alexa-tracking

Untungnya Beternak Kambing Rambon

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acdc49f56e6af1c1e8b4571/untungnya-beternak-kambing-rambon
Untungnya Beternak Kambing Rambon
Daging kambing menjadi alternatif asupan protein hewani di tengah mahalnya harga daging sapi saat ini. Kandungan gizi daging kambing tak kalah dengan daging sapi meskipun pengolahannya terbatas untuk pembuatan satai, soto, tongseng, dan sop.

Salah satu jenis kambing yang baik untuk dibudidayakan yaitu kambing rambon karena mudah dibiakkan. Komposisi dagingnya juga besar untuk dijadikan pedaging atau potong, terutama jika dikimpoikan dengan jenis etawa.

Kambing rambon juga berpeluang menghasilkan susu serta untuk bibit maupun indukannya tak sulit mencari karena tersebar. Banyak peternak telah meraup manisnya ternak kambing berkepala hitam ini.

Untungnya Beternak Kambing Rambon

1. Pakan dari Limbah.

Ternak ini cukup diberikan pakan fermentasi karena bisa menguatkan palatabilitas ternak atau rasa suka ternak terhadap pakan. Selain itu, nilai nutrisinya juga baik serta menyiasati keadaan peternak yang sulit mendapatkan pakan segar.

Untuk penggemukan kambing jenis rambon paling bagus diberikan pakan hijau dari legume atau kacang-kacangan sebanyak 10% dari bobot badan, ditambah pakan fermentasi dari limbah pertanian.

Untuk fermentasi, harus dijaga sterilnya agar tidak terkontaminasi mikroorganisme lainnya. Sebab itu, dalam penyimpanan harus padat dan tertutup. Cara meramunya pun harus dari hal kecil atau dari bahan pakan yang mudah diolah. Hal yang sulit dalam fermentasi adalah pengumpulan bahannya karena fermentasi menggunakan limbah bila tidak segera diolah bisa menjadi busuk dan akhirnya gagal pada produk.

Pemberian pakannya sendiri secara ad libitum (terus-menerus) atau minimal 2 kg/ekor dengan harga Rp750/kg dan manajemen yang baik dapat menghasilkan produksi daging sebanyak 0,4 kg/hari dengan bobot awal kisaran 15-20 kg hidup. Dengan pemeliharan 2-4 bulan akan menghasilkan rambon siap jual dengan bobot 25-40 kg/ekor.

Kebutuhan mineralnya juga bisa didapatkan secara tradisional yaitu dari hasil air cucian beras yang mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin B. Selain itu, terdapat mineral di dalamnya seperti fosfor yang berguna untuk pertumbuhan kambing rambon. Bisa juga menggunakan air kelapa sebagai sumber mineral yang dicampur dengan tetes tebu (molasses) yang bisa diganti dengan gula merah atau kecap.


2. Pemeliharaan Kambing Rambon

Umumnya kambing juga rentan terhadap penyakit seperti cacingan. Untuk mengatasi hal tersebut, dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Beri obat cacing, vitamin, dan antibiotik
b. Beri juga obat mata dan diistirahatkan cukup waktu.
c. Beri minum air gula merah atau molasses (air kecap ditambah garam)
d. Beri pakan minimal tiga jam setelah tiba di kandang
e. Jika terkena kembung (bloat), pakan hijau baiknya dikeringkan
f. Lakukan sanitasi kandang dan pemotongan kuku ternak

Untungnya Beternak Kambing Rambon
3. Pemilihan Bibit Rambon

Saat  memulai budi daya ternak kambing, yang harus diperhatikan adalah memilih bibit ternak yang unggul dan sehat untuk digemukkan. Jika calon peternak memiliki modal besar dengan kapasitas besar, baiknya memilih kambing jenis rambon yang warnanya seragam, apakah cokelat-putih atau hitam-putih.

Untuk pemberdayaan untuk pemula minimal sediakan tiga ekor induk dengan bakalan dua ekor, ini diproyeksikan dalam waktu dua tahun dapat beranak tiga kali. Untuk harga bibit indukan sebesar Rp1,5 juta dan pejantan 2,5 juta sampai 3 juta. Dalam pemilihan bibit, belilah kambing dara umur enam bulan atau dara siap kimpoi.
Jadi, pilih sebisa mungkin indukan yang memiliki keturunan kembar sehingga harapannya nantinya memiliki keturunan lebih banyak. Begitu juga untuk pejantannya, carilah calon jantan yang mempunyai keturunan kembar. Postur tubuh juga harus diseleksi yang memiliki tubuh bagus dan tinggi, kompak, tidak cacat, bulu tidak kusam, mata cerah, dan tanduk bagus. Selamat membudidayakan kampung rambon. Semoga sukses.