Kaskus

News

tribunnews.comAvatar border
TS
tribunnews.com
Luis Enrique Kelelahan Ingin Istirahat Makanya Ingin Tinggalkan Barcelona
Luis Enrique Kelelahan Ingin Istirahat Makanya Ingin Tinggalkan Barcelona


TRIBUNNEWS.COM, BARCELONA - Keputusan Luis Enrique mundur dari Barcelona tidak saja mengejutkan, tapi juga aneh.

Enrique menyatakan mundur sebagai pelatih klub raksasa Spanyol itu setelah menang 6-1 atas Sporting Gijon, Kamis (2/3/2017) dini hari WIB, di Stadion Camp Nou, Barcelona.

Kemenangan telak itu ternyata membuat Barcelona berhasil menggusur Real Madrid dari puncak klasemen.

Real Madrid, yang bermain beberapa jam kemudian di Stadion Santiago Bernabue, Madrid, pada hari yang sama, ditahan Las Palmas 3-3.

Dalam klasemen sementara Liga Spanyol, Barcelona unggul satu poin dari Real Madrid.

Barcelona sudah melakoni 25 laga, Real Madrid 24 laga.

Luis Enrique menyatakan tak ingin memperpanjang kontraknya di Barcelona, yang berakhir pada Juni 2017.

Pelatih berusia 46 tahun itu menyebutkan, kelelahan menjadi alasan utamanya untuk mundur.

Alasan itu pernah kita dengar sebelumnya, ketika Pep Guardiola memutuskan untuk meninggalkan Barcelona setelah merevolusi klub itu dengan persembahan tiga gelar La Liga beruntun.

Meski alasan seperti itu tampak seperti klise, tapi tekanan yang datang selama mengelola klub sehebat Barcelona pasti memakan korban.

"Saya umumkan kepada semuanya bahwa saya tak bisa melanjutkan peran di Barcelona tahun depan," ujar Enrique.

Enrique mengakui keputusan itu sangat sulit, tapi sudah dipikirkannya secara matang.

"Saya butuh istirahat, itulah alasan saya kenapa tak mau melanjutkan karier," ungkap Enrique.

Namun, sesungguhnya ada juga alasan lain di balik kepergian Enrique.

Alasan itu adalah, Barcelona saat ini berada di bibir jurang ketersingkiran dari Liga Champions setelah dihajar Paris Saint-Germain 4-0 pada leg pertama babak 16 besar.

Kekalahan telak itu tak dapat diterima untuk klub seperti Barcelona.

Klub raksasa Catalan itu kini terancam tanpa gelar di musim ini.

Menurut Enrique, tiga bulan ke depan adalah masa-masa yang menarik.

Enrique mengakui Barcelona tengah berada dalam situasi yang sulit, terutama di Liga Champions.

Namun, imbuh Enrique, dengan bantuan semua pihak dan seluruh bintang bersatu, Barcelona bisa mengubah situasi itu.

"Saya akan memberikan dedikasi penuh dalam tiga bulan itu," ujar Enrique.

Masalah politis di ruang ganti Barcelona juga disebut-sebut menjadi problem nyata.

Awal pekan ini, berdasarkan berita di Spanyol, Lionel Messi memberi klub ultimatum.

Dalam ultimatum itu Messi mengancam akan hengkang ke Tiongkok jika Enrique tak dipecat.

Ketegangan antara Messi dan Enrique telah terjadi sejak beberapa waktu lalu.

Namun, Enrique selalu menenangkan striker asal Argentina itu dengan berbagai penghargaan.

Belakangan, Enrique merasa lelah karena melakukan terlalu banyak hanya untuk menenangkan bintangnya itu.

Enrique mengakui, Barcelona terlalu bergantung pada Messi, baik saat berada di lini serang atau sedikit lebih dalam di lini tengah.

Enrique merasa serbasalah dan tak berani menyesuaikan taktik karena takut mengacaukan striker berusia 29 tahun itu.

Sumber : http://www.tribunnews.com/superskor/...lkan-barcelona

---

Baca Juga :

- Julen Lopetegui: Jadi Pelatih Barcelona Sarat Pengorbanan dan Air Mata

- Ivan Rakitic Terkejut dengan Keputusan Mundur Luis Enrique

- Luis Enrique: Musim Depan Saya Tak Lagi Melatih Barcelona

0
273
0
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan