Kaskus

News

tribunnews.comAvatar border
TS
tribunnews.com
Tak Puas Cabuli Siswi SMP, Guru Ini Juga Menyebar Foto tanpa busana Adik Ipar
Tak Puas Cabuli Siswi SMP, Guru Ini Juga Menyebar Foto Bugil Adik Ipar


 Laporan Wartawan Bangkapos, Riki Pratama

TRIBUNNEWS.COM, BANGKA -- Jajaran Polres Bangka Selatan (Basel), Kabupaten Basel, Bangka Belitung (Babel), membekuk seorang oknum guru berinisial WP (29), karena diduga telah melakukan persetubuhan dan pencabulan kepada korban Rn (15), siswi SMP di Toboali yang juga adik iparnya.

Oknum guru cabul tersebut ditangkap setelah korban bersama keluarganya melaporkan kasus yang dialami Rn ke kantor polisi, Rabu (1/3/2016) kemarin.

Setelah mendapat laporan tersebut, tim Polres Bangka Selatan menyelidiki keberadaan pelaku. Setelah informasi lengkap, petugas berhasil membekuk tersangka tanpa perlawanan saat sedang berada di rumah orangtuanya di Kelurahan Teladan, Toboali, Babel.

"Selanjutnya pelaku beserta 2 unit handphone milik pelaku 1 unit HP merk Advan tab warna putih dan 1 unit HP merk Nokia warna hitam dibawa ke Mapolres Bangka Selatan guna dilakukan Penyidikan lebih lanjut, dikarenakan Pelaku sempat mengancam korban akan menyebarkan foto vulgar milik korban menggunakan jasa media sosial,"jelas. Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio kepada bangkapos.com, Kamis (2/2/2017).

Dari hasilan laporan korban RN (15) terungkap bahwa tersangka sudah melakukan dua kali pencabulan dan satu kali persetubuhan terhadap korban yang masih di bawah umur ini.

Peristiwa tersebut terjadi pada 12 Agustus 2016 lalu. Saat itu korban Rn dicabuli di rumah orangtuanya sendiri, di Kecamatan Toboali.
Saat itu, oknum guru tersebut tiba-tiba langsung masuk ke kamar RN. Dia meminta agar korban Rn tidak datang ke rumah pamannya yang sedang mencarinya.

"Mendengar perkataan itu korban memutuskan untuk tidak pergi dan berada di rumah, namun di rumah tersebut pelaku melakukan pencabulan, dengan menarik badan korban dengan posisi korban telentang, ia membuka celana panjang dan dalam, lalu melakukan pencabulan," jelas Kasat Reskrim Polres Basel AKP Rio kepada bangkapos.com, Kamis (2/3/2017).

Aksi tersangka selanjutnya terjadi pada September 2016. Saat itu, pelaku Wisnu menghubungi korban Rn agar datang ke rumahnya dengan alasan untuk menjaga anaknya.

"Ketika sampai di rumah Wisnu sempat memberikan dua pil obat berbentuk bulat. Kecil berwarna putih dan menyuruh korban meminum obat tersebut, dikarenakan merasa takut berada di bawah ancaman. Pelaku korban langsung meminum obat tersebut," jelas Rio.

Setelah meminumnya, korban merasakan pusing, mual, dan lalu berbaring di kasur. Kemudian pelaku dari arah dapur menghampirinya ke kamar dan memaksa korban untuk membuka baju.

"Setelah melakukan pencabulan Wisnu juga sempat memberikan uang sebesar Rp 100 ribu, sambil mengatakan itu untuk belanja. Kemudian diambil korban lalu pulang ke rumahnya menggunakan sepeda motor," ucap Rio.

Selanjutnya pada Minggu 30 Oktober 2016, sekitar pukul 13.00 di rumah orangtua korban, pelaku datang.

Pelaku pun masuk ke kamar korban, sambil menanyakan kepada korban apa masih berhubungan tidak dengan sang pacar, korban pun mengatakan belum tau kapan mau memutuskan pacarnya.

"Ketika itu, pelaku merasa kesal, lalu menampar pipi kiri korban sebanyak dua kali dengan menggunakan tangan kananya. Setelah itu korban menutup wajah menggunaakn kedua tanganya sambil berbaring di kasur untuk melindungi wajahnya," lanjutnya.

Lalu dengan posisi duduk Pelaku membalikkan tubuh korban dengan cara menarik kedua lengan ke arah badanya.

Pelaku membekap wajah korban dengan bantal, setelah itu pelaku membuka celana hawai dan celana dalam yang dikenakan korban.

"Korban berteriak meminta tolong, tangan pelaku membekap mulut korban, ia sambil mengatakan jangan berteriak lalu pelaku melakukan pencabulan kembali terhadap korban,"ucapnya

Foto sendiri
Aksi yang dilakukan tersangka oknum WP terhadap korban Rn sungguh keterlaluan. selain dugaan melakukan pencabulan dan persetubuhan, tersangka juga menyuruh korban untuk memfoto sendiri kemolekan tubuhnya yang tidak menggunakan pakaian.

Kasat Reskrim Polres Bangka Selatan, AKP Rio yang mengatakan, korban RN telah melakukan pencabulan lalu menyuruh korban memfoto dirinya yang tidak sedang menggunakan bra hanya menggunakan celana hawai, dimana korban memfoto diri sendiri dengan menggunakan hanpdone Samsung J1.

Setelah itu tersangka memindahkan foto dari handphone korban ke milik pelaku melalui bluetooth, kemudian menghapus foto yang berada di HP Samsung milik korban lalu beranjak pergi.

Tak hanya itu, pada 23 Februari 2017, sekira pukul 21.36 WIB korban mendapatkan pesan dari BBM. Korban mendapat pesan invite dari seorang bernama Marcel. Saat diinvite, mereka melakukan chat menanyakan keberadan dimana dan mengirim korban foto-foto setengah tanpa busana.

"Dengan foto tersebut ia mengancam. Jika foto akan disebarkan di Toboali, media sosial, BBM, FB dan intagram. Saat itulah korban memiliki firasat, jika Marcel yang menginvite korban adalah Wisnu. Percakapan singkat yang mereka lakukan di BBM menyebutkan nama kelurga korban sedangkan ia tidak pernah mengenal nama Marcel sebelumnya," jelas Rio.

Sumber : [url]http://www.tribunnews.com/regional/2017/03/03/tak-puas-cabuli-siswi-smp-guru-ini-juga-menyebar-foto-tanpa busana-korban[/url]

---

Baca Juga :

- Seorang Guru Cabuli Murid karena Tak Kerjakan PR

0
3.5K
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan