang ekonomi/produksi yang penting bagi negara diberikan kepada 'aktor' yang memiliki keterkaitan pribadi dengan pemilik kekuasaan.

Akibatnya, anda akan melihat pertumbuhan ekonomi yang tidak berkualitas, karena prinsip pengelolaannya tidak didasarkan pada prinsip good governance atau tata kelola yang baik.

Perbandingan Kasus

Trus bagaimana dengan negara yang notabene 91% pemerintahannya atau kekuasaan tertingginya hampir semua berasal dari militer contohnya Korea Selatan.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Chunhyo Kim yang kemudian ditulis dalam bukunya yang berjudul: Samsung, Media Empire and Family: A Power Web, mengungkapkan bahwa politik di Korea Selatan tidak bisa dilepaskan dari politik uang (Money Politik) yang melibatkan penguasa dan pengusaha. Besarnya kontribusi perusahaan keluarga atau biasa dikenal dengan chaebols mencapai 58% dari total Gross Domestic Product (PDB) Korea Selatan di tahun 2015
.
Besarnya pengaruh pengusaha ini memberikan hubungan simbiosis mutualisme, atau hubungan saling menguntungkan antara pemerintah dengan pengusaha, sehingga pembangunan infrastruktur ekonomi dibuat bukan secara murni ditujukan untuk kepentingan rakyat akan tetapi untuk memenuhi kepentingan para pengusaha.
Akibatnya hampir seluruh cabang ekonomi dikuasai oleh perusahaan besar, dan sangat susah untuk perusahaan baru untuk memulai usaha mereka karena hampir semua jenis usaha telah dimiliki oleh orang-orang tertentu tersebut. Keuntungan dari penguasa didapat dari biaya rent-seeker atau pemenuhan permintaan dari pengusaha, contoh paling baru adalah skandal korupsi yang melibatkan mantan Presiden Korea Selatan, Park Geun Hye.

Intinya adalah, kemajuan ekonomi Korea Selatan distrir oleh kepentingan perusahaan private bukan pada besarnya peran serta pemerintah. Tapi jangan lupa ekonomi Korea Selatan sudah bertumpu pada industri teknologi modern dan jasa, mereka secara alami tidak memiliki kemampuan sumber daya alam yang cukup, sehingga secara alama faktor penguasaan pada faktor-faktor ekonomi tersingkir secara alami. Ini berbeda dengan Korea Utara di mana mereka cukup kaya dengan sumber daya alamnya termasuk batu bara. Dan masih banyak contoh negara lain di mana kekuasaannya berada ditangan orang-orang militer tapi dampaknya sangat buruk pada ekonomi seperti Mesir ataupun Zimbabwe.

Ini disebabkan aktor-aktor tersebut berkamuflase dari anggota militer sekaligus atau pengusaha, dan ketika telah 'berkuasa' kemudian berkamuflase menjadi pengusaha. Sehingga tujuan utamanya bukan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat tapi didasarkan pada pemenuhan ambisi kepentingan bisnis pribadi dan golongannya

https://www.google.com/url?q=https://m.kumparan.com/eimi-wang1503751966816/response/kenapa-pemimpin-dari-militer-buruk-untuk-ekonomi-indonesia&sa=U&ved=0ahUKEwiOgoOM-r3aAhVLQY8KHVrmAHQQFggOMAE&usg=AOvVaw0OY33dP0zKKxX1YUfNE3w1
Kenapa Pemimpin dari 'Militer' Buruk untuk Ekonomi Indonesia?

ternyata kumparan adalah media corong nastak,serannnggg
Mau siapa presidennya srimulyani menkeunya

Tjap halal
Ekonomi meroket
Quote:


Presidennya terbaek Asia Australia emoticon-2 Jempol

Ada patung lilinnya pulak emoticon-2 Jempol

matryoshka Jokowi bersebelahan dengan Trump dan Putin di pasar Rusia emoticon-2 Jempol

Menkeu nya terbaek Asia Pasifik emoticon-2 Jempol

Ekonominya meroket ke 3 dunia emoticon-Selamat

Sungguh 32+10 yang sia-sia emoticon-Turut Berduka
atas gw ada sales nangkring

2 X d pimpin sm presiden militer yg ada KKN merajalela. itu yg bikin gw kapok pilih presiden dr militer
pemimpin planga plongo juga buruk untuk ekonomi indonesia
Quote:


kalau nanti dipimpin presiden militer dalang kerusuhan didalam negri sendiri gimana?
kalaupun dari militer mantan AU/AL/Marinir minimal

kemarin mantan AD malah pengen negara bubar emoticon-Nohope
Quote:


dalangnya ga bakal kebongkar .... jeruk makan jeruk
Ati2 loe pada, 2030 NKRI diprediksi bubar klo ga di pimpin dari kalangan militer 😁😁😁
Apakah ini langkah untuk mengkerdilkan kepemimpinan militer? emoticon-Confused





















Di rl malah kita banyak belajar kepemimpinan kepada orang-orang militer emoticon-Big Grin
di pimpin doyok tukang mebel yg doyan nipu juga lebi parah

katanya meroket eh ga meroket

katanya ga bagi2 jabatan malah bagi2 jabatan juga bole merangkap jabatan

selebihnya da di.bawah ini

Kenapa Pemimpin dari 'Militer' Buruk untuk Ekonomi Indonesia?
Quote:


kan sdh jelas dalangnya siapa..sdh byk testimoni dr berbagai pihak baik dlm maupun luar negri yg menunjuk si mantan jendral

bahkan lee kwan yew sendiri terkejut si jendral ngomong blak blakan ke dia soal kudeta dan mengorbankan tionghoa indo
Quote:


dr tragedi banyuwangi sm penyerangan kantor PDI jg udh bs d lihat sapa dalangnya....

klo sipil ato massa yg spontanitas gak akan bs bikin plot yg sistematis gitu ....
coba mbibib cabul suruh jadi pemimpin bayangan mungkin indonesia jadi negara gurun sumberminyak
jadi penak jaman sopo?klo ane sih harga2 murah jaman pak Harto,pas SBY klo mau usaha gampang,ini harga bnyk yg naik,usaha dikit takut dikejar pajak,padahal untung kecil
militer indo peru direvisi emoticon-Angel
Sudah ada yang dibongkar belum kasus HAM lama ?? bulshit doang tohemoticon-Big Grin
Dalam negara demokrasi latar belakang apa aja bisa. Yg pnting bisa banyak yg pilih. Asal jangan saling menjelek jelakan , dosa dlarang agama.
Quote:


dipimpin 32 tahun yang kaya cuma kroninya doang

begitu pula dipimpin 10 tahun yang kaya cuma kroninya doang, akhirnya banyak yg ketangkep juga

keep goblog ye emoticon-Ngakak