CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a45d137d89b09013b8b4567/alasan-syariat-islam-pemkab-di-gorontalo-larang-perayaan-tahun-baru

Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru

Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru

Gorontalo - Pemerintah Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, resmi mengeluarkan Surat Edaran soal larangan perayaan tahun baru 2018 di Kabupaten Bone Bolango. Salah satu alasannya karena bertentangan dengan syariat Islam.

Kepala Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Bone Bolango, Rizal A Djunaidi, membenarkan soal larangan perayaan pergantian tahun di lingkungan pemerintah kabupaten.

Surat edaran, Nomor : 800/BKPPD/619/XII/2017 ditandatangi langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma.

"Surat tersebut ditujukan kepada para Kakanwil Kementerian/Non Kementerian, para Kepala OPD, para Kepala Bagian Sekretariat Daerah, para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, dan para pimpinan BUMN/BUMD/Perbankan di wilayah Kabupaten Bone Bolango," ucap Rizal, Jumat, (29/12/2017).

Surat larangan perayaan tahun baru 2018 tersebut dikeluarkan tertanggal 27 Desember 2017 yang ditandatangani langsung, Sekda Bone Bolango, Ishak Ntoma atas nama Bupati Bone Bolango. Suraat itu berbunyi:

Dalam rangka menyambut tahun baru 2018, mengharapkan kepada para Kakanwil Kementerian/Non Kementerian, para Kepala OPD, para Kabag Setda, para pimpinan perguruan tinggi negeri/swasta, dan para pimpinan BUMN/BUMD/Perbankan mengintruksikan/mengimbau seluruh pegawai/karyawan/mahasiswa untuk tidak merayakan kegiatan/aktivitas malam tahun baru yang bertentangan dengan syariat Islam.

Intinya, menurut Rizal tidak ada perayaan pergantian tahun di lingkungan pemda dengan pesta kembang api.

"Kita juga berharap masyarakat Bone Bolango untuk tidak melakukan pesta dengan hura hura saat pergantian tahun 2018. Baiknya masyarakat melakukan dzikir dan doa di masjid atau mushola di tempat tinggal masing-masing," ujar Rizal.

https://news.detik.com/berita/d-3789...aan-tahun-baru

Berarti nanti pas Tahun Baru tgl 1 Januari, semua Aparatur di Bone HARUS KERJA ya! gak boleh libur... harus masuk kantor!
Halaman 1 dari 2
gorontaloistan
leh uga
baguslah
liat di tv aja
Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru
Ini Pemkab Gorontalo belon pernah baca "Fatwa" Klaim dari Wakil Sekjen MUI... Kan Tahun Baru Masehi udah jadi Hak Milik...

Tahun Baru Imlek bakal nyusul kenak Klaim.... Lagi di cari Cocokmology nya....
Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun BaruAlasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru


KH Tengku Zulkarnain: Tertulis di Al Quran, Tahun Masehi Milik Umat Islam Bukan Nasrani


Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru




Jakarta, Muslimedianews ~ Banyak orang menganggap tahun Masehi itu tahun Kristen. Padahal kita menyebutkannya tahun SYAMSIYAH. Ajaibnya perhitungan tahun matahari tidak ada dituliskan di kitab INJIL. Tapi justru ada di Al Quran. Lihat surat Al Isra' ayat 12:


"Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas". (Quran Surat Al-Isra: 12)

Dan tiang Agama kita SHOLAT justru diperhitungkan pakai waktu MATAHARI.

Sungguh sebuah kesalahan pandang akibat pemikiran yang CETEK dan fanatik BUTA. Rugi besar umat Islam jika menyerahkan tahun Masehi alias Syamsiyah pada Kristen (Nasrani).

Musibah musibah.....

Tahun baru Masehi disebut tahun baru Syamsiyah ada ditulis Allah di Al Quran ayat 12. Kita sholat pakai waktu matahari. Alangkah ruginya kita jika kita serahkan tahun baru Masehi ke Kristen. Padahal di Injil tidak ada dituliskan tahun itu.

Maka mengisi ibadah di tahun awal tahun Syamsiah diperbolehkan bahkan dianjurkan untuk menyaingi majelis-majelis lalai di pergantian tahun.


http://www.muslimedianews.com/2015/1...lis-di-al.html







Wasekjen MUI: Tahun Masehi Milik Umat Islam
Penulis Imas Senopati - 07:3

22 Januari, 2017 3748


Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru


JAKARTA (SenayanPost.Com) – Banyak orang menganggap tahun Masehi itu tahun Kristen. Padahal kita menyebutkannya tahun Syamsiyah.

Demikian disampaikan KH Tengku Zulkarnain, Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengomentari banyaknya orang Islam yang menganggap Tahun Masehi sebagai tahun milik orang Nasrani.

“Ajaibnya perhitungan tahun matahari (syamsiyah) tidak ada dituliskan di kitab Injil Tapi justru ada di Al Quran. Lihat surat Al-Isra ayat 12,” kata KH Zulkarnain.

“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas”. (Quran Surat Al-Isra: 12)

Dan tiang Agama kita shalat, lanjut KH Zulkarnain, justru diperhitungkan pakai waktu matahari (Syamsiyah).

Menurut dia, sungguh sebuah kesalahan pandang akibat pemikiran yang cetek (dangkal) dan fanatik buta. . Rugi besar bagi umat Islam jika menyerahkan tahun Masehi alias Syamsiyah pada Kristen (Nasrani).

Tahun baru Masehi disebut tahun baru Syamsiyah ada ditulis Allah di Al Quran Surat Al-Isra ayat 12. Kita shalat pakai waktu matahari. Alangkah ruginya kita jika kita serahkan tahun baru Masehi ke Kristen. Padahal di Injil tidak ada dituliskan tahun itu.

Maka mengisi ibadah di awal tahun Syamsiah menurut KH Tengku Zulkarnain diperbolehkan bahkan dianjurkan untuk menyaingi majelis-majelis lalai di pergantian tahun. (IA)


https://www.senayanpost.com/wasekjen...ik-umat-islam/






Diubah oleh president.trump
ayo dong agama lain balas larang euforia agama islam ats dasar agama masing2 emoticon-Smilie
tahun masehi saja di klaim
emoticon-Leh Uga

Semakin diginiin. Bakal semakin banyak yang meninggalkan islam, hanya sekedar KTP doang emoticon-Leh Uga
kalo tidak bertentangan gpp emoticon-Peace
Mantap, ustad somad telah menginspirasi banyak muslim emoticon-thumbsup
Gorontalo ini masih NKRI atau sudah negara lain? Kok menetapkan Syariat Islam? Jangan2 Gorontalo kabupaten Aceh yang hilang apa bagaimana?

Kan ada warga/penduduk Gorontalo yang Non Muslim

Ane gak bisa bayangin kalo daerah2 seperti Bali,Manado,Papua,NTT memberlakukan hal yang sama apa gak kacau jadinya negeri ini?
Diubah oleh berlian.co.id
Quote:


banyak orang yg ane kenal dah gini emoticon-Leh Uga

ane juga lagi mikir2 nih emoticon-Traveller
Ga semua perayaan tahun baru jelek coba tanya pedagang trompet, kembang api dll emoticon-Embarrassment
Diubah oleh kosong56
mendingan lo bikin renungan kenapa Indonesia kagak maju2. kalah jauh dari Negara2 laen malah udah ada yg sampai ke Bulan, Mars dan bikin AI buat membantu Manusia.


emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)emoticon-Blue Guy Bata (L)
Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru
merayakan tahun baru pake duit masing2 kenapa ada pihak yg iri emoticon-Big Grin
kalo libur tanggal 1 itu ikut merayakan gak artinya ?
Larang perayaan tahun baru masehi tapi masih pake penanggalan masehi. Dasar kaum goa goblog wakakaka
Quote:


Tapi pangeran Fahad bin Faisal Al Saud sekarang malah lagi di Bali merayakan tahun baru dengan berpesta:

Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru

emoticon-Bingung
Alasan Syariat Islam, Pemkab di Gorontalo Larang Perayaan Tahun Baru
syariat syaitan
Diubah oleh siendutlagi
apa gk bosen tiap akhir taun, yg dibahas itu itu aja
Halaman 1 dari 2


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di