KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Female / Sista /
[Love Letter 2] Dear Komodo
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a76a6101ee5df68138b4570/love-letter-2-dear-komodo

[Love Letter 2] Dear Komodo

[Love Letter 2] Dear Komodo


Dear Abang Komodo...

Sebelumnya aku minta maaf memanggil abang seperti itu karena aku sendiri belum terlalu mengenal abang. Akan lebih menyenangkan jika kita mengenal lebih lama dan lebih dalam; aku punya bayangan kita bisa bercerita ketika hujan turun sambil mendengar nyanyiannya dan memperhatikan air yang jatuh; itu hanya bayangan. Namun karena takdir telah tertulis demikian, barangkali hanya sejauh ini kita saling mengenal.
Dulu ketika pertama mengenal abang, aku benci sekali dengan sifat abang yang terlalu sok tahu. Sedangkan aku adalah perempuan pemurung dan tertutup.


Dear Abang...

Jatuh cinta bukan perkara mudah untukku terutama pada pria asing yang belum lama aku kenal namun aku merasa ada yang berbeda. Kita berdua sama-sama memiliki masa lalu yang tidak menyenangkan hingga masih menyisakan luka hingga detik ini juga. Barangkali alasan itu yang membuatku nyaman. Aku yang pernah ditinggalkan setelah bertahan dan abang yang memilih untuk melepaskan. Aku paham betapa berat melepaskan; aku ingin sekali mengatakan bahwa tidak mudah memutuskan hal itu; berharap luka abang dapat kuambil agar beban abang tidak seberat saat ini. Sedikit banyak aku pahami tentang luka yang abang simpan dan rindu yang menggebu. Tak ada yang salah dengan itu bang. Aku masih sering merasakannya.


Dear abang...

Ada banyak hal yang aku tanyakan dan katakan sebelum kata 'selamat tinggal' terakhir kita ucapkan. Aku tahu bahwa selama ini aku yang selalu mengatakan kata itu; percayalah itu tak mudah. Aku terlalu takut pada perasaanku dan semakin berharap untuk memiliki. Namun bukankah itu wajar ketika kita mencintai seseorang lalu ingin memilikinya? Maafkan aku, aku penakut. Setelah bertahan dan akhirnya ditinggalkan, aku tak merasa cukup percaya diri untuk bertahan sebab aku terlalu memahami kekuranganku dibanding kekuatanku.


Dear abang...

Aku hanya ingin melihat dan merasakan kebahagiaan orang-orang yang aku cintai, termasuk abang di dalamnya. Namun kita hanya tokoh figuran yang saling mengunjungi kisah satu sama lain lalu akhirnya pergi. Tragis yaa... Aku ingin abang bahagia, tidak perduli dimana dan dengan siapa. Karena abang sudah masuk ke ruang orang-orang yang aku sertakan dalam doaku.


Dear abang...

Sebelum aku tak memiliki kesempatan untuk mengatakan yang kurasa selama ini, maka aku katakan lewat surat ini bahwa aku suka abang; bahkan lebih. Tidak masalah apa yang abang rasakan padaku, aku tak berharap mendapat balasan. Aku suka abang, jangan tanya kenapa, sampai sekarang aku tak paham. Aku suka ketika kita berdebat, ketika kita tertawa bersama, ketika kita menyembunyikan perasaan masing-masing, ketika kita sama-sama terdiam, ketika abang berkata kasar (aku tiru sedikit untuk menakuti temanku), ketika abang bercerita banyak hal padaku, ketika aku mendengar suara abang... Aku suka semuanya. Maafkan aku, aku tidak bermaksud menyukai abang. Aku pikir tidak akan bisa menyukai orang lain lagi selain Reksa namun nyatanya tidak. Itu membuatku takut, cemas dan khawatir. Alangkah baiknya aku mundur sebelum sesuatu itu terjadi.


Dear abang...

Aku rasa suratku terlalu panjang dan membosankan. Yang terpenting abang bahagia dan damai, seandainya aku bisa berbagi kedamaian yang aku dapat, biar aku tukar dengan luka yang abang miliki. Bukannya aku sok kuat atau hebat, namun kita semua paham ketika benar-benar mencintai seseorang, hal yang ingin kita lakukan adalah memberikan kebahagiaan kita dengan menukar segala luka dan kesedihan. Namun Tuhan tidak memberiku kemampuan seperti itu, jadi aku tak bisa berbuat apa-apa selain sedikit doa untuk abang.


Dear abang...

Tahukah abang, beberapa puisi yang aku cipta adalah tentang abang. Aku tidak tahu kapan bisa berhenti dari perasaan ini; aku paham bahwa hanya sejauh ini perasaanku dan bahkan rindunya saja tidak bisa dipungkiri untukmu... Sekali lagi, aku suka abang. Aku tidak tahu akan seperti apa skenario ke depan. Tapi aku sudah menyiapkan hatiku terluka untuk kesekian kalinya.
Abang, semoga kedamaian dan kebahagiaan selalu menyertaimu.
Sampai jumpa



Salam Cinta
Anna

Pict by pinterest
profile-picture
profile-picture
aldysadi dan tata604 memberi reputasi
Diubah oleh bukudancoklat
Thread sudah digembok
kenapa komodo? emoticon-Matabelo padahal biawak lebih imut dan jinak
×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di