CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/598a858fdad770bf148b456c/berperang-dengan-ilmu-ala-herman-johannes

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes

Bicara soal perang kemerdekaan, pasti Agan teringat dengan aksi heroik para pahlawan di medan pertempuran. Tapi, pahlawan tidaklah sesempit itu. Tidak melulu soal perang fisik, tapi berperang juga bisa dengan ilmu. Seperti salah satu sosok pahlawan berikut ini.

Prof. Dr. Ir. Herman Johannes

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
sumber gambar: profil.merdeka.com

Herman Johannes atau yang akrab disapa Pak Jo ini lahir di Rote pada 28 mei 1912. Gelar Pahlawan Nasional disematkan pada tahun 2009 atas jasanya ikut berjuang dalam kemerdekaan RI. Herman Johannes punya jasa yang besar pada masa perang kemerdekaan dulu. Pria yang berpangkat mayor itu berhasil menyabotase dan menghambat pergerakan tentara Belanda.

Ilmuwan yang Terjun ke Politik

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
sumber gambar: dok. Syahril Chili

Herman Johannes adalah seorang ilmuwan yang dilahirkan oleh pasangan Daniel Abia Johannes dan istrinya, Aranci Dirk. Bagi Johannes, sangat penting untuk melanjutkan sekolah setinggi mungkin untuk memajukan bangsanya kala itu. Ia mengenyam pendidikan di Sekolah Desa di Talae, tempat ayahnya mengajar. Kemudian ia masuk ke Europaeische Lagere School (ELS) di Kupang, lalu melanjutkan pendidikan di MULO (Meer Uitgebreid Lager Onderwijs) dan AMS (Algemeene Middelbare School) di Batavia. Ia adalah siswa yang berprestasi, karena mendapat nilai tinggi di AMS, ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi di Technische Hooge School (THS) Bandung.

Masa kuliahnya di THS inilah yang menjadi tempat Johannes mengasah kemampuannya dalam menulis karangan ilmiah. Ratusan karya ilmiah pernah ditulisnya. Karyanya menuai banyak pujian, hingga dimuat dalam majalah De Ingenieur in Nederlandsch Indie, dan mendapatkan penghargaan dari Koningklijk Instituut van Ingenieurs di Belanda. Saat itu ia tak dapat menyelesaikan kuliah karena keadaan Indonesia yang porak poranda akibat kedatangan Jepang.

Awal keterlibatan Johannes di politik dimulai ketika ia mendirikan perkumpulan Timorsche Jongeren yang berubah menjadi Perkumpulan Kebangsaan Timor (PKT). Selanjutnya ia mendirikan Partai Indonesia Raya (Parindra) dan menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP).

Sains yang Menjadi Senjata

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
sumber gambar: humas UGM

Johannes adalah seorang insinyur sipil, namun ia sangat tertarik pada bidang fisika. Keahlian Johannes dalam ilmu fisika dan kimia membuatnya kerap dimintai bantuan merakit senjata api, membuat detonator, serta alat peledak. Keahliannya ini membuat Markas Tertinggi Tentara di Yogyakarta tertarik untuk menjadikan Johannes sebagai pemimpin sebuah laboratorium persenjataan.

Johannes berjasa dalam memblokade gerakan pasukan Belanda. Strateginya adalah dengan menghancurkan beberapa jembatan penting yang menjadi jalur masuk ke Yogyakarta. Pada Desember 1948, ia memasang bom di jembatan kereta api di Sungai Progo. Kemudian pada 1949, ia bergabung dengan pasukan Akademi Militer di sektor Sub-Wehrkreise 104 Yogyakarta di Kalasan untuk meledakkan jembatan Bogem yang melintang di atas Sungai Opak. Selanjutnya, satu persatu jembatan antara Yogya-Solo dan Yogya-Kaliurang dihancurkan Johannes bersama taruna Akademi Militer. Penghancuran jembatan-jembatan ini berhasil membuat pasukan Belanda harus memutar jauh mengelilingi Gunung Merapi dan Gunung Merbabu untuk masuk ke Yogyakarta.

Lain lagi cerita pada masa proklamasi kemerdekaan RI. Ketika proklamasi dikumandangkan, Johannes memang tak dapat menghadiri acara yang digelar di Pegangsaan Timur 56 itu. Namun ia berperan dalam penyiaran berita proklamasi. Johannes membantu memberikan peralatan dari laboratorium fisika untuk membuat pemancar radio untuk menyebarluaskan berita itu.

