Kaskus

News

metrotvnews.comAvatar border
TS
metrotvnews.com
Istana tak Membantah Presiden Mengevaluasi Menteri
Istana tak Membantah Presiden Mengevaluasi Menteri

Metrotvnews.com, Jakarta: Istana Kepresidenan tak menampik Presiden Joko Widodo tengah mengevaluasi kinerja para menteri. Kabar evaluasi ni muncul menyusul pemanggilan sejumlah menteri ke Istana Negara dalam dua belakangan.


'Ya kan sudah berkali-kali saya sampaikan Presiden melakukan evaluasi terhadap pembantunya tidak dilakukan pada satu titik dan waktu tertentu, dan untuk mengukur kinerja para pembantunya, termasuk para menteri,' kata juru bicara Kepresidenan Johan Budi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa 18 Juli 2017.


Menurut Johan, Presiden memang setiap saat mengevalusi kinerja pembantunya. Evaluasi itu tak hanya mengandalkan laporan atau informasi formal pemerintahan. Penilaian terhadap menteri juga dilakukan dengan turun langsung ke lapangan demi melihat kerja menteri.


'Itu salah satu cara Presiden untuk menilai apakah kerja-kerja para pembantunya itu sudah firm atau belum,' pungkas dia.


Presiden Jokowi memanggil sejumlah menteri ke Istana beberapa hari belakangan. Beberapa yang dipanggil di antaranya Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastusi, Menteri PAN RB Asman Abnur, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy. Tak hanya itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menko Perekonomian Darmin Nasution juga dipanggil Presiden ke-7 Indonesia itu.


Kabar perombakan sebagai konsekuensi logis evaluasi kinerja menteri juga semakin kencang setelah beberapa partai politik angkat bicara.  Isu yang berkembang menyebut salah satu menteri yang bakal lengser ialah Menteri Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Isu pencopotan Asman kemudian ditanggapi PAN, partai tempat Asman bernaung. Setidaknya, PAN bakal mempertanyakan posisi mereka sebagai koalisi pemerintah.


Di lain pihak, pentolan PPP Romahurmuziy menduga perombakan dilakukan karena ada parpol pendukung pemerintah yang dinilai tak solid. Isu pun dihubungkan dengan pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu yang hingga kini masih digodok Parlemen.


Sementara Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan hal terpenting dari reshuffle bukan lah mengganti menteri, namun memperbaiki manajemen pemerintahan. Ia menyebut, siapa pun yang mengisi pos kabinet tak akan membawa kemajuan selama manajemen tak tertata. Namun, Sohibul menyadari reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden.

Sumber : http://news.metrotvnews.com/politik/...aluasi-menteri

---

Kumpulan Berita Terkait :

- Istana tak Membantah Presiden Mengevaluasi Menteri Menteri Eko Siap Di-reshuffle

- Istana tak Membantah Presiden Mengevaluasi Menteri Plus Minus Kinerja Menteri Susi di Mata Pengamat

- Istana tak Membantah Presiden Mengevaluasi Menteri Golkar Memilih Manut

anasabilaAvatar border
anasabila memberi reputasi
1
454
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan