- Beranda
- Komunitas
- Entertainment
- The Lounge
Kata pribumi itu semacam dog whistle. Suatu technique politik
TS
shouphello
Kata pribumi itu semacam dog whistle. Suatu technique politik
Kata pribumi itu dog whistle.
Dog whistle itu peluit yang anjing bisa dengar tapi manusia nggak.
Dalam politik itu kata kata yang artinya nggak jelas tiap orang dengar maksudnya beda. Kata kata seperti itu bisa menaikkan dukungan dari orang tertentu tapi tidak terlalu mengalienasi pendukung lain.
Ini semacam sophistry, atau kebohongan halus.
Contoh. Semite di german artinya yahudi. Semite sendiri termasuk banyak bangsa arab dan sebagian teman hitler. Anti semite artinya orang yang benci yahudi. Ini bukan sesuatu yang terlalu jelas kalau tidak tahu konsepnya. Onion.com misal bilang kalau arab kan semite juga (dengan bercanda), waktu german memarahi israel karena membomb palestina.
Family value di amerika itu "kode" untuk nilai agama (umumnya kristen) diterapkan dalam hukum. Misal melarang pramuriaan, melarang pornography, monogamy, larangan sex diluar nikah. Di indo status sex diluar nikah sama seperti di amrik. Legal, tapi banyak anjuran untuk tidak.
Amerika negara yang setengah sekuler seperti indo. Ya anda bisa saja menggunakan issue agama untuk laku nyapress atau jadi calon gubernur. Tapi itu akan mengalienasi banyak orang. Jadi mereka pake code "family value". Saya pribadi berpendapat family value lebih tepat daripada "nilai kristen", karena di alkitab nilai family valuenya orang amrik sekarang beda jauh dengan apa yang ditulis di alkitab.
Di amrik, dan indo, misalnya, kimpoi cere berapa kali juga boleh asal "monogamy". Kan lucu.
Pribumi artinya bukan cina. Pribumi sendiri artinya ya mungkin WNI yang lahir di Indo, termasuk cina. Tapi dalam praktek, pribumi umumnya code word buat bukan cina. Jadi india, bule, arab, jawa, maluku, ambon, badui, semua pribumi, kecuali cina. Ya itu pinter pintternya orang belanda lah. Mereka sedikit mau jajah orang banyak kalo nggak mecah belah gimana?
Kenapa cina di bedain? Mungkin karena pengaruh politik, ekonomi, dan yang unik dari orang cina. Contoh, kita mungkin saja merdeka tahun 1800 an kalau pemberontakan cina menang. Tapi ya belanda tinggal adu domba cina lawan raja jawa. Ya ketunda lah. Sampe akhirnya jepang bebasin kita dari belanda dan jajah kita juga.
Kita bisa aja bebas korupsi lebih cepat kalo Ahok jadi mentri. Jujur gw pilih Ahok bukan karena gw pengen dia cuman jadi gubernur. Gw cuman pengen nunjukin yang dukung dia banyak. Lumayan kan 43%. Tapi nggak. Koruptor adu domba pribumi lawan cina. Ya ketunda lagi deh kemakmuran kita.
Contoh lain: "menghargai wanita", itu code word untuk "nggak bayar". Umumnya ini diterapkan ke cowok yang lebih laku. Misal cowok yang punya duit tinggal bayar atau cowok yang memang disenangi wanita. Karena majoritas cowok di dunia bukan Ariel, majoritas akan bilang cowok seperti itu "tidak menghargai" wanita. Ya tentu saja. Untuk tiap cewek yang specnya sama, tentu saja cw itu akan lebih berharga buat saya dari pada buat Ariel. Unitnya apa dulu? Kalo unitnya duit Ariel mungkin lebih menghargai cw tersebut karena dia lebih kaya dari saya. Tapi kalo unitnya "waktu" atau "pengabdian" saya lebih mungkin mau menikahi Sofia Latjuba daripada Ariel yang tinggal pilih cw lain yang "ngantri". Tentu saja sesudah saya mengerti ini saya pun tidak pernah mau menikahi siapapun.
Ironisnya, kata menghargai berarti literal untuk memberi harga.
Bahaya, menghancurkan hidup, itu code word untuk "enak". Apa juga kalo enak, dari MSG, pornography, sex, pake uber, taksi online, sampe nyimeng (kata yang udah nyoba lho), dibilang menghancurkan hidup, bahaya dan lain lain.
Padahal semua itu sering lebih aman dari alternatives. Kata "bahaya" sedemikian tidak jelasnya bisa dipakai untuk apapun.
Dog whistle itu peluit yang anjing bisa dengar tapi manusia nggak.
Dalam politik itu kata kata yang artinya nggak jelas tiap orang dengar maksudnya beda. Kata kata seperti itu bisa menaikkan dukungan dari orang tertentu tapi tidak terlalu mengalienasi pendukung lain.
Ini semacam sophistry, atau kebohongan halus.
Contoh. Semite di german artinya yahudi. Semite sendiri termasuk banyak bangsa arab dan sebagian teman hitler. Anti semite artinya orang yang benci yahudi. Ini bukan sesuatu yang terlalu jelas kalau tidak tahu konsepnya. Onion.com misal bilang kalau arab kan semite juga (dengan bercanda), waktu german memarahi israel karena membomb palestina.
Family value di amerika itu "kode" untuk nilai agama (umumnya kristen) diterapkan dalam hukum. Misal melarang pramuriaan, melarang pornography, monogamy, larangan sex diluar nikah. Di indo status sex diluar nikah sama seperti di amrik. Legal, tapi banyak anjuran untuk tidak.
Amerika negara yang setengah sekuler seperti indo. Ya anda bisa saja menggunakan issue agama untuk laku nyapress atau jadi calon gubernur. Tapi itu akan mengalienasi banyak orang. Jadi mereka pake code "family value". Saya pribadi berpendapat family value lebih tepat daripada "nilai kristen", karena di alkitab nilai family valuenya orang amrik sekarang beda jauh dengan apa yang ditulis di alkitab.
Di amrik, dan indo, misalnya, kimpoi cere berapa kali juga boleh asal "monogamy". Kan lucu.
Pribumi artinya bukan cina. Pribumi sendiri artinya ya mungkin WNI yang lahir di Indo, termasuk cina. Tapi dalam praktek, pribumi umumnya code word buat bukan cina. Jadi india, bule, arab, jawa, maluku, ambon, badui, semua pribumi, kecuali cina. Ya itu pinter pintternya orang belanda lah. Mereka sedikit mau jajah orang banyak kalo nggak mecah belah gimana?
Kenapa cina di bedain? Mungkin karena pengaruh politik, ekonomi, dan yang unik dari orang cina. Contoh, kita mungkin saja merdeka tahun 1800 an kalau pemberontakan cina menang. Tapi ya belanda tinggal adu domba cina lawan raja jawa. Ya ketunda lah. Sampe akhirnya jepang bebasin kita dari belanda dan jajah kita juga.
Kita bisa aja bebas korupsi lebih cepat kalo Ahok jadi mentri. Jujur gw pilih Ahok bukan karena gw pengen dia cuman jadi gubernur. Gw cuman pengen nunjukin yang dukung dia banyak. Lumayan kan 43%. Tapi nggak. Koruptor adu domba pribumi lawan cina. Ya ketunda lagi deh kemakmuran kita.
Contoh lain: "menghargai wanita", itu code word untuk "nggak bayar". Umumnya ini diterapkan ke cowok yang lebih laku. Misal cowok yang punya duit tinggal bayar atau cowok yang memang disenangi wanita. Karena majoritas cowok di dunia bukan Ariel, majoritas akan bilang cowok seperti itu "tidak menghargai" wanita. Ya tentu saja. Untuk tiap cewek yang specnya sama, tentu saja cw itu akan lebih berharga buat saya dari pada buat Ariel. Unitnya apa dulu? Kalo unitnya duit Ariel mungkin lebih menghargai cw tersebut karena dia lebih kaya dari saya. Tapi kalo unitnya "waktu" atau "pengabdian" saya lebih mungkin mau menikahi Sofia Latjuba daripada Ariel yang tinggal pilih cw lain yang "ngantri". Tentu saja sesudah saya mengerti ini saya pun tidak pernah mau menikahi siapapun.
Ironisnya, kata menghargai berarti literal untuk memberi harga.
Bahaya, menghancurkan hidup, itu code word untuk "enak". Apa juga kalo enak, dari MSG, pornography, sex, pake uber, taksi online, sampe nyimeng (kata yang udah nyoba lho), dibilang menghancurkan hidup, bahaya dan lain lain.
Padahal semua itu sering lebih aman dari alternatives. Kata "bahaya" sedemikian tidak jelasnya bisa dipakai untuk apapun.
Diubah oleh shouphello 19-10-2017 15:42
0
3.7K
24
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan