TS
metrotvnews.com
Penyegelan Al-Aqsa Disebut Tragedi Kemanusiaan

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) K.H. Said Aqil Siradj mengutuk keras pelarangan muslim untuk beribah di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem. Tindakan pemerintah Israel itu tak bisa dibenarkan.
'Jelas tragedi kemanusiaan yang sebenarnya,' kata Said Aqil di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin 24 Juli 2017.
Ibadah, kata Said, adalah hak dasar setiap umat manusia. Siapa pun pemerintahanya dan apa pun agamanya harus menghormati dan menghargai hak-hak manusia untuk beribadah. Menurut dia, pelarangan untuk beribadah adalah tindakan biadab.
Pasukan Israel menyerang demonstran pada Jumat 21 Juli 2017. Mereka melepaskan tembakan peluru tajam, gas air mata, serta peluru karet ke arah warga yang tidak bersenjata.
Baca: Israel Pasang Kamera CCTV Baru di Kota Tua Yerusalem
Tiga warga Palestina tewas dalam bentrokan di sekitar Kota Tua Yerusalem itu. Ini merupakan kekerasan jalanan terburuk sejak beberapa tahun terakhir di area tersebut.
Sebelumnya, Israel menerapkan aturan melarang pria Palestina berusia di bawah 50 tahun untuk masuk ke dalam komplek Al-Aqsa. Mereka juga memasang detektor metal yang memicu terjadinya protes.
Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...di-kemanusiaan
---
Kumpulan Berita Terkait :
-
Elemen Islam Medan Turun ke Jalan Kecam Tragedi Al-Aqsa-
Menlu RI Bahas Situasi Masjid Al-Aqsa dengan Menlu AS-
Atas Dorongan RI, PBB Keluarkan Komunike soal Situasi Masjid Al-Aqsaanasabila memberi reputasi
1
1K
1
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan