Kaskus

News

metrotvnews.comAvatar border
TS
metrotvnews.com
`Polisi Cepek` bukan Pilihan Pemprov DKI
`Polisi Cepek` bukan Pilihan Pemprov DKI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih pilih memberdayakan perangkatnya seperti Dinas Perhubungan DKI dan Satpol PP, ketimbang 'Pak Ogah' atawa `Polisi Cepek` menjadi sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas). Para perangkat itu juga diyakini mampu mengurai kemacetan di Jakarta.


'Kan kita butuh solusinya nih. Solusinya kan kita banyak tuh tenaga di lapangan, kita bisa manfaatin PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), kita manfaatin Dishub, Satpol PP, bisa dilatih,' kata Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis 31 Agustus 2017.


Pemberdayaan 'Pak Ogah' menjadi Supeltas ini dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Tujuannya, untuk mengurai kemacetan di Jakarta.


Supeltas ini nantinya diberikan pelatihan di tiap-tiap Polres setempat. Sedianya, Supeltas diterjunkan pada Sabtu, 26 Agustus kemarin. Sayangnya, hal itu tertunda lantaran belum ada kejelasan mengenai anggaran honorarium untuk Supeltas.


Baca juga: DKI Lepas Tangan soal Gaji Supeltas


Djarot menegaskan, tak akan memberdayakan Supeltas dari luar perangkatnya. Terlebih, pihaknya tak punya anggaran untuk membiayai Supeltas tersebut.


'Kalau kita berdayakan dari yang ada. Karena susah, jam kerjanya berapa jam? Kemudian, sistem penggajian kita semuanya cashless, kemudian persyaratannya seperti apa? Ya, jadi kalau begini, enggaklah menurut saya. Kalau saya enggak,' ujar dia.


Namun, bila Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mau membentuk Supeltas dengan menggunakan anggarannya sendiri, Djarot mengucapkan terima kasih. Pasalnya, hal itu setidaknya dapat membantu Pemprov DKI dalam mengatasi carut marut lalu lintas di Ibu Kota.


'Kalau Polantas mau (membiayai honor Supeltas) silahkan. Kalau itu bisa dikelola Ditlantas ya terima kasih, membantu kami kan,' kata dia.

 
Quote:

 

Sumber : http://news.metrotvnews.com/metro/nb...an-pemprov-dki

---

Kumpulan Berita Terkait :

- `Polisi Cepek` bukan Pilihan Pemprov DKI Ide Supeltas Terancam Menguap

- `Polisi Cepek` bukan Pilihan Pemprov DKI Dirlantas Polda Metro akan Sambangi Djarot Bahas Honor Supeltas

- `Polisi Cepek` bukan Pilihan Pemprov DKI 'Pak Ogah' Direkrut Jadi Supeltas

anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
805
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan