TS
metrotvnews.com
KPK Layani Miko dengan Jet Mewah

Metrotvnews.com, Jakarta: Miko Panji Tirtayasa mengaku mendapat perlakuan istimewa dari KPK. Miko merupakan orang yang sempat menjadi saksi kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK).
Miko bilang, dia dipaksa KPK menjadi saksi palsu di persidangan Tipikor, dengan tumpangan jet mewah untuk berlibur ke Raja Ampat, Papua, Lombok, dan Bali.
'Waktu itu saya berangkat dengan Citilink. Tapi sepulang dari Raja Ampat, terus ke Bali dan Lombok, pulang ke Jakarta pakai pesawat pribadi,' kata Miko di hadapan Pansus Hak Angket KPK, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 25 Juli 2017.
Miko menyadari pesawat yang ditumpanginya saat pulang plesiran itu setelah berselancar di dunia maya. Ia pun menyebutkan suasana di dalam pesawat tersebut.
'Pesawatnya kecil, yang kursinya cuma beberapa, ada meja di dalam. Pesawat komersil saya tahu benar karena sering. Tidak ada penumpang lain. Hanya berempat dan satu pramugari serta dua pilot/co-pilot,' ujar dia.
Miko mengingat plesirannya itu sekira Ramadan 2015. Ia didampingi satu pegawai KPK bagian administrasi, dan dua pengawal dari kepolisian bersenjata.
'Mendarat di Halim (Halim Perdanakusuma/Jakarta). Pesawatnya berwarna silver dan ada gold-nya,' ujar dia.
Sepulang dari plesiran, KPK, kata Miko, memberikan penginapan di salah satu apartemen di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan selama tiga hari. Kemudian, Miko diberikan penginapan mewah di salah satu hotel mewah dengan fasilitas president suite room.
'Karena janji mereka yang enak. Maka saya minta pembuktian,' ujar dia.
Miko menyebut hal tersebut sebagian contoh yang diberikan KPK kepada Miko, karena bersedia memberikan kesaksian palsu terkait kasus dugaan suap pengurusan sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi.
Di antaranya untuk kasus Akil Mochtar, Romi Herton, Budi Anton Aljufrie dan Muchtar Effendy. Miko pun menyesal telah mau bekerja sama dengan KPK. Kerjasama diakui Miko karena di bawah ancaman.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/hukum/nb...ngan-jet-mewah
---
Kumpulan Berita Terkait :
-
KPK Anggap Serius Keterangan Yulianis-
Muchtar 'Curhat' Diperlakukan tak Adil oleh KPK-
Muchtar Effendi: KPK Bayar Saksi untuk Memberatkan Tersangkaanasabila memberi reputasi
1
690
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan