alexa-tracking

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a3b1971d675d42d588b456e/nasib-kaum-merah-jambu-quotpink-trianglequot--benarkah-hitler-quotmengkebiriquot-mereka
Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?
Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?
Mereka bersimbol "Pink Triangle" di dadanya. Mereka adalah korban dari rezim "Suprema Lex Salus Populi", rezim fasis mengerikan ala Hitler.

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" di Kamp Konsentrasi Nazi: Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?


Hitler melakukan upaya sistematis untuk menghancurkan Sexology. Upaya itu beriringan dengan pemusnahan seluruh orang Yahudi di Jerman yang sangat dibenci Hitler. Upaya itu dilakukan secara simultan dengan berbagai macam taktik dan dalih irasional. Salah satu korban dari "propaganda dan penindasan" Nazi itu adalah Kaum Homoseks di Jerman.


Nasib mengenaskan menimpa mereka para Homoseks, apalagi yang kebetulan beragama Yahudi. Mereka akan ditangkap sebagai kriminal negara Jerman dan dijebloskan dalam kamp-kamp konsentrasi yang digawangi para tentara Nazi. Mereka dijuluki "kaum merah jambu" dengan simbol Pink Triangle (segitiga pink) yang tersemat di dadanya.

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?


Upaya razia para Homoseks "kaum merah jambu" itu mencapai puncaknya saat Jerman menjadi tuan rumah Olimpiade Berlin 1936. Hitler semakin ingin menunjukkan "taringnya" dalam memburu orang yang dianggap "kotor"itu. Tapi sebagai taktik diplomatik, hanya homoseks yang berasal dari Jerman saja yang ditangkap. Sedangkan para tamu asing, warga asing di Jerman tidak ikut ditangkap.


Tidak hanya kepada para homoseks. Propaganda Nazi juga mengancam para sexolog (ilmuwan yang mempelajari seksualitas). Banyak para sexolog, entah dia Yahudi maupun bukan ditangkap dan dipenjara di Kamp Nazi. Seluruh Ahli Sex diserang, buku-buku mereka dibakar. Karena Hitler benar-benar benci kepada mereka. Pada orang yang melakukan penelitian dan pengembangan ilmu seks, itu dianggapnya biadab.


Hitler menganggap "Seksualitas" masuk ke dalam disiplin ilmu normal karena kajian-kajian yang dilakukan para Yahudi Jerman dan Austria. Seks tidak lagi dianggap tabu dan masuk wilayah privat. Mereka, para ilmuwan yang terdiri dari Sexolog dan Psikoanalisis-lah yang menggemborkan Seksualitas, sehingga diterima masyarakat jadi "hal lumrah" yang patut dibicarakan dalam ruang publik.


Lantas, siapakah itu "Kaum Merah Muda"? Seperti telah dijelaskan di atas, merah adalah para homoseks yang ditangkap dan ditahan di Kamp-Kamp Konsentrasi Nazi. Mereka dipakaikan seragam. Dan tiap seragam para tahanan itu memiliki lambang khusus di dadanya, yaitu: segitiga warna merah muda (pink). Dalam bahasa Jerman, kaum ini disebut pula sebagai "ROSA WINKLE" .

Mereka yang Menerima Cinta Antara Laki-Laki dengan Laki-Laki, Maupun Perempuan dengan Perempuan Adalah Musuh "Ras Arya"


Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?


Ras Arya, dalam hal ini adalah "Rezim sosial-politik Hitler" memiliki anggapan bahwa kehidupan manusia adalah suatu seleksi alam dan mekanisme "perjuangan mempertahankan hidup". Hanya "yang kuat" lah yang akan menang. Dan "yang lemah" dengan sendirinya tumbang melalui "seleksi alam" itu, yang wujudnya bisa peperangan maupun kegagalan adaptasi (survive) di lingkungan yang keras.


Homoseksualitas dianggap Hitler sebagai sebuah wabah mengerikan yang bau "perdamaian menjijikan".

Merupakan kodrat manusia untuk selalu hidup dalam persaingan. Ia tidak bisa membayangkan bagaimana bila masyarakat ini berisi orang-orang yang saling merangkul. Namun rangkulan sesama jenis. Mereka tampak seperti saudara yang padahal perilaku seksnya tidak bermoral sama sekali. Maka dari itu, siapapun yang menjalankan praktek Homoseksualitas ini dianggap musuh "Ras Arya".


Suprema Lex Salus Populi! Membiarkan Kerusakan Moral Seks Terjadi Karena Ulah "Kaum Merah Muda", Sama Saja Menghancurkan Masa Depan Ras Arya karena Fungsi Reproduksi Menjadi Terhenti dan Kotor

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Hitler menerapkan prinsip "Suprema Lex Salus Populi", rezim fasisnya ini selalu berusaha untuk menjalankan agenda setting kebijakan yang ditujukan "untuk kepentingan bersama", bukannya kepentingan perseorangan.
Homoseksualitas adalah wujud dari kepentingan perseorangan. Ini bukanlah sebuah kebutuhan universal yang patut diberi ruang gerak oleh negara. Justru negara Jerman harus memberantasnya.


Sebab, Jerman adalah keturunan bangsa Arya. Di mana reproduksi manusia menjadi sangat penting untuk melanggengkan ras. Rezim Hitler sangat menghormati "Ibu Hamil dari kalangan sendiri", mereka didukung untuk memiliki anak sebanyak-banyaknya. Bayangkan bila perilaku "mencintai sesama jenis" ini didukung negara? Bisa-bisa Jerman mengalami masalah demografi angka pertumbuhan penduduk yang rendah. Karena perkimpoian tidak memberikan keturunan. Bagaimana akan memiliki anak, cewek dengan cewek, cowok dengan cowok?


Gambaran Singkat Mengenai Simbol-Simbol (Lambang) Pada Seragam Tahanan, "Kaum Merah Muda" dapat Simbol Paling Merenyuhkan

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Semua tahanan di Kamp Konsentrasi Nazi harus memiliki tanda khusus yang dijahitkan pada pakaian mereka. Tanda itu mayoritas adalah angka dan segitiga dengan warna tertentu di dada sebelah kiri, juga di bagian celana belahan kanan maupun kiri.

Warna merah untuk Tahanan Poltik[/COLOR)

[COLOR=green]Warna hijau untuk Kriminal


Warna violet untuk Saksi Jehovah

Warna hitam untuk Asusila/Penoda Ras

Warna merah jambu untuk Homoseks

Warna coklat untuk Gipsi

Kesemua warna di atas simbol dasarnya. Dan warna-warna itu biasanya ditampilkan secara bertumpukan/bareng dengan bentuk-bentuk segitiga maupun lingkaran tergantung fungsinya.
Misalnya untuk orang Yahudi yang kebetulan adalah penoda ras, maka akan memakai segitiga hitam.

Tapi dari kesemua itu, seluruh orang Yahudi yang ditahan di kamp, di mana mereka tidak menujukkan perilaku abnormal. Mereka akan tetap menggunakan simbol, yaitu: segitiga kuning yang terselip di antara berbagai macam warna. Dan adapula tahanan yang memiliki tugas kerjapaksa akan diberi lambang lingkaran koin dollar di bawah segitiga dan nomor tahanan. Untuk tahanan yang memiliki riwayat "kasus" atau "kejahatan" banyak, tentu simbolnya jadi seperti pelangi karena warna-warni sekali.


Sistem penandaan ini sebenarnya cukup membingungkan ahli sejarah. Rezim Hitler seolah sedang membangun Kamp Konsentrasi bagaikan sistem pertanian tidak waras (gila). Di mana sistem itu saking rumitnya, kadang-kadang sampai salah pasang, atau malah para tahanan sengaja mengubahnya.

Dari kesemua sistem penandaan, yang bermuatan seksualitas adalah untuk kaum homoseks dan asusila/penoda ras. Siapapun yang warna pink dan hitam, akan diperlakukan paling kejam dalam kamp. Mereka disebut sebagai DEKADEN, orang-orang yang mengalami kemerosotan moral luar biasa besar.

Para tahanan yang dijuluki "Kaum Merah Jambu" ini mayoritas adalah GAY (laki-laki cinta laki-laki). Mereka oleh para tentara Nazi ditertawakan dan dihina habis-habisan sebagai banci-banci, makanya diberi warna pink. Mereka bukanlah laki-laki, hanya bencong yang menjijikan dan menodai ras. Pantasnya mereka mati saja. Diterkam taring Hitler.


Kaum Merah Muda Dikebiri di Kamp Konsentrasi

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Saat musim gugur 1944, seorang dokter anggota SS-Strumnamm-fuhrer asal Denmark, yaitu: Dr. Vaernet datang meninjau lokasi kamp Konsentrasi Buchenwald. Dengan seijin Himmler (otoritas kamp), dia melakukan serangkaian eksperimen MENG-KEBIRI para tahanan homoseks. Dia benar-benar bernafsu memberantas Homoseksualitas melalui ilmu medisnya.

Para tahanan homo mendapatkan injeksi (suntikan) di perut bagian bawah. Mereka ditanami hormon sintetik hingga berubahlah orientasi seksual mereka menjadi semestinya. Sayangnya percobaan ini menuai kegagalan. Sekitar 17 orang meninggal dunia, dalam percobaan kebiri dan pengubahan orientasi seks ini.

Segala yang Berbau Seks Bebas Dimusnahkan Oleh Hitler, Termasuk Ilmu Seks (Sexual-Wissenschaft)

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Pemberantasan Homoseks seiring dengan pemberantasan Sexual-Wissenschaft atau ilmu seks di Jerman. Kelompok minoritas dan cendekiawan pengkaji seks itu dihancurkan habis-habisan oleh Hitler. Kecurigaan, tudingan, tekanan, diskriminasi, dan penindasan adalah makanan sehari-hari mereka.

Jerman dalam kepemimpinan Hitler selalu bergerak dalam siklus rasisme dan fasisme. Seks bebas adalah hal tabu bagi rezim. Perkimpoian silang antar ras adalah hal yang haram. Kemurian darah Ras Arya menjadi tujuan Hitler selama ini. Dia menghendaki masyarakat Jerman dengan sistem tertutup, sistem aryan yang murni dan "dianggapnya bermoral".





https://www.vebma.com/sejarah/kaum-m...zi-Hitler/853#



" I'm dumb, she's a lesbian

I thought I had found the one

We were good as married in my mind

But married in my mind's no good

Pink triangle on her sleeve

Let me know the truth

Let me know the truth


-pink triangle by =weezer=



emoticon-Kaskus Radio
Jaman dulu jerman dan eropa msh barbar primitif blum mengakui selera seksual yg berbeda. Skrg mrk menyesali kebodohan masa lalu.
Dasar hitler bigot kaum bumi datar penyembah paham teroris anti kebasukian
emoticon-Stick Out Tongue
Widih gimana nasip pastor-pastor siliters tuh?
untung eike hidupnya di era kekinian bo' emoticon-Cipok
Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?
kebiri...

katanya wowok di bgituin yak...?
hm... menarik emoticon-Ngacir
trus klo dikebiri ntar ahok bs bebas gitu?? emoticon-Mad







panasbung logic emoticon-Wow
Ada yang mau bela manusia2 sampah itu?

Mungkin nasbung pegiat HAM?
Bagus.... Hitler memang jenius.... Semoga nanti bisa muncul orang seperti dia disini.... emoticon-Cool
serem juga oom Fuhrer kalo dah ama kaum sodom-PELANGI... emoticon-Takut
Quote:Original Posted By taufikmuna69
Jaman dulu jerman dan eropa msh barbar primitif blum mengakui selera seksual yg berbeda. Skrg mrk menyesali kebodohan masa lalu.


Bukan ny mengakui lgbt adlh bentuk kebodohan bre?
Quote:Original Posted By pacarnya.veila
untung eike hidupnya di era kekinian bo' emoticon-Cipok
Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?

Nasib Kaum Merah Jambu "Pink Triangle" : Benarkah Hitler "MENGKEBIRI" Mereka?
salam buat doski
Mana nih bani hartoyo...
trit beginian bisa mancing mahok laknat , kaboooor emoticon-Ngacir
sepi amat emoticon-Leh Uga
Quote:Original Posted By 2periode
Bagus.... Hitler memang jenius.... Semoga nanti bisa muncul orang seperti dia disini.... emoticon-Cool


jaman barbar diikutin.
Quote:Original Posted By n4z1
Ada yang mau bela manusia2 sampah itu?

Mungkin nasbung pegiat HAM?


Yang waras berarti siapa ini? emoticon-Bingung ... secara logika ya bener juga sih der fuhrer gak toleran thd kaum menyimpang...toh terbukti juga penyebar HIV AIDS
Bener jg sih Hitler,golongan maho dan penyimpangan2 yg lain diberantas.Gimana mau jadi bangsa yg besar,apalagi menghadapi perang dunia waktu itu klo gk ada regenerasi secara normal.Lagian,para maho jg ntar jadi predator,musnahkan aja sekalian.
Quote:Original Posted By adhiantowahyu


Yang waras berarti siapa ini? emoticon-Bingung ... secara logika ya bener juga sih der fuhrer gak toleran thd kaum menyimpang...toh terbukti juga penyebar HIV AIDS


Ada bumi-langit.
Ada siang-malam.
Ada laki-perempuan.

Semesta ini selalu berpasangan dan itu adalah kodrat.

Diciptakan kont0l itu untuk dinikmati meki, kenapa jadi masuknya ke bol?

Kalau dibiarkan maka musnahlah ras manusia tanpa perlu bom nuklir.

Emang tokai bisa dibuahi sperma?

Cuma orang2 goblok yg bela LGBT dalam tanda kutip penyimpangan seksualnya gan.