CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Biaya kunker dikritik Menkeu, Sandiaga sebut hanya meneruskan pemerintah sebelumnya
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a45c69bdac13edf3a8b4569/biaya-kunker-dikritik-menkeu-sandiaga-sebut-hanya-meneruskan-pemerintah-sebelumnya

Biaya kunker dikritik Menkeu, Sandiaga sebut hanya meneruskan pemerintah sebelumnya

Biaya kunker dikritik Menkeu, Sandiaga sebut hanya meneruskan pemerintah sebelumnya

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendapat kritikan pedas dari Menteri Keuangan Sri Mulyani soal dana perjalanan dinas atau kunjungan kerja Pemprov DKI yang dinilai lebih besar dibandingkan tingkat pusat.

Sri Mulyani menyebut satuan biaya uang harian perjalanan dinas di DKI Rp 1,5 juta per orang per hari di DKI. Sedangkan standar nasional itu hanya Rp 480 ribu per orang per hari.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, dana perjalanan dinas tersebut merupakan warisan dari pemerintah sebelumnya.

"Kebijakan (dana kunker) itu diambil karena kami adalah bagian dari pemerintahan sebelumnya. Jadi pemerintahan sebelumnya yang memutuskan, kami hanya meneruskan," kata Sandi di Thamrin City, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

Sandiaga tidak ingin menyalahkan pemerintah sebelumnya. Sebab menurutnya, pasti ada alasan kenapa dana perjalanan dinas DKI lebih tinggi dari pemerintah pusat.

Dia mengatakan, akan melakukan diskusi internal terkait hal tersebut agar tak ada spekulasi dan tudingan-tudingan lain yang bermunculan.

"Itu pasti ada alasannya kenapa kita tiga kali lebih tinggi. Tapi untuk tidak menimbulkan spekulasi, menimbulkan tuding menuding lebih baik kita diskusi internal dulu," katanya.

Dia tetap ingin mengucapkan rasa terima kasihnya atas kritikan dari Menteri Keuangan ini dan dia memastikan setiap uang yang keluar dari uang rakyat seefisien mungkin dan tepat sasaran.

"Tugas kami di Pemprov DKI untuk memastikan setiap mata anggaran itu tentunya memiliki efektivitas yang tepat dan juga memiliki dampak yang akan memastikan kinerja kita lebih baik lagi ke depannya," kata dia.

https://www.merdeka.com/jakarta/biay...ebelumnya.html

sering sering plesiran (dibaca: kunker) ke luar negeri nih Pemprov
Minta ga disolatin bangke SMI ini
gamau ambil rame emoticon-Big Grin
leh uga
alasan ga jelas
Biaya kunker dikritik Menkeu, Sandiaga sebut hanya meneruskan pemerintah sebelumnya Biaya kunker dikritik Menkeu, Sandiaga sebut hanya meneruskan pemerintah sebelumnya
misal,biaya perjalanan dinas nya Rp 0.
Jakarta masih macet,ga ya?
:banggapakebatik
Mumpung ybs dipenjara kambinghitamin lahh semuanyaa emoticon-Ngakak
Reklamasi juga meneruskan pemerintahan sebelumnya.
Gusur2an juga meneruskan pemerintahan sebelumnya.
emoticon-Leh Uga


Quote:

Sudah pernah baca sk sm pergubnya belum?
HAHAHA SUDAH DIMUALI ERA MAHOX TAHUN 2016. KOK BARU SEKARANG SMI NGEH YA... LALU KEMARIN KEMANA AJA
nasbung tukang plintir emoticon-Big Grin
Gue bilang juga ape, mata anggaran ini sejak era ahok. Eh postingan gue dihapus sama moderator chinese ahoker. Moderator goblok kacamata kuda
Generasi cepirit emas siap ngeles bersama wahgabener demi kebenara HQQ kitak2 emoticon-Ultah
Sandi ini memang bodoh emoticon-Ngakak mirip pendukungnya
yang menguntungkan memang harus diterusin emoticon-Bola
Duo pemalas ini apa2 yg gak betul bukannya dikoreksi eh selalu nyari kambinghitam yg sebelumnya.
Quote:


jelas kerna dia takut dikatain taik oleh hoktod!!! emoticon-Marah
ternyata bener ya panastaik itu kaum gagal move on dan tidak bisa menerima kenyataan
piye sih mul mul
hmm yang kemarin dikritik gak
Diubah oleh pabloo
Quote:


Padahal Nastak bloon apa2 pun masalahnya jaman now, ttp nyalahin jaman sby, wkwk
lucu nih. biaya kunker mahal udah dari 2016 (1.5 juta), ditambah lagi ma erot nambahin di 2017 (jadi 5 juta). artinya udah dari 2016 biaya kunker mahal. kalo babik boleh biaya kunker mahal. bagian mereka dituduh maling. kalo mereka maling begitu juga si babik. emoticon-Wow emoticon-Wow emoticon-Wow


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di