alexa-tracking

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5ac7d3ea9e74049c038b4567/mengenal-berbagai-ideology-kapitalis-di-dunia
Mengenal Berbagai Ideology di Dunia
Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Kalau anda lihat gambar diatas ada korelasi tinggi antara kebebasan ekonomi dan kemakmuran suatu negara.

Tidak saja korelasinya positif, grafiknya seperti exponential.

Seolah olah begitu kebebasan mendekati 100%, ada "sesuatu" singularity atau apa yang membuat ekonomy "meletus".

Mari kita periksa berbagai ideology di dunia. Lalu kita lihat baik buruknya.

1. Anarcho Capitalism

Ini bentuk paling murni dari capitalism. Anarcho capitalists, seperti kapitalis lainnya, berpendapat di dunia ini hanya ada dua kejahatan.

Pemaksaan dan penipuan.

Sisanya "baik"

Majoritas kapitalis berpendapat kalau negara seharusnya melindungi masyarakat dari kedua kejahatan tersebut.

Libertarian Capitalists, misalnya, berpendapat kalau itu satu satunya fungsi negara. Yaitu melindungi masyarakat dari penipuan dan pemaksaan.

Anarcho Capitalists berpendapat kalau negara tidak diperlukan untuk itu. Bahwa mekanisme pasar sendiri lah yang akan melindungi masyarakat dari kejahatan.

Satu contoh sukses dari Anarcho Capitalists  adalah bitcoin. Biasanya, negaralah yang mencetak uang. Dengan adanya bitcoin semua pasar sendiri mengatur harga mata uang.

Satu contoh sukses lain dari anarcho capitalists adalah peningkatan kemakmuran dunia di 300 tahun terkahir. Selama ribuan tahun, manusia saling membunuh, membantai, memperkosa, berperang. Tidak ada yang mau membuat uber, gojek, atau microsoft. Untuk apa? Mengumpulkan harta dan nantinya akan dirampok.

Tetapi 300 tahun terakhir dunia makmur. GDP species kita naik 300 kali lipat. Mengapa? Karena seperti anjuran Anarcho Capitalists, setiap negara "bersaing"  memberi jasa perlindungan. Negara yang memajaki rakyatnya akan ditinggal oleh negara yang pajaknya lebih ringan. Adanya bomb nuklir memberi incentive, bagi semua negara di dunia, untuk tidak perang.

Tidak ada negara anarcho capitalists di dunia. Yang paling mendekati adalah Somalia, dan tidak kaya juga.

Anarcho capitalist tidak berpartisipasi dalam politik. Menurut anarcho capitalis, berpartisipasi dalam politik itu seperti menjadi pendeta, atau bishop, atau ulama, lalu berusaha merubah agama dari dalam. Ya aneh kan?

Saya sendiri cukup apatis dengan politik sampai Ahok dan Jokowi ada.

Anarcho capitalist umumnya memilih untuk sedapat mungkin menjauhi segala bentuk campur tangan pemerintah. Kalau ada orang bisnis online atau anda mengenal orang yang membeli bitcoin di harga $1, orang itu kemungkinan anarcho capitalists.

Anarcho capitalists adalah ideology paling toleran di dunia dan ini termasuk terhadap ideology lain. Anda bisa menjadi komunis atau syariah di negara anarcho capitalist, selama anda tidak memaksa orang lain setuju.

Seorang anarcho capitalist tidak melihat komunisme, atau syariah, sebagai sesuatu yang "jelek". Mereka concern kalau orang yang tidak suka terpaksa mengikuti. Mereka juga concern kalau kebebasan berbicara dibatasi atau kalau orang yang tidak setuju dipenjara.

Seorang anarcho capitalist paling berpikir, yang penting saya tidak harus di provinsi yang sama.

Dalam anarcho capitalist, cara utama untuk memilih pemimpin adalah pindah ke negara lain Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Perbedaan utama antara anarcho capitalism dan demokrasi adalah dalam demokrasi anda hanya butuh 50% dari vote. Dalam anarcho capitalism anda butuh 100% dari vote untuk melarang pornography misalnya.

2. Libertarian Capitalism

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Ini bentuk yang moderate dari anarcho capitalism.

Seperti anarcho capitalists, libertarian capitalism percaya kalau di dunia ini hanya ada dua kejahatan. Pemaksaan dan Penipuan. Fungsi negara dalam libertarianism hanyalah dua. Satu melindungi masyarakat dari penipuan dan pemaksaan. Yang kedua adalah enforce kontrak.

Perbedaan utama antara libertarian capitalists dan anarcho capitalists adalah anarcho capitalists percaya kalau negara amat tidak effective dalam melakukan keduanya. Jadi negara tidak punya fungsi apapun dalam anarcho kapitalis. Libertarian berpikir kalau negara punya fungsi dan fungsinya ya dua hal tadi.

Kapan libertarianism lebih jalan dari anarcho capitalists? Hmmm... Pernahkah anda membeli barang? Apa yang anda lakukan kalau anda ditipu? Anda lapor polisi? Di Indo itu kayaknya tidak effective. Yang majoritas orang indo lakukan kalau ditipu adalah nyanyi di suara pembaca kaskus. Kalau anda melakukan yang kedua, anda adalah seorang anarcho capitalist.

Seorang anarcho capitalists "jijik" terhadap pemerintahnya. Libertarian berpendapat kalau pemerintah punya "role". Seberapa jauh orang menjadi anarcho capitalists dan bukan libertarian tergantung seberapa menjijikkan negaranya. Di negara yang tidak korup seperti Singapore, orang mungkin lebih libertarian. Di Indo orang mungkin lebih anarcho capitalists.

Tapi saya lihat di Indo kita sudah mulai membaik. Tidak tahu sampai kapan.

Apakah anda seorang libertarian? Cobalah ambil Nolan Quiz

https://www.nolanchart.com/survey-php

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Orang yang agamanya beda cenderung punya ideology yang berbeda. Seperti anda lihat, kristen protestan dan islam ada di pojok yang hampir berlawanan. Itu mengapa mereka tidak setuju dalam banyak hal.

https://religionnews.com/2014/08/27/...ons-one-graph/

3. Minarchism

Dalam libertarian capitalism negara hanya punya dua role. Enforce contract. Dan protect from evil. Minarchist berpendapat kalau negara juga harus membangun infrastrukture.

Inti dari minarchism adalah faktor negara kecil, sisanya diatur swasta. Makin kecil faktor negara, makin kita tidak usah khawatir kalau negaranya "ngaco". Asal kecil, ya sudah.

Minarchist hanyalah bentuk yang lebih moderate dari libertarianism.

Contoh negara yang "hampir" libertarian/minarchist adalah Singapore dan Hongkong. Di Singapore, negara amat berhasil melindungi orang. Anda tidak usah takut dirampok di Singapore.

Di Singapore, tidak ada minimum wage, ataupun hambatan perdagangan apapun. Coba anda bayangkan negara seperti Singapore, tetapi permen karet, pelacuran, pornography, legal. Nah itu negara libertarian/minarchist.

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

4. Georgism

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Pernah dengar kalimat, "Bumi air dan segala kekayaan didalamnya dikuasai negara dan digunakan untuk kepentingan rakyat?". Itu adalah inti dari Georgism. Georgism berasal dari ide George Hendry.

Georgism itu seperti minarchism. Tetapi di sini orang lebih susah miskin.

Mengapa? Karena tanah dipajaki, dan uangnya dibagi rata ke semua warga negara dewasa.

Kepemilikan tanah dalam georgianism itu bukan kepemilikan "full". Haknya lebih ke hak usufructuary. Itu berasal dari dua kata. Usage dan Fruit. Jadi "pemilik" tanah punya hak guna bangunan yang bisa terus diperpanjang. HGB itu punya seperti kepemilikan tanah. Orang bisa menggunakan tanah, menikmati kenaikan harga tanah, dan lain lain. Perbedaannya cukup tipis. Beda utama adalah pajak tanah lebih besar di Georgism dari pada di ideology lain. Beda lain adalah negara punya hak untuk menyita tanah selama memberi ganti rugi yang layak. Jadi ya betul betul tidak beda jauh dengan kepemilikan tanah yang sekarang.

Hanya tanah kosong yang dipajaki. Jadi anda bisa membangun kondominium di tanah anda dan PBB anda tetap konstant. Georgianism berpendapat kalau harga tanah itu adalah externalities dan hasil produktivitas dari masyarakat. Masyarakat yang hidup damai berdampingan akan punya harga tanah lebih tinggi. Jadi wajar kalau negara yang sudah membangun infrastrukture menagih pajak lebih besar dari pemilik tanah.

Sebetulnya semua negara bisa beralih ke georgianism dengan mudah. Tambahkan saja pajak tanah. Dan effect economynya, for all practical purpose, adalah ekonomi kita jadi georgian.

Di negara kita ada yang complain 74% tanah dimiliki orang tertentu. Solusinya sederhana. Pajaki saja tanah 1-2% per tahun dari harga tanah. Dan kita tidak usah lagi khawatir tentang masalah itu.

Dalam georgism pajak penghasilan hilang. Jadi semua warga mendapat uang saku sekian. Itu memberi warga incentive untuk memilih gubernur dan presiden yang effective dan efficient. Beberapa negara arab mempraktekkan ini.

Tidak seperti welfare, tidak ada welfare trap. Jadi orang malas punya uang untuk makan dan cukup modal untuk berusaha sendiri. Tetapi kalau dia mau lebih dia tetap harus bekerja keras. Dalam system welfare, anda tidak mendapatkan uang sewaktu anda kaya. Dalam system bantuan langsung SBY, misalnya, anda tidak mendapat uang kalau anda kaya.

Artinya ada suatu range dimana bekerja lebih keras justru menghasilkan pendapatan yang lebih kecil.

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Dalam georgism, anda tetap kaya. Dan karena pajak pendapatan 0 atau hilang, marginal untaxed dollar anda tetap tinggi.

Pajak penghasilan diganti pajak tanah itu.

Beberapa extensi dari georgianism juga memperhitungkan externalities. Kalau anda membuat pabrik yang banyak asapnya, anda didenda. Kalau anda membuat taman yang jadi tourist attraction, anda mendapat subsidi. Tetapi ini sudah agak complex.

Oh ya minyak dan lain lain juga dibayar ke negara. Keuntugan dari minyak, sesudah dipergunakan untuk membangun infrastrukture, di berikan ke rakyat sebagai dividend.

Georgism beda dari komunis.

Selain pajak tanah itu, georgian tidak melarang orang untuk bisnis apapun. Anda bebas mengeruk keuntungan sebanyak banyaknya dari bisnis anda tanpa membayar pajak lagi. Tetapi kalau anda tinggal di Sudirman dan anda menjual warteg, kemungkinan besar anda tidak akan mampu membayar pajak tanah di sono. Ya anda harus minggir ke daerah lain yang harga tanah dan pajak tanahnya lebih murah.

Anda bisa membayangkan komunisme itu negara dengan pajak penghasilan 100%. Di semua contoh kapitalisme yang saya sebutkan so far, pajak penghasilan seharusnya rendah sekali atau 0%.

Jadi georgism tidak mempersoalkan redistribusi kekayaan itu seharusnya besar atau kecil. Georgism berpendapat kalau tanah milik bersama, dan itu dibagi rata. Tetapi pekerja yang kerja keras tidak harus dipajaki lagi.

Georgism berasal dari economis George Hendry. Dia melihat bahwa banyak pekerja bekerja keras, tetapi waktu negara damai dan makmur, pekerja itu justru susah karena harga tanah naik.

Tidak seperti anarchist dan libertarian yang terobsesi dengan kebebasan individu, georgist terobsesi dengan distorsi pasar. Mereka ingin mengurangi distorsi pasar dan memaksimalkan kemakmuran.

Ongkos dari citizen dividend jauh lebih murah dari ongkos larangan import, perijinan yang rumit, dan lain lain. Jadi jangan malu minta cash ama pemerintah.

5. Demokrasi

Demokrasi seperti georgianism. Tetapi lebih flexible. Dalam georgianism, rakyat mendapat cash sebagai dividend. Kewajiban rakyat hanyalah memilih pemimpin yang cost effective seperti pemegang saham memilih CEO yang effective.

Tapi bagaimana kalau rakyat tidak mau cash? Misal rakyat lebih suka asuransi kesehatan dari pemerintah.

Misal banyak rakyat ingin melarang prostitusi.

Di semua mazbah kapitalisme, prostitusi legal. Paling mentok, di Georgianism, itu dipajaki karena negative externalities.

Dalam demokrasi rakyat tidak harus meminta sesuatu yang distorsi pasarnya minim. Rakyat bisa meminta apa saja.

Di hampir semua negara demokrasi polygamy illegal. Yap. Termasuk di Turkey yang majoritas penduduknya islam. Penyebabnya sederhana sekali. Majoritas cowo menggunakan hak pilihnya untuk memastikan cw memilih cowok yang masih single.

Kalau diukur dari penggunaan, demokrasi boleh dibilang lumayan sukses dalam arti tertentu meskipun punya banyak kelemahan.

Majoritas negara demokrasi umumnya lebih makmur dari negara yang tidak demokrasi.

Semua ideology lain, kapitalism, georgianism, anarcho capitalist, communism, bisa dicapai dalam demokrasi. Ya tinggal rakyat maunya apa? tetapi kadang kadang sebagian kecil rakyat punya kemampuan vote yang disproportionately besar. Di Amerika kaum liberal bisa belagak tersinggung kalau anda bilang orang gay itu tidak normal. Di Indo orang bisa belagak tersinggung kalau anda tidak setuju dengan pilihan anda.

Masalah lain dari demokrasi adalah majoritas masyarakat tidak "pintar" dalam memilih berbagai issue dan percaya orang yang salah. Contoh. Ada yang bilang korupsi itu oli pembangunan. Ya kalau saya bilang itu bohong nanti saya ditaro di makob.

Ini amat membatasi kebebasan berbicara dan membuat rakyat gampang diarahkan untuk memilih pilihan jelek.

Extremist jarang menang di negara demokrasi. Median vote theorem bilang kalau yang votenya "main" biasanya hanyalah swing voters, dan mereka selalu moderate. Itu kenapa setiap pemilu kita sering melihat pilihan "kembar".

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Ini tidak jelek. Demokrasi, seperti minarchism, paling tidak menjamin negara tidak terlalu jelek. Kalau kamu mau hidup yang lebih baik, ya kamu andalkan diri kamu sendiri dan bukan negara.

Dalam demokrasi, anda sebetulnya tidak merubah negara anda waktu vote. Anda merubah negara anda dengan merubah persepsi swing voters. Post seperti ini adalah contoh.

Banyak orang menganggap demokrasi gagal karena beberapa demokrasi menjadi negara miskin. Ada baiknya kita take a step back dulu. Misal rakyat menggunakan votenya untuk memilih pemimpin beragama. Lalu kemudian pemimpin agama di negara itu disogok dan kemudian kita jadi negara miskin yang sebetulnya dikuasai cukong. Apakah demokrasi gagal?

Well, demokrasi tidak memilih pemimpin yang terbaik. Demokrasi memilih pemimpin yang "pantas" untuk rakyat. Kalau rakyat tidak bisa melihat kalau hasil akan jauh berbeda dari janji ya itu nasib rakyat. Biasanya sebelum itu terjadi, ada politkus berpengalaman yang bisa melihat itu dan mencoba memberi tahu rakyat kalau mereka dibohongi. Kalau politikus seperti itu dipenjara, kita tidak demokrasi lagi.emoticon-Takut

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia


6. Cronysm

Cronysm adalah de facto ideology dari hampir semua negara di dunia. Cronysm adalah pemerintah, dari, oleh, dan untuk lobbyist/koruptor. Dalam crony capitalists, pemerintah bisa buat apa saja. Pengusaha me lobby, atau menyogok pejabat. Lalu dua duanya bagi hasil.

