alexa-tracking

Apabila G30S Tidak Pernah Terjadi...

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5acc85171ee5df13588b4570/apabila-g30s-tidak-pernah-terjadi
icon-hot-thread
Apabila G30S Tidak Pernah Terjadi...
Salah satu peristiwa sejarah Indonesia yang masih misterius adalah


Gerakan 30 September 

atau

G30S/PKI


Spoiler for spoiler:



seluruh kejadian serta tahapan-tahapannya mungkin sudah pernah dibahas berkali-kali

mulai dari gonjang-ganjing politik, isu Dewan Jenderal, pembentukan Dewan Revolusi, sampai kejadian pasca G30S sudah bisa dipelajari lewat buku-buku maupun internet.


Tetapi, pernahkah berfikir jika G30S tidak pernah terjadi ? 


Apa yang terjadi pada Indonesia apabila G30S tidak pernah terjadi?


------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Untuk mengetahui keadaan Indonesia apabila G30S tidak pernah terjadi diperlukan asumsi-asumsi sebagai berikut


Spoiler for Asumsi:



Terdapat berbagai kemungkinan apabila G30S tidak terjadi, kemungkinan tersebut antara lain:


Spoiler for Persaingan Angkatan Darat dan PKI terus berlanjut:


Spoiler for Achmad Yani Menjadi Presiden Republik Indonesia:



Spoiler for PKI Kehilangan Dukungan:


Spoiler for CIA Gagal Menjalankan Misinya:



Spoiler for Soeharto Tidak akan Dikenal dalam Sejarah:


Begitulah peristiwa-peristiwa apabila G30S tidak pernah terjadi.


Semoga bangsa ini selalu dalam lindungan Allah SWT.


emoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesiaemoticon-I Love Indonesia


Spoiler for Apabila G30S tidak terjadi, Tidak akan ada foto ini:




image-url-apps
apa suharto gabakal jadi presiden?
image-url-apps
Quote:


ya.. soeharto ngga akan jadi siapa siapa kalo G30S tidak terjadi.
KASKUS Ads
image-url-apps
intrik2 politik.. jadi ngeri turun ke dunia politik...


tadinya ane mau nyalon caleg emoticon-Cool
image-url-apps
Quote:


nyaleg nyaleg aja bro. gua dukung wkwk
image-url-apps
Not gonna happen, PKI kok merelakan begitu saja pdhl dukungan kuat dr Soekarno n simpatisan terbesar no 3 sedunia, termasuk di tubuh Tentara sendiri
image-url-apps
Quote:


lalu gimana menurut agan kalo PKI ga melakukan G30S ?
image-url-apps
Klo PKI main aman mungkin langgeng2 aja nih partai, entah apa bs spt PKC atau gak besarnya
Quote:


bisa saja tetep jadi presiden tetapi mundur tahunnya
image-url-apps
Terjadi atau nggak Soharto bakalan tetap dikenal dalam sejarah emoticon-Stick Out Tongue
Tapi sebagai pemimpin militer brilian yg memimpin beberapa palagan perang emoticon-Embarrassment
image-url-apps
Quote:


Setuju biar gimana juga beliau komandan serangan umum 1 Maret & panglima mandala pembebasan Irian Barat . .
Tanpa G30S, apakah PKI akan bertahan? Dan (misalnya presidennya Ahmad Yani) apakah demokrasi kepartaian bakal jalan lagi?

Soalnya dengan G30S kan PKI ditumpas dan Indonesia praktis jadi negara junta militer dengan demokrasi kepartaian yang diberangus.
image-url-apps
menurut ane jika tak ada G30S, konflik akan bergeser menjadi perang sipil di tahun 70 an mengingat di dekade itu perang dingin sedang mencapai klimak nya.
Di dalam negeri konfrontasi PKI dan golongan kanan + AD akan makin memanas, tapi perang atau tidak tergantung dari Soekarno (dan pendukungnya) akan memihak mana.
Jika PKI berhasil menarik pendukung Soekarno dalam barisannya kemungkinan perang sipil akan terjadi bahkan akan dimenangkan koalisi ini mengingat di tahun 60 an AL, AU dan Polri mendukung Soekarno.
Tapi jika AD dan golongan kanan yg berhasil menarik Soekarno, kemungkinan perang tidak terjadi, PKI dilemahkan bahkan dibubarkan. karena PKI tidak punya daya utk melawan dg senjata.

sisa2 PKI yg radikal yg menolak tunduk akan membentuk gerilyawan Maois spt di Filipin dan India .
ini cuman prediksi ane sih
image-url-apps
Vibranium gundulmu. Emangnya wakanda
image-url-apps
Quote:


ga bisa bayangin kalo PKI bisa meraih dukungan penuh Soekarno. Komando Dwikora akan dilanjutkan . Angkatan kelima dibentuk. Lalu ketika waktunya tiba, PKI mengambil alih kekuasaan.
Ga bisa bayangin, pasti ulama dan santri2 melawan. Kayanya memang akan terjadi perang sipil yang lebih besar kalo PKI berkuasa.

Kalo AD yang menang, mungkin kerusakannya tidak signifikan. PKI akan kehilangan dukungan. Pembantaian massal juga bisa dihindari.
image-url-apps
boleh diskusi gak? kok ane banyak gak setuju ya sama teori dominonya. kalo G30S gak terjadi, perseteruan PKI vs TNI AD akan ke babak makar. entah yang mana yang duluan, apakah kubu PKI atau kubu TNI AD, dua-duanya akan menciptakan peluang atau memanfaatkan momentum politik penjegalan dengan sebuah makar yang "mirip" dengan G30S. mungkin PKI akan tetap memanfaatkan isu Dewan Djenderal, namun TNI AD (dan ulama serta sayap kanan lainnya) yang belum ketebak akan memanfaatkan isu apa. masalahnya kan menjelang 30 September itu, isu Dewan Djenderal itu semakin panas. dan tetap gak menjamin Soeharto gak menduduki posisi tertentu, karena Soeharto juga sudah dikenal sebagai jenderal antikom. meskipun mungkin dia tidak turut andil sebagai mastermind makar terhadap PKI, tapi yang pasti dia akan ambil peranan dalam eksekusi makar dari TNI AD tsb. pada intinya, dengan tidak terjadinya G30S tidak secara otomatis tensi keduabelah pihak menurun.

dan sebenarnya sebelum G30S terjadi, keduabelah pihak sudah saling tunggu siapa yang mulai konfrontasi, dan sudah siap ambil peran mempengaruhi massa nantinya. tapi pada akhirnya PKI yang gak sabaran dan mulai duluan.
image-url-apps
Quote:


Mantap om tyr lama gak muncul.
setuju, G30S spt bisul yg pecah, artinya kondisi memanas itu tetap ada sebg bentuk konfrontasi terselubung antara PKI dan kelompok anti komunis dimana AD jd ujung tombaknya.
Politbiro PKI terutama Aidit menjadi tidak sabar karena meski menjadi pendukung utama soekarno dan merupakan partai politik terbesar saat itu (NU agak slek dg kebijakan Nasakom dan PNI lg pecah antara faksi Ali Sastoamidjojo-Surachman vs Osa Maliki-Usep Ranuwijaya), tapi kesempatan PKI utk menduduki kursi pemerintahan tertutup karena Pemilu ditiadakan sejak dekrit Presiden.
Posisi2 strategis spt pertahanan, keuangan, mendagri, kemenlu diberikan kepada loyalis Soekarno dan militer.
Kader2 PKI cuman menduduki porsi kecil sbg penasehat dan menteri portofolio. Meski setau ane Gubernur Bank Sentral Yusuf muda Dalam dibilang dekat dg PKI meski kemungkinan bukan kader.

G30S dirancang Aidit justru utk menyingkirkan golongan kanan dalam kabinet soekarno dan memberi porsi lebih kepada PKI. dg catatan Jendral yg diculik tidak dibunuh.
PKI sbnrnya mau main aman dg menggerakkan perwira AD dibawah kendali Biro Chusus tanpa melibatkan embel2 apapun yg berbau Partai. sekalipun gagal PKI gak akan terbawa.
Masalah nya AD pun udah siap dg rencana utk menyerang PKI, cuman dia butuh dalih dan kebetulan G30S adalah trigernya
image-url-apps
Quote:


setuju gan, PKI sendiri dari awal sudah menghindari konfrontasi langsung, makanya dia memanfaatkan elemen lain yang dianggap di "luar" komunis. cuma karena udah terlanjur salah jalan dan di masa itu komunikasi itu masih "mahal", sehingga kontrol organisasi PKI menjadi lemah pasca G30S.

nah jadi menurut ane, meskipun G30S gak terjadi, PKI tetep gak sabaran padahal seharusnya mengorganisasi massa adalah masalah yang cukup besar buat PKI. sementara kubu "oportunis kanan" (minjem istilahnya mas Sudisman hehee) lebih bisa mengorganisasi massanya. malah menurut ane mungkin saja seandainya PKI melakukan perbaikan dalam hal tsb, G30S akan tetap terjadi, tapi tidak sampai terjadi pembunuhan. dan mungkin di saat ini, BK bisa jadi benar-benar yang akan merancang G30S tsb.

yang masih ane bingung adalah integritas para jenderal yang jadi korban, jika G30S tsb terjadi dimana PKI dapat mengkontrol organisasi lebih baik, apakah para jenderal ini akan tetap menolak dipengaruhi PKI selama penculikan? ada yang bisa bantu diperlebar tentang integritas para jenderal?
image-url-apps
Quote:


soal kesalahan PKI adalah tidak menyiapkan plan B , bahkan utk mengelak agar partai tidak terseret G30S aja tidak punya.
Aidit kepedean dg laporan Syam yg terlalu membesar2 kan kekuatan gerakan sehingga seolah tidak ada kemungkinan gagal.
Dan demi keamanan agar PKI tidak terseret namanya, Aidit tidak berhubungan langsung dg kelompok militer Untung cs. semua kontak dilakukan melalui Syam. Di Halim pun Aidit tidak berada satu Central Komando di gedung Penas, tp di rumah sersan AURI.Ada kurir yg bolak-balik antara Penas dan persembunyian Aidit.
Dalam rapat politbiro bulan agustus-September 1965, Aidit tidak mengungkapkan detail mengenai gerakan ini, dia hanya memberi bocoran sedikit adanya gerakan para perwira progresif dlm menggagalkan dewan Jendral. Hal itu menyebabkan anggota politbiro yg lain bingung tdk bisa mengantisipasi langkah selanjutnya.
Sedangkan anggota di daerah hanya diinstruksikan menunggu melalui radio mengenai gerakan progresif yg ada di Jakarta.
minimnya info dari Aidit dilakukan agar PKI tidak disangkut pautkan
Dan siaran radio Dewan Revolusi yg ternyata Aidit maksud, sehingga di beberapa kota di Jateng massa PKI yg pertama kali menyatakan dukungannya kepada Dewan Revolusi. Kalo di daerah lain instruksi dari CC PKI telat nyampai spt yg om tyr bilang, komunikasi mahal dan jarang.

Soal Integritas ane yakin masih kokoh dg semangat anti komunisme nya soalnya kalo dilihat dari rekam jejak tiap jendral dari awal sudah menunjukkan hal itu. beberapa artikel yg pernah ane baca Yani, Parman dan Pandjaitan yg pernah menjadi atase di barat atau mendapat pendidikan perwira di barat sudah mendapat indoktrinasi utk anti komunis. Dan ditangan mereka lah AD dibangun utk menjadi ujung tombak dalam melawan komunisme.
menurut buku Joh Roosa Tujuan penculikan itu sbnrnya terkait isu dewan jendral dimana rencananya mereka akan dipertemukan dg Soekarno di Halim.
Dengan harapan Soekarno akan memecat Yani dan mengganti Staf Umum AD dg perwira yg tidak anti kiri.
Dg tersingkirnya pucuk pimpinan AD dan kelompok sayap kanan maka PKI akan teebuka peluangnya utk dapat posisi strategis di pemerintahan Soekarno.
Tapi sayangnya usaha ini gagal total karena
- G30S kehilangan waktu karena Soepardjo yg seharusnya jd penghubung gerakan Soekarno tidak tau dimana soekarno berada di tanggal 1 Oktober. Soepardjo kebingungan di Istana negara. Soepardjo akhirnya dipertemukan lewat jam 10 dg bantuan Letkol Heru Atmodjo.
Kehilangan waktu inilah yg membuat Soeharto dan Kostrad bisa mengatur strategi utk mengambil pucuk pimpinan AD yg sedang kosong.
- separuh korban penculikan terbunuh terutama Yani yg jadi sasaran utama, tidak mungkin menghadapkan para Jendral dalam keadaan tidak bernyawa ke Presiden.
Nasution pun lolos. Presiden yg kemudian tau bahwa para Jendral terbunuh meminta gerakan dihentikan dan dibubarkan agar keadaan tidak makin runyam.
- Siaran kedua Dewan Revolusi yg mendemisioner kabinet Dwikora yg scr tidak langsung melangkahi wewenang Presiden Soekarno. membuat G30S kehilangan dukungan dari loyalis Soekarno dan membenarkan tuduhan penculikan sbg tindakan makar.
image-url-apps
Sepertinya akan lebih aman.
×