alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations
2.75 stars - based on 20 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a648c211ee5df8a148b457e/the-monster-of-florence-part-2--police-investigations

The Monster Of Florence (part 2) : Police Investigations

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations


previous thread..

The Monster of Florence (part 1) : The Victims

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Setelah pembunuhan terhadap Antonio Lo Bianco dan Barbara Locci terjadi, pihak kepolisian tentu saja langsung mengadakan penyelidikan.

Polisi mendapatkan informasi bahwa selain sudah menikah dengan Stefano Mele dan berhubungan dengan Antonio Lo Bianco, Barbara juga berhubungan dengan tiga orang laki-laki yang berasal dari keluarga yang sama. Yaitu Giovanni, Salvatore, dan Francesco Vinci.

Sama seperti Barbara, tiga bersaudara tersebut juga berasal dari Sardinia. Dan kemudian mereka pindah ke Tuscany dan tinggal serta menjadi pekerja biasa disekitar Florence. Selain itu mereka juga merupakan penjahat kecil-kecilan.

Polisi juga mendapatkan keterangan yang berbelit-belit dari anak Barbara yang bernama Natalino. Dia mengaku bahwa pada saat penembakan terjadi, dia melihat ayahnya dan seorang laki-laki yang diduga merupakan Salvatore Vinci berada ditempat kejadian.

Spoiler for Natalino Mele:


Namun kemudian pernyataan anak tersebut berubah, dia mengaku dia tidak melihat ayahnya sama sekali dan hanya melihat beberapa orang laki-laki yang belum pernah dia lihat sebelumnya.

Selain itu, Natalino mengatakan bahwa dia menuju ke sebuah rumah dengan cara digendong oleh orang asing dan dinyanyikan sebuah lagu yang justru dia sering dengar. Tapi kemudian ceritanya berubah, dia mengatakan bahwa dia pergi sendiri dengan berjalan kaki walopun saat itu sedang dalam keadaan gelap.

Spoiler for Stefano Mele:


Dari sini polisi menetapkan Stefano Mele sebagai tersangka dengan barang bukti sepasang sarung tangan yang ketika dites dengan menggunakan paraffin, sarung tangan tersebut secara positif pernah digunakan untuk menembakkan senjata sebelumnya.

Stefano sendiri mengakui bahwa dialah yang membunuh Barbara dan kekasihnya Antonio Lo Bianco. Namun kemudian dia menyangkal pengakuannya tersebut. Berikutnya dia mengaku bahwa tiga bersaudara Vinci juga terlibat. Tapi pada akhirnya dia mengakui bahwa dialah pelaku yang sebenarnya.

Stefano juga sempat beralibi bahwa pada saat Barbara dibunuh, dia sedang berbaring dirumah karena sakit. Namun polisi menganggap alibinya terlalu lemah. Selain itu, polisi juga menetapkan motif Stefano melakukan pembunuhan. Dia merasa sudah dikhianati karena Barbara berselingkuh dengan Antonio Lo Bianco.

Lalu bagaimana dengan senjata yang digunakan oleh Stefano untuk membunuh Barbara dan kekasihnya?

Stefano mengatakan bahwa dia meninggalkan senjata berjenis Beretta kaliber 22 ditempat kejadian. Namun polisi tidak pernah menemukannya dan bahkan menduga bahwa senjata tersebut sudah diambil orang lain sebelumnya.

Spoiler for Stefano Mele:


Pada akhirnya Stefano dihukum 14 tahun penjara. Hukumannya tersebut diperingan karena Stefano dianggap menderita infirmity of the mind dan mengalami disfungsi mental dan intelektual.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Kemudian pada kasus pembunuhan Pasquale Gentilcore dan Stefania Pettini, polisi menemukan beberapa fakta bahwa uang yang ada didalam dompet Pasquale sama sekali tidak dicuri. Pelaku hanya mengambil perhiasan yang saat itu dikenakan oleh Stefania.

Selain itu, tubuh Stefania juga "diperkosa" dengan batang atau ranting pohon. Hal ini menandakan bahwa pelaku mengalami impoten. Dia ingin memperkosa tubuh Stefania, tapi dia tidak bisa.

Walopun polisi mendapat beberapa petunjuk tersebut, tapi tetap saja pelaku sulit untuk ditemukan. Dan mereka menganggap bahwa pembunuhan tersebut adalah kasus pembunuhan pertama yang memang dilakukan oleh The Monster of Florence.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Sama seperti pembunuhan terhadap Pasquale Gentilcore dan Stefania Pettini, dompet milik Giovanni Faggi yang dibunuh bersama kekasihnya Carmella De Nuccio, juga sama sekali tidak disentuh pelaku. Pelaku justru sempat mengambil barang-barang milik Carmella dan sengaja mencecerkannya disekitar mobil tempat mereka dibunuh.

Polisi juga menemukan selongsong peluru Winchester dengan emboss huruf H dibelakangnya, yang berasal dari senjata yang sama yang digunakan pada pembunuhan sebelumnya, yaitu berjenis Beretta kaliber 22.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Dari sini, polisi yakin bahwa pembunuhan terhadap Pasquale Gentilcore dan Stefania Pettini yang terjadi pada tahun 1974, ada hubungannya dengan pembunuhan terhadap Giovanni Faggi dan Carmella De Nuccio yang terjadi pada bulan Juni 1981.

Pelaku juga diduga berperawakan kuat dan tegap, karena korban perempuan tidak diseret, melainkan diangkat, dikeluarkan dari mobil dan kemudian dibawa ketempat dimana korban perempuan tersebut ditemukan.

Penyelidikan yang dilakukan polisi mengarah pada para peeping Toms, onlookers, dan voyeurs yang sering bersembunyi disemak-semak memperhatikan dengan menggunakan teropong, para pasangan yang sedang berada ditempat tertentu.

Spoiler for Enzo Spalletti:


Seorang voyeurs yang bernama Enzo Spalletti, yang merupakan seorang suami dan seorang ayah, ditahan karena dia cenderung bungkam saat dia ditanya tentang apa yang dilakukannya ketika dia berada disemak-semak pada suatu malam. Dia juga menyangkal saat seorang saksi melihatnya memarkir mobilnya ditempat dimana pembunuhan terakhir terjadi.

Kemudian oleh polisi, dia dijadikan sebagai tersangka dan merupakan The Monster of Florence yang sebenarnya. Karena dia dianggap mengetahui tentang pembunuhan yang sudah terjadi sebelum berita tentang pembunuhan tersebut disiarkan diradio dan suratkabar.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Pada pembunuhan yang terjadi dibulan Oktober 1981 terhadap Stefano Baldi dan Susana Cambi, polisi masih menduga bahwa pelakunya adalah The Monster of Florence. Karena sama seperti dua pembunuhan sebelumnya, isi dompet korban perempuan dikeluarkan dan sengaja dicecerkan, namun tidak ada satupun yang dicuri pelaku.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Barang bukti berupa jejak sepatu berukuran 44 juga ditemukan disekitar tempat kejadian. Ini menandakan bahwa The Monster of Florence memang berperawakan besar.

Kemudian polisi dengan terpaksa harus membebaskan Enzo Spalletti setelah dituduh merupakan The Monster of Florence yang sebenarnya. Karena ternyata, saat Spalletti masih berada dalam tahanan, pembunuhan dengan modus operandi yang sama masih juga terjadi.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Berikutnya pada pembunuhan yang terjadi terhadap Paolo Mainardi dan Antonella Migliorini pada tahun 1982, polisi berpendapat bahwa pada pembunuhan kali ini pelaku tidak mempunyai banyak waktu dalam menjalankan aksinya. Korban laki-laki bahkan sempat kabur dan dibawa ke rumahsakit walopun pada akhirnya dia meninggal beberapa jam kemudian.

Setelah pembunuhan tersebut terjadi, sebuah amplop sampai di kantor polisi Carabinieri. Amplop tersebut berisi kliping tentang artikel kasus pembunuhan yang terjadi pada tahun 1968 dimana sepasang kekasih ditembak hingga tewas didalam mobil yang diparkir di Lastra a Signa. Dan kasus pembunuhan tersebut mengantarkan Stefano Mele ke sel penjara.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

Dari dalam amplop tersebut juga ditemukan dua buah selongsong peluru yang karakteristiknya sama seperti selongsong peluru yang digunakan pada pembunuhan tahun 1974 dan tahun 1981.

Ini berarti ada pelaku lain selain Stefano Mele yang memang menjadi pelaku beberapa pembunuhan berikutnya dan menggunakan senjata yang sama. Secara saat dilakukan pencarian barang bukti pada pembunuhan Barbara Locci dan Antonio Lo Bianco, polisi tidak menemukan senjata yang digunakan untuk membunuh mereka.

Spoiler for Francesco Vinci:


Polisi kemudian mencurigai Francesco dan Salvatore Vinci sebagai tersangka. Namun setelah pembunuhan terakhir terjadi, mobil milik Francesco Vinci ditemukan disebelah selatan Tuscany dan berada tersembunyi dibalik semak-semak.

Francesco Vinci akhirnya ditahan dengan dugaan sebagai The Monster of Florence.

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

to be continued..

Sekian thread dari ane, dan terimakasih.

emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih

Sumber 1
Sumber 2


Diubah oleh marywiguna13
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 5
Quote:
Diubah oleh marywiguna13
Mbak ada link part 1? Promo trit disini boleh?
Nunggu lagi.....emoticon-Hammer
wadoech... masih landjoet... semakin bikin penasaran sadja ini... monster sebenarnja siapa ini...

emoticon-Bingung
Diubah oleh andhikul
waduh to be continue lagi emoticon-Turut Berdukaemoticon-Takut
akhirnya updet part 2,
ditunggu part selanjutny emoticon-2 Jempol
Diubah oleh pacukk
Wah bersambung lg ya..
Gak ada hubungan sm kasus teror yg dialami korban cewek ya ternyata
Jgn lama2 ya sis updatenya emoticon-Big Grin
to be continued again, ditunggu kelanjutan dari sista emoticon-Big Grin
reserved
Trit yg selalu ane tunggu" nih, berbobot dan seru untuk diikuti emoticon-Rate 5 Star

The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations
The Monster of Florence (part 2) : Police Investigations

thread idolaque
ternyata masih berlanjut yah mar thead nya emoticon-Leh Uga

semoga laris manis dah emoticon-Big Grin
wah semakin seru aja sis

jadi fransesco vinci yg jd tersangka utama ya emoticon-Big Grin
makin menarik,ditunggu kelanjutannya emoticon-2 Jempol
Sis, ayooo cepat part 3-nya..ane udah ga sabar nih.. emoticon-Ngakak
Wah pada nungguin part 3 nya ya
Nunggu episode ketiga nih
Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Part 3 diusahain secepatnya, soalnya masih di RS
Quote:


RS? gws ya
Thread"nya selalu seru.

emoticon-Cool
Halaman 1 dari 5
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di