Pemikirannya untuk Masa Depan

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
sumber gambar: biografi pahlawan Indonesia

Johannes memiliki perhatian besar dalam bidang keteknikan. Mulanya ia tertarik pada masalah tenaga atom, hingga Ia dipercaya sebagai ketua delegasi Indonesia di konferensi-konferensi tentang tenaga atom. Kemudian ketertarikannya meluas pada bidang energi pada umumnya, seperti masalah perminyakan, pertambangan, dan sumber energi lainnya. Tak heran jika pemerintah mendaulatnya sebagai Perumus dan Evaluasi Program-Program Nasional pada Kelompok II yang menangani masalah-masalah sumber alam dan energi pada 1968. Johannes juga pernah mendapat tugas sebagai penasihat delegasi Indonesia pada sidang Khusus VII Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai bahan mentah dan pembangunan pada tahun 1974.

Perjuangan Johannes tidaklah berakhir saat Indonesia merdeka. Setelah itu ia kerap melakukan penelitian untuk kemajuan bangsa ini, salah satunya adalah mengenai penghematan energi dengan alternatif mencari bahan energi pengganti. Ia memiliki sebuah impian untuk membuat bensin dari alang-alang. Impiannya akan energi alternatif pengganti fosil inilah yang harus dilanjutkan generasi selanjutnya, untuk dunia yang lebih baik.

Pengabdian Hingga Akhir Hayat

Berperang dengan Ilmu ala Herman JohannesBerperang dengan Ilmu ala Herman Johannes
sumber gambar: http://colnect.com

Setelah pengakuan kedulatan RI oleh Belanda pada 1950, Johannes kemudian menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga di bawah kabinet Mohammad Natsir. Setelah itu ia memilih untuk mengabdi dalam dunia pendidikan. Johannes mengajar dalam bidang teknik hingga menjadi rektor Universitas Gajah Mada pada periode 1961-1966. Johannes tutup usia pada 1992 di usia 80 tahun karena penyakit kanker prostat.

Quote:


Herman Johannes adalah sosok yang tekun, cerdas, dan penyabar. Ia selalu mencerminkan kesederhanaan dalam mendidik keluarga maupun stafnya. Namanya diabadikan sebagai nama jalan di Kota Yogyakarta, juga sebagai nama taman Hutan Raya di Kabupaten Kupang, NTT. Selain itu, wajahnya terukir di cetakan uang koin pecahan 100 rupiah yang diterbitkan pada 2016.

Quote:

Jadi, apapun bidang yang Agan tekuni, jadilah seperti Herman Johannes yang terus belajar dan mengabdi tanpa henti. Kesempatan untuk maju sudah terbuka, lalu seberapa besar usaha Agan untuk membangun negara ini?

sumber:
1. Buku pintar super lengkap pahlawan nasional
2. Buku 'Prof. Dr. Ir. H. Johannes Karya dan Pengabdiannya' oleh Drs. Soimun Hp.

Berperang dengan Ilmu ala Herman Johannes

emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia


Quote:

Diubah oleh KASKUS.Editor
Halaman 1 dari 3
ini toh yang ada di koin
emoticon-thumbsup
Diubah oleh yyl
gelar nya ajib ... emoticon-Matabelo
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 03
Ohhhh jadi dia yang ada di koin
Nice info gan
ntaps nih propesor emoticon-I Love Indonesia
Nice trit, nambah pengetahuan emoticon-Cool
tirulah matmagandhi berperang dengan ilmu
maaf kak, kalo aku boleh komentar........
baru tau aku kak emoticon-Malu (S)

emoticon-flower
bagi sebagian org indonesia kalau gak mayoritas bukan pahlawan emoticon-Cape d... (S)
itu emak" yg ngehina pahlawan di mata uang baru misalnya emoticon-Cape d... (S)
tetangga ane herman jones juga pahlawan njaga portal komplek tiap hari
nongkrong di HT sepi
salut sama pak profesor ini
terimakasih pak Herman Johannes emoticon-I Love Indonesia
wew ane baru tau ada uang koin 100 baru emoticon-Betty
Diubah oleh mahointhehouse
respect gans
Ternyata perjuangan nya ga kalah yah dengan pejuang yang pegang senjata .
emoticon-I Love IndonesiaBETA ANAK NTTemoticon-I Love Indonesia
Diubah oleh supermankafir
berperang tanpa senjata emoticon-I Love Indonesia
gembox..



Diut serebu perak ya..



:emoticonhormat
Diubah oleh powerpunk
Woww mantep beliau
Salute
Halaman 1 dari 3


GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di