Masyarakat bisa vote. Korupsi merugikan masyarakat. Kok ada negara demokrasi bisa korup? Ternyata ada banyak cara untuk membuat masyarakat memilih pemimpin yang korup.

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Agama salah satunya. Cara lain adalah pembatasan kebebasan berbicara. Misal dengan memenjarakan orang yang kritis terhadap agama dan pemerintahan. Sebagian kecil orang juga bisa belagak tersinggung kepada opini yang beda dengan opini dia.

Cara lain adalah dengan membatasi pilihan. Di Iran, misalnya, hanya orang orang tertentu yang bisa dipilih jadi presiden. Jaman Suharto, hanya partai yang pro Suharto yang bisa dipilih di pemilu.

Semua cara ini membuat rakyat susah mendapat info akurat waktu memilih.

Tetapi kita tidak boleh bilang cara cara ini bohong. Karena nanti ada yang belagak tersinggung dan ribut lalu kita ditaro di makob.

Contoh, banyak orang mengeluhkan kesenjangan sosial. Mereka berpendapat kalau pejabat punya kekuasaan lebih besar, pejabat akan berpihak pada mereka dengan memeras yang kaya dan memberi uang ke yang miskin. Itu theory.

Yang lebih sering terjadi adalah pejabat butuh dana cukong buat kampanye. Dan tentu saja, siapapun yang berkuasa, si cukong lah yang betul betul mengatur dibelakang. Makin pejabat pejabat punya kekuasaan dan hak prerogative untuk melakukan hal tertentu, makin kaya cukong cukong, dan makin miskin rakyat.

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Crony capitalism adalah wajah capitalism yang orang kenal di berbagai negara. Majoritas rakyat tidak pernah tahu kalau kapitalisme yang sebenarnya sebetulnya amat menguntungkan pekerja, konsumen, dan rakyat kecil. Coba anda lihat uber. Dengan adanya uber, kita bisa kemana mana dengan murah.

Lihat internet. Makin lama harga internet dan komputer makin murah.

Tetapi orang mengasosiasikan kapitalis dengan cukong yang menyogok pejabat supaya diberi edge. Padahal di negara kapitalis yang lebih murni susah sekali menyogok pejabat.

http://www.tipskey.com/article/crony...is-oxymoronic/

Mengenal Berbagai Ideology Kapitalis di Dunia

Di negara yang tidak kapitalis, seorang gubernur bisa mempersulit perijinan pendirian restoran dengan maksud mempersulit persaingan harga dari makanan. Nanti yang perlu ijin menyogok gubernur. Di negara kapitalis, semua restoran bisa berdiri asal memenuhi syarat restoran yang cukup rendah.

Crony Capitalism adalah de facto ideology dari banyak negara. Ideology di depannya bisa apa saja. Bisa komunisme, bisa syariah. Umumnya hasil yang dicapai akan jauh berbeda dari apa yang dijanjikan. Banyak orang berpendapat ini semacam kebohongan. Betul atau tidak ya anda simpulkan sendiri. Pssssssssssttttttttt.......

7. Anarcho Capitalism 2.0

Okay, kita pernah bilang kalau anarcho capitalism itu kapitalis yang paling murni. Sebetulnya yang menarik dari anarcho capitalism adalah para anarcho capitalist tidak menganggap kalau korupsi yang terjadi di crony capitalism itu "salah".

Keberadaan negara lah yang salah.

Negara hanyalah mafia yang terkuat.

Jadi kalau rakyat terlalu ingin pajak tinggi, terlalu tolol, terlalu tidak adil, terlalu rasis, terlalu anti mekanisme pasar, seorang anarcho capitalist tidak akan depresi bunuh diri. Libertarian dan minarchist mungkin stress. Anarcho capitalist tinggal pindah ke negara lain atau "beradaptasi"

Anarcho capitalis mendapatkan proteksi dari mekanisme pasar. Most of the time, perlindungan terbaik yang ada di "pasar" adalah perlindungan dari negara.

Negara itu preman yang terkuat.

Kalau negaranya tidak adil dan berusaha untuk melarang terlalu banyak hal, negaranya jadi lemah. Lalu? Lalu ya anarcho capitalis akan dengan senang hati membayar siapapun untuk proteksi mereka. Biasanya koruptor.

Itu mengapa di negara kita banyak pemilik club yang menjual wanita, minuman keras, dan lain lain tetap ada. Mereka tidak membayar pajak (seperti dalam georgianisme) ke rakyat. Mereka membayar polisi. Polisi pun juga korup. Untuk menjadi polisi, orang menyogok sekian puluh juta.

Cronysm adalah necessary evil yang terjadi kalau kita sudah terlalu tidak kapitalis.


Tolong betulkan kalau ada yang salah.
komen dulu baru bacaemoticon-Cool
emoticon-Matabelo
Kalau bisa dirapihin threadnya gan biar enak dibaca. Kasih mulustrasi gambarnya jugabiar ada imajinasi sedikit emoticon-Cool




Siapa saja, barcen yuk emoticon-Cendol Gan
Mungkin kita analisa politikus politikus di Indo dan kita lihat dimana.

1. Ahok. Menurut saya semua presiden harusnya jadi gubernur dulu. Karena jauh lebih gampang menilai kinerja seorang gubernur daripada kinerja seorang presiden. Jadi saya mulai dari dosqi yang paling gampang.

Ahok menaikkan NJOP. Jadi di sini ada georgism. Ahok juga memanage provinsi secara cost effective. Saya kira ini tidak mengagetkan. Orang Cina banyak yang pinter dagang dan dalam perdagangan tentu orang memanage bisnisnya secara cost effective. Infrastrukture terbangun baik. Kali bersih. Pungli hilang. Perijinan mudah. Sampai sini majoritas kapitalis akan setuju dengan perbuatan Ahok.

Berpuluh puluh tahun kita tinggal di Jakarta, belum pernah semua masalah itu beres apa lagi dengan waktu yang relative singkat.

Sisa anggaran jaman Ahok gede. Itu bagus. Masalahnya kemana sisa anggaran itu? Apakah pajak menjadi lebih rendah seperti yang diinginkan libertarian dan minarchist? Apakah rakyat mendapat dividend seperti yang diinginkan georgist? Sisa anggaran dikembalikan kepusat. Majoritas warga tidak bisa merasakan manfaat hasil kerja Ahok.

Tanah tidak banjir? Rumah saya memang tidak kebanjiran. KJP turun. Saya memang tidak terima KJP. Daging murah untuk orang miskin? Saya tidak miskin. Pengurangan pajak tidak ada. Meskipun saya masih prefer Ahok dari Anies, saya tidak setuju dengan cara pengendalian silpa seperti ini.

Seorang pemilik toko tidak saja harus menjual barang yang bagus tetapi dia juga harus bisa menunjukkan barangnya memang lebih bagus. Ahok efficient. Bagian yang susah dari pemerintahan, menghilangkan korupsi, sudah dia lakukan dengan baik. Tetapi kalau rakyat tidak bisa menilai itu dengan jelas, hasilnya jauh dari optimal.

Akhirnya Ahok kalah pemilu. Banyak orang berpikir ini karena agama. Tapi ada satu faktor yang cukup wajar. APBD DKI dikirim ke daerah lain karena sisa anggaran tidak habis. Ya tentu saja tidak menguntungkan masyarakat DKI.

Harga tanah di jaman Ahok justru turun karena APBD yang macet.

Kalau Ahok mengurangi pajak atau memberi citizen dividend mungkin di provinsi dimana agama dia bukan masalah, saya yakin hasilnya akan amat jauh luar biasa. Sesudah itu, kalau terbukti dengan biaya jauh lebih kecil infrastrukture terbangun dengan baik, saya yakin, dengan sendirinya daerah daerah lain akan meniru.

PK Ahok ditolak. Tuhan kayaknya belum mengijinkan dia buat langsung nyapres. Ya sudah. Menjadi gubernur lagi di daerah kristen atau sekuler akan membantu dia membangun reputasi.

2. Anies. Saya tidak tahu banyak tentang gubernur ini. Barusan dia jadi gubernur ada banjir dimana mana. KJP tidak turun. Daging murah tidak turun. Dia bagi bagi duit ke ormas. Kalau menurut saya, sama seperti majoritas pejabat Indonesia, Anies menganut cronysm.

Saya tidak melihat perijinan dipermudah. Yang ada anggaran belanja lebih "terserap". Uangnya mungkin jatuh ke tangan koruptor atau lobbyist. Ini lebih berbahaya dari pada uang jatuh ke daerah lain.

Tapi ini baru 1 tahun.

3. Joko Widodo. Setiap calon presiden seharusnya pernah jadi gubernur dulu. Jokowi mempermudah perijinan baik sebagai gubernur dan sebagai presiden. Saya yakin libertarian dan minarchist setuju dengan ini.

Waktu Jokowi jadi gubernur, efficiency Jokowi sama saja dengan Ahok. Ini terlihat jelas. Suatu nilai plus.

Jokowi membangun banyak infrastrukture. Itu pengeluaran yang amat besar. Di sini saya bukannya tidak setuju. Tetapi seperti kita tahu, infrastrukture itu manfaatnya nanti jauh di masa depan. Tidak seperti pengurangan pajak atau citizen dividend, susah mengukur manfaat infrastrukture. Satu cara untuk mengukur adalah kenaikan harga tanah. Itu datanya saya tidak punya.

Apabila pajak penghasilan diganti jadi pajak tanah seperti ide georgist saya akan amat setuju. Jadi kita bisa sama sama hitung return of investasinya.

Jokowi mengurangi pajak UMKM menjadi setengah persen. Ini luar biasa. Saya harap beliau juga menurunkan pajak bisnis online dan bitcoin. Soalnya orang yang berbisnis tersebut tidak memanfaatkan infrastrukture negara. Negara seperti Singapore, misalnya, hanya memajaki penghasilan yang dibuat di Singapore. Saya harap pajak penghasilan juga turun.

Kalau turis yang tinggal di Indo tau tau harus bayar pajak penghasilan karena menerima dividend dari perusahaannya waktu dia di indo, saya khawatir semua digital nomad akan pindah ke luar negeri.

Menurut Jokowi tidak ada tempat untuk intoleransi di negara ini. Menurut saya, mending kita kasih tempat saja Pak, di Aceh gitu. Banyak orang bilang kalau korupsi ok asal seiman. Saya jujur tidak terlalu ingin tinggal di satu provinsi dengan orang yang berpendapat demikian. Kalau tidak ada tempat buat mereka, takutnya mereka jadi deket deket saya.

Biar saja mereka bangun daerah mereka sendiri dengan cara aneh mereka sendiri, kita lihat saja hasilnya gimana.

4. Prabowo

Saya betul betul tidak tahu orang ini bisa masuk yang mana. Prabowo tidak pernah jadi gubernur atau walikota. Tau tau dia mau jadi presiden. Hmmm

Wowo pernah mempromosikan Ahok. Untuk ini saya suka dia. Wowo juga membela dokter Terawan. Saya betul betul ingin melihat beliau memanage suatu provinsi dan saya mau lihat hasilnya bagaimana. Untuk presiden, ya itu, saya belum lihat hasil yang cukup.

Menurut saya amat berbahaya kalau kita memilih orang yang hasilnya nggak jelas. Nanti dia bisa menjanjikan hal yang luar biasa aneh, seperti menggeser dan tidak mengusur.

Dari banyak ucapan pendukung Prabowo saya merasa kalau base orang ini adalah Cronysm.

Banyak dari mereka memprotes import garam Jokowi. Lho. Majoritas dari mereka bahkan bukan petani. Lagi pula, bagaimana kita mau negara lain menerima export jagung dan indomie kita kalau kita tidak mengimport dari mereka.

Banyak pendukung Prabowo rasis. Mereka ingin pemerintah mengurusi masalah ras. Kesenjangan sosial masih masuk akal? Ras? Agama? Hello?

Banyak pendukung Prabowo anti kebebasan berbicara dan ingin orang dipenjara karena ucapannya. Lalu mereka gampang tersinggung atau belagak tersinggung. Saya kira susah bekerja sama dengan orang seperti ini.

Prabowo sendiri pernah berterima kasih ke FPI. Padahal, apa jasa FPI bagi berekonomian? Yang ada mereka demo berjilid jilid menghabiskan banyak uang negara untuk mengamankan demo.

Jokowi jauh dari sempurna. Banyak kaum libertarian tentunya prefer calon yang lebih sekular, kapitalis, dan liberal lagi. Tapi mending Pak Dhe dari Wowo.

Mungkin saya agak bias. Ada yang mau menambahkan mengurangi?
Religion kapitalis, ada kagak???
emoticon-Toast
berat nih emoticon-Traveller
puyeng sudah kebanyakan ideologi. i am going back to Yurism emoticon-Traveller
Quote:


Menarik. Ada yang bilang semua agama tadinya kapitalis. Socialisme kan "baru"

Lagi pula kapitalisme itu amat natural, second only to anarchy. Jadi nggak heran kalau majoritas agama yang dibuat jaman dulu amat kapitalis. Bedanya adalah majoritas agama di jaman dulu juga memperbolehkan perang boleh dibilang atas alasan apapun.
KAPITALIS itu intinya yang KAPITAL YANG MENGUASAI.

Jadi semua dimonopoli oleh pemodal yg paling besar.

Kalau cuma usaha receh, jangan mimpi bisa maju di negara yg menerapkan ideologi seperti itu.

emoticon-Wakaka

Quote:
Wah berat nih.... tar ane pikir-pikir dulu.
Quote:


Owww gitu...
emoticon-Toast
Trus, bedanya Sosialisme-kapitalis dan Kapitalisme-sosialis apa yah gan???
Quote:



Banyak orang berpendapat kalau kapitalisme hanya menguntungkan pemilik modal besar. Itu mungkin betul ratusan tahun lalu.

Dalam prakteknya, yang terjadi justru sebaliknya. Kapitalisme amat merugikan pemilik modal. Suku bunga uang makin malam makin kecil. Gaji pekerja makin lama makin banyak.

Waktu negara menganut kapitalisme, duit jadi kebanyakan.

Karena duit jadi kebanyakan suku bunga turun. Return yang diterima oleh pemilik modal pun turun. Itu mengapa suku bunga real di Amerika dan Jepang itu negative.

Orang yang punya traktor bisa membajak sawah jauh lebih banyak dari orang yang punya cangkul. Kalau suku bunga setengah persen misalnya, jauh lebih masuk akal untuk pinjam duit dari bank beli traktor lalu bajak sawah dari pada nyangkulin sawah. Pasar untuk penyewaan traktor pun banyak.

Hasilnya, produktivitas naik. Pendapatan pemilik modal turun, sisanya? Buat pekerja. Gaji pegawai naik.

Itu mengapa gaji pegawai naik terus di negara maju dan suku bunga turun. Paling tidak sampai 1980 an. Sesudah 1980an ada globalisasi dan automatisasi. Gaji pekerja terus naik. Tapi yang naik adalah pekerja dengan kemampuan special yang innovative. Bill Gates, Mark, Larry Page. Mereka buruh pengrajin start up.

Kapitalisme kemudian berubah dari ekonomy yang pro pemilik modal ratusan tahun lalu dimana modal sebetulnya tanah yang tidak dibuat, menjadi ekonomy pro pekerja innovative yang memang menemukan cara lebih efficient dalam melakukan sesuatu.
Ane taunya kontrasepsi preman sorry wahyudi gan emoticon-Leh Uga
aduh bahasanya berat bgt nih emoticon-Matabelo