- Beranda
- Komunitas
- News
- Tribunnews.com
Mendagri Sebut Studi Banding Pansus RUU Pemilu Diperlukan
TS
tribunnews.com
Mendagri Sebut Studi Banding Pansus RUU Pemilu Diperlukan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Amriyono Prakoso
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebut studi banding diperlukan Pansus RUU Pemilu.
Menurutnya, hal itu untuk menambah wawasan mengenai sistem Pemilu yang dilakukan sejumlah negara.
Terlebih masih ada waktu untuk membahas RUU Pemilu.
"Sisa waktu saya kira perlu studi banding. Untuk menambah wawasan dalam rangka bahas RUU ini saya kira tidak ada masalah," jelasnya di Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (1/3/2015)
Namun begitu, dia mengatakan dari pihak Kemendagri, tidak akan ikut dalam rombongan tersebut dan akan lebih fokus pada sinkronisasi peraturan.
Sebelumnya, Ketua Pansus RUU Pemilu, Lukman Edy menjelaskan bahwa anggota pansus nantinya akan melakukan kunjungan kerja ke Jerman dan Meksiko pada 11-16 Maret mendatang.
Hal itu dilakukan untuk melakukan studi banding sistem pemilu yang berkembang di dua negara tersebut dengan sistem pemilu yang ada di Indonesia.
"Untuk mempelajari dan melihat perbandingan sistem pemilu di Jerman dan di Meksiko. Termasuk nanti penerapan elektronik vote di Jerman nanti," kata dia saat dihubungi, Jakarta, Senin (27/2/2017)
Sementara di Meksiko, dirinya menilai bahwa terdapat beberapa hal yang cukup lengkap untuk dibandingkan terutama sistem presidensil.
Kemudian pemilihan ambang batas yang diterapkan serta memperdalam implikasi potensi kekuatan parlemen dalam negara.
Sumber : http://www.tribunnews.com/nasional/2...ilu-diperlukan
---
Baca Juga :
- Jakarta Siap Sambut Raja Salman, Pemprov Bali Juga
- Sambut Raja Salman, Mendagri: Kita Berikan Semua Pengamanan dan Fasilitas
- Waduh, Stok Blanko e-KTP Masih akan Kosong Sampai Akhir Maret
0
1.5K
0
Komentar yang asik ya
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan