alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Ted Bundy (part 5) : Life and Death
4.92 stars - based on 13 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3fc210902cfe1a2a8b456e/ted-bundy-part-5--life-and-death

Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Ted Bundy (part 5) : Life and Death




Ted Bundy terlahir dengan nama Theodore Robert Cowell pada tanggal 24 November 1946. Ibunya bernama Eleanor Louise Cowell, sedangkan identitas ayahnya tidak pernah diketahui.

Di akta kelahirannya sempat tercantum nama Lloyd Marshall, seorang pedagang dan veteran Angkatan Udara Amerika. Namun belakangan Louise mengaku bahwa dia pernah dirayu oleh seorang pelaut yang kemungkinan bernama Jack Worthington. Tapi berdasarkan penyelidikan yang dilakukan beberapa tahun kemudian, tidak ada perwira di Angkatan Laut Amerika dengan nama tersebut.

Beberapa anggota keluarga lainnya sempat menduga bahwa Louise pernah dilecehkan secara seksual oleh ayahnya sendiri, Samuel Cowell. Tapi tetap, tidak ada bukti yang membenarkan hal tersebut.

Spoiler for Bundy saat masih kecil:


Hingga umur 3 tahun, Bundy diasuh oleh kakek neneknya, Samuel dan Eleanor Cowell. Dia dianggap sebagai anak mereka sendiri demi menghindari pemberitaan buruk tentang ibunya yang hamil diluar pernikahan. Jadi Bundy menganggap Louise adalah kakak perempuannya.

Pada sebuah wawancara yang dilakukan pada tahun 1987, Bundy menggambarkan kakeknya sebagai orang yang fanatik terhadap kulit hitam, orang Italia, Katolik, dan Yahudi. Kakeknya juga sering memukul istrinya sendiri, memukul anjingnya, bahkan melemparkan kucing tetangga hanya dengan memegang ekornya saja. Julia, yang merupakan adik dari Louise, juga sempat diseret dan didorong hingga terguling ditangga rumah, hanya karena dia ketiduran.

Sedangkan neneknya, Bundy menggambarkannya sebagai seseorang yang penurut, yang takut untuk meninggalkan rumah, dan berkali-kali menjalani terapi untuk mengatasi depresi.

Pada masa itu, Bundy sudah memunculkan perilakunya yang kurang baik dengan menyusun pisau-pisau dapur mengeliling tubuh Julia ketika dia sedang tidur. Dan ketika dia terbangun, Bundy hanya berdiri sambil tersenyum.

Spoiler for Eleanor Louise Cowell, Ibu Bundy:


Tahun 1950, Louise membawa Bundy menuju Tacoma, Washington, untuk tinggal bersama sepupunya yang merupakan profesor dibidang musik. Setahun kemudian, Louise menikah dengan seorang koki di rumah sakit yang bernama Johnny Culpepper Bundy. Dan dari sinilah Bundy mendapatkan namanya.

Spoiler for Bundy dan ayah tirinya:


Pada umur 15 tahun, Bundy sempat menjadi loper koran dipagi hari sebelum dia berangkat ke sekolahnya di Woodrow Wilson High School. Dan selama itu, dia pernah ditangkap polisi setidaknya dua kali atas dugaan pencurian.


Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Spoiler for Bundy setelah lulus SMU:


Setelah lulus SMU, Bundy melanjutkan kuliah di University of Puget Sound. Setahun kemudian dia pindah ke University of Washington dan bertemu dengan Stephanie Brooks pada tahun 1967.

Pada awal tahun 1968, Bundy keluar dari kuliah dan bergabung sebagai sukarelawan di kantor kampanye kepresidenan Nelson Rockefeller di Seattle.

Tidak lama dari situ, Brooks memutuskan Bundy karena Bundy dianggap sebagai seseorang yang tidak dewasa dan tanpa ambisi. Penolakan Brooks tersebut membuat Bundy hancur. Oleh karena itu, Bundy bepergian ke Colorado, menemui keluarganya di Arkansas dan Philadelphia, serta sempat menghadiri perkuliahan di Temple University selama satu semester.

Pada musim gugur tahun 1969, Bundy bertemu dan berhubungan dengan Elizabeth Kloepfer. Seorang sekretaris di University of Washington School of Medicine dan juga seorang divorcée dari Utah.

Pertengahan tahun 1970, Bundy kembali menghadiri perkuliahan di University of Washington, dengan mengambil jurusan psikologi. Dan menjadi mahasiswa kehormatan yang dipandang baik oleh profesornya.

Setahun kemudian, Bundy bekerja di Seattle's Suicide Hotline Crisis Center dan bertemu dengan Ann Rule. Rule merupakan mantan petugas polisi yang kemudian menjadi penulis buku biografi Bundy yang berjudul, The Stranger Beside Me.

