alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/596c8a3ec2cb170e758b456b/sudah-ada-sejak-masa-kolonialisme-beginilah-sejarah-topeng-monyet-di-indonesia
icon-hot-thread
Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia
WELCOME TO YUKEPO OFFICIAL THREAD
emoticon-Ultah emoticon-Ultah emoticon-Ultah

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia


Masih ingatkah kalian dengan ucapan. “Sarimin pergi ke pasar”? Ucapan tersebut menjadi begitu identik dengan sebuah pertunjukan yang sewaktu kecil sering kita nikmati. Pertunjukan tersebut adalah topeng monyet. Dengan saweran murah meriah kita bisa melihat si Sarimin atau si monyet melakukan berbagai atraksi yang menarik. Mulai dari atraksi naik motor hingga atraksi pergi ke pasar lengkap dengan payung dan tas belanjanya.

Sayangnya, pemandangan tersebut sudah tidak lagi kita lihat di Jakarta, mungkin di kota-kota lain juga sama keadaannya. Hal tersebut disebabkan oleh kritik para pecinta hewan mengenai atraksi tersebut. Para aktivis hewan menganggap bahwa atraksi topeng monyet merupakan suatu bentuk kekerasan pada hewan. Sementara itu, di Jakarta sendiri, praktik topeng monyet tersebut dilarang oleh Joko Widodo yang saat itu masih menjabat sebagai gubernur. Namun, bila dirunut ke belakang, bagaimanakah sejarah topeng moyet di Indonesia?

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

Dilansir dari laman kompas.com, atraksi yang melibatkan hewan ini sudah termasuk ke dalam unsur budaya Indonesia. Pasalnya, pertunjukan ini sudah ada sejak awal tahun 1890-an yang terkenal di daerah Jawa Barat dan Jawa tengah. Karena sudah berlangsung sekian lama, tentu saja bukan perkara mudah untuk menghilangkan atraksi budaya yang satu ini.

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

Ada seorang fotografer asal Belanda yang berhasil mendokumentasikan kemeriahan pertunjukan topeng monyet dahulu kala. Ia adalah Charles Breijer. Koleksi foto mengenai topeng monyet tersebut kini disimpan di Tropenmuseum Amsterdam, Belanda. Ia mendokumentasikan atraksi topeng monyet beserta kehidupannya dari tahun 1947 hingga tahun 1953.

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

Merujuk pada laman merdeka.com, dalam buku "The Komedia Stamboel: Popular Theater ini Colonial Indonesia, 1891 – 1903" karya Matthew Isaac Cohen menjelaskan bahwa pertunjukan monyet dan anjing memang terkait dengan perkembangan seni pertunjukan komersial di kawasan Hindia Belanda pada akhir abad ke-19. Buku itu juga dikutip oleh Peter J. M. Nas dalam bukunya: The Indonesian Town Revisited yang menjelaskan bahwa pertunjukan monyet dan anjing tumbuh subur di Indonesia. Sebutan “topeng monyet” hanya ada di Jakarta, berbeda dengan di Jawa yang menyebut pertunjukan ini sebagai “ledhek kethek”. Peter juga menambahkan bahwa pertunjukan topeng monyet tersebut menjadi hiburan mengamen paling umum yang bisa dijumpai di jalan-jalan pedesaan, pasar, hingga perkotaan di Indonesia bagian barat.

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

Pertunjukan akrobatik yang melibatkan hewan ini memang menjadi terkenal sejak tahun 1890-an, cocok dengan foto dokumentasi karya Charles Breijer. Topeng monyet pada saat itu menjadi hiburan yang disukai oleh anak-anak dari berbagai kalangan, mulai dari kalangan pribumi hingga kalangan Belanda atau Eropa.

Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia

Setelah Indonesia merdeka hingga kaburnya orang Belanda dan Eropa dari bangsa ini, pertunjukan topeng monyet tetap dicintai oleh anak-anak. Atraksi ini menjadi sangat terkenal di dekade 1970-an dan 1980-an. Saking dicintainya, pertunjukan ini bisa dipertontonkan beberapa kali dalam sehari.

Kini, kemunculan pertunjukan topeng monyet hampir mustahil ditemui di Jakarta dan kota-kota lainnya. Hak kehidupan memang bukan hanya harus dimiliki oleh manusia, begitu pun hewan. Walaupun monyet tersebut terlihat senang-senang saja, namun kisah di baliknya lebih menyedihkan dari manusia. Contohnya, mereka harus dibuat lapar dulu supaya mematuhi perintah pawangnya.


Sumber dari Yukepo

Rate, comment, cendol appreciated emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia emoticon-I Love Indonesia
tempat ane dah jarang kek gini semenjak bawah ane mogok maen
lucu emoticon-Wakaka
tapi kasian monyetnya.
search aja

kera jadi pelayan restoran
dah lama bet gag liat .
buseh udah lama juga ya dari jaman penjajahan
bawah ane monyet nya
Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia
Semoga dimusnahkan nyiksa binatang macem gini bre
Yn nonton nepokin trus ngasi duit, ente pikir tuh monyet seneng klo ente tepokin sama di kasih duit?


emoticon-Hammer2
Ternyata topeng monyet udah mulai jaman dulu ye.. Tapi kadang kasian sama monyetnya
Amankan dlu bnyk bgt bacaanya
hemmm entahlah gak tahu musti komeng apaan!
emoticon-Turut Berduka
Spoiler for capres2019:
Tangkap monyetnya, bayarin 1 juta, itu solusi dr mbah jokowi,Sudah Ada Sejak Masa Kolonialisme, Beginilah Sejarah Topeng Monyet di Indonesia
budaya atau penyiksaan binatang,, mmmmm,, menurut ane budaya tapi menurut temen ane nyeksa binatang,,,
atas ane bingung galau karena dulunya jadi korban seperti tritnya TS emoticon-Gilaemoticon-Ngakak (S)
Kisah hidupnya si Sarimin...
emoticon-Matabelo

Kasian dia... emoticon-Frown

Btw, kunjungi IG Ane @adolfsfilm
jadi di exploitasi gt yah gan emoticon-Turut Berduka
dulu indonesia ky australi ya bre banyak bule, untung populasi pribumi msh seimbang emoticon-Ngakak
ternyata topeng monyet dah lama ada
udah lama ternyata deh gan emoticon-2 Jempol


hentikan tawuran dan geng motor sista dan gan emoticon-2 Jempol

Spoiler for Buka deh:
Quote:Original Posted By tiannnn
Ternyata topeng monyet udah mulai jaman dulu ye.. Tapi kadang kasian sama monyetnya


iya kasihan ama monyetnya gan