Ted Bundy (part 5) : Life and Death


Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Setelah lulus dari University of Washingtonpada tahun 1972, Bundy bergabung dengan tim kampanye pemilihan Gubernur Daniel J. Evans. Dan setelah Evans memenangkan pemilihan, Bundy direkrut sebagai asisten Ross Davis, kepala Partai Republik di Negara Bagian Washington.

Dan setahun kemudian, Bundy diterima di sekolah hukum University of Puget Sound dan University of Utah, dengan berbekal rekomendasi dari Evans, Davis, dan beberapa profesor psikologi University of Washington.

Selama melakukan perjalanan bisnis Partai Republiknya ke California pada musim panas tahun 1973, Bundy sempat menyatukan kembali hubungannya dengan Brooks. Menurut Brooks, dia terkesan dengan perubahan Bundy yang menjadi lebih serius, dan berdedikasi terhadap karir politiknya. Namun saat itu, Bundy juga masih berhubungan dengan Kloepfer.

Pada musim gugur tahun 1973, Bundy menjadi mahasiswa University of Puget Sound dan tetap berhubungan dengan Brooks yang sempat beberapa kali mendatangi Bundy di Seattle untuk tinggal bersamanya. Mereka juga merencanakan pernikahan, dan bahkan Brooks sempat mengenalkan Bundy pada Davis sebagai tunangannya.

Bulan Januari 1974, Bundy memutuskan segala bentuk komunikasi dengan Brooks. Dan ketika Brooks berkesempatan untuk meminta penjelasan mengapa Bundy memutuskan hubungan dengannya, Bundy hanya menjawab bahwa dia tidak tau apa yang sedang Brooks bicarakan dan lalu Bundy menutup teleponnya.

Dalam sebuah wawancara, Bundy sempat mengatakan bahwa dia ingin membuktikan bahwa dia bisa menikahi Brooks. Namun Brooks justru menyimpulkan bahwa Bundy memang sengaja merencanakan untuk berhubungan kembali dengannya, lalu kemudian memutuskannya, sebagai bentuk pembalasan terhadap apa yang dia lakukan dulu terhadap Bundy pada tahun 1968.

Dimana pada saat itu, Bundy mulai bolos kuliah. Dan sejak bulan April, dia berhenti secara total. Disaat itu pula, para gadis di daerah Pasifik Barat Laut satu-persatu mulai menghilang.


Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Tidak ada data yang pasti kapan dan dimana Bundy mulai menculik dan membunuh para gadis itu. Karena dia menceritakan cerita yang berbeda pada setiap orang dan dia juga menolak untuk membocorkan secara detail tentang kejahatan yang dia lakukan pertama kali. Walopun dia mengakui secara detail kejahatan yang dia lakukan ditahun-tahun berikutnya.

Bundy sempat mengatakan pada Nelson bahwa dia hanya menculik korbannya pada tahun 1969, setidaknya sampai tahun 1971. Namun dia mengatakan hal yang berbeda pada seorang psikolog yang bernama Art Norman bahwa dia mulai membunuh dua orang perempuan pada tahun 1969 di Atlantic City ketika dia mengunjungi saudaranya di Philadelphia.

Sedangkan menurut detektif lain yang bernama Rule dan Keppel, mereka yakin bahwa Bundy mulai membunuh ketika dia masih berusia remaja. Dan bukti tidak langsung justru mengarah padanya, bahwa dia menculik dan membunuh Ann Marie Burr yang berumur 8 tahun, ketika Bundy berumur 14 tahun.

Spoiler for Ann Marie Burr:


Walopun seperti itu, yang pasti setiap kejahatan yang dilakukan, Bundy selalu memperhitungkan segalanya dengan baik agar tidak mudah teridentifikasi dan tertangkap selama bertahun-tahun. Dia juga sangat memperhatikan secara detail keadaan sekeliling ketika dia sedang mencari tempat untuk membunuh dan membuang korbannya.

Bahkan dia sangat terampil dalam meminimalisir bukti secara fisik sehingga sidik jarinya jarang ditemukan disetiap tempat kejahatan.

Pada awalnya, metode kejahatan yang dia lakukan adalah dengan memasuki tempat dimana korban berada pada malam hari. Kemudian mencekik dan memukul mereka dengan benda tumpul ketika mereka sedang tidur. Beberapa korban bahkan diserang secara seksual.

Kemudian metodenya berkembang dengan berpura-pura menjadi petugas polisi atau petugas pemadam kebakaran. Terkadang dia memakai gips dibagian tangan atau kakinya dan memakai tongkat penyangga. Lalu dia meminta pertolongan untuk membantunya membawakan barang menuju mobilnya.

Dari situ, korban dipukul hingga tewas dengan senjata yang biasanya berupa linggis yang sudah disediakan didalam mobilnya. Kemudian korban dibawa ke lokasi kedua yang dijadikan sebagai tempat pembuangan. Disana, baju yang dipakai oleh korban kemudian dilepaskan dan dibakar dengan tujuan untuk menghilangkan jejak dan barang bukti.

Semua korban yang dibunuh Bundy merupakan perempuan berumur antara 15-25 tahun, dan kebanyakan adalah mahasiswa. Selain itu, semua korban memiliki rambut panjang yang lurus dengan belahan ditengah, sama seperti model rambut yang dimiliki oleh Stephanie Brooks.

Rule berspekulasi bahwa hal yang memicu kemarahan Bundy yang berkepanjangan adalah Stephanie Brooks yang merupakan kekasihnya yang pertama yang pernah menolak dia. Sehingga Bundy menargetkan semua korbannya yang mempunyai kemiripan dengan Stephanie Brooks.


Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Pada tahun 1975, Bundy ditangkap. Dalam persidangan yang diselenggarakan pada awal tahun 1976, hakim menyatakan dia bersalah atas kasus penculikan terhadap Carol DaRonch dan dijatuhi hukuman penjara selama 15 tahun. Namun kemudian Bundy kabur dan tertangkap lagi setelah dia kembali melakukan kejahatannya di Negara Bagian Florida.

Setelah menjalani tiga kali persidangan, Bundy kembali dinyatakan bersalah atas kasus pembunuhan terhadap beberapa korbannya. Kali ini Bundy dijatuhi hukuman mati dengan cara duduk dikursi listrik. Dan eksekusinya dilakukan pada tanggal 24 Januari 1989, dipenjara Raiford, pada jam 7.16 pagi. Dan saat itu dia berumur 42 tahun.

Ted Bundy (part 5) : Life and Death

Berdasarkan keinginannya, mayat Bundy dikremasi di Gainesville, dan abunya ditaburkan di Cascade Range, Negara Bagian Washington.


Ted Bundy (part 5) : Life and Death

The end.

Sekian thread dari ane, dan terimakasih.

emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih emoticon-terimakasih

Sumber 1
Sumber 2

Diubah oleh marywiguna13
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok
Halaman 1 dari 3
Diubah oleh marywiguna13


jah.. ngeri sama ngilu nyimak ni kisah bundy

Quote:


Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Pembunuh yang kejam dan berdarah dingin emoticon-Takut
akhirnya muncul juga udah mayan lama nunggunya emoticon-Toast
Harus baca part 1 2 3 4 nya dulu nggak gan?

Ane baru baca ni
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 15
Bingung sih kalo liat karir kuliah dan politiknya bagus gitu emoticon-Embarrassment
Jika bener usia 14tahun udh mulai membunuh, itu berarti pengaruh dari keluarganya dong ya? emoticon-EEK!


Terima kasih sudah berbagi cerita sist :terimakasih
Quote:


Kan janjinya Sabtu atau minggu emoticon-Big Grin

Quote:


Iya dong

Quote:


Sedikitnya bisa jadi. Tapi pengaruh kuat ya ketika diputusin itu.

Makasih juga udah sering mampir, gan emoticon-terimakasih
Diubah oleh marywiguna13
Serem banget...
emoticon-Takut
Jadi motifnya cuma karena sakit hati sama cinta pertama nya emoticon-Hammer
Psikopat alay gagal move on emoticon-Nohope
Tapi emang kayaknya ada pengaruh juga dari kakeknya yang rada rada emoticon-Gila
welehhh..pembunuh darah dingin nih emoticon-Takut
Yah abg labil nih budy..
Gagal move on langsung ngamuk ngebantai org ..
diperkiraken memboenoeh pertama kali oemoer 14 tahoen emoticon-Gila

ckckc... soedah wadoeh dari awalnja ini ja dia emoticon-Cape d... (S)
Quote:


masih serem bini ente kalo lagi marah kali bre !
Quote:


Iya, jadi motifnya karena sakit hati abis diputusin, ditambah pengaruh dari kakeknya itu. emoticon-Big Grin
Gue dah cendolin buat jerih payah elu bikin tret bagus


Quote:

Si bundy wajib dinobatkan sebagai psikopat galau teralay nih emoticon-Nohope

Semoga HT ya bundynya yang ini emoticon-Ngakak (S)
Quote:


Makasih, gan.. ^^
Quote:


Hahaha, bener emoticon-Ngakak (S)

Aamiin, semoga ya.. emoticon-Big Grin
Halaman 1 dari 3
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di