alexa-tracking

[LOVE LETTER] Mimpi Yang Tlah Usang

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/589374acc1cb17e7678b4567/love-letter-mimpi-yang-tlah-usang
[LOVE LETTER] Mimpi Yang Tlah Usang
[LOVE LETTER] Mimpi Yang Tlah Usang

-Keluarga bukan hanya orang yg terlahir dari rahim dan darah yg sama. Siapa yg memberi mu tawa dan mau berbagi rasa, mereka lah yg layak disebut keluarga-





Aku menatap keluar jendela, basah... menempel butir2 air hujan yg turun sedari sore. Ku usap kelopak mata, juga basah... ntah sejak kapan air itu turun membasahinya.

Mungkin aku tak sepandai penyair yg mampu mengungkapkan rasa lewat kata dan kalimat indah. Aku juga tak mungkin bisa memelukmu erat karena kau lah yg selalu bergidik bila dipeluk sesama lelaki. Tapi, melalui surat seadanya ini aku ingin kau tau bila disini... ditempat yg terasa jauh darimu, ada seseorang yg begitu merindukan sosokmu, tawamu dan juga tingkahmu. Ya... itu aku.

Hai buddy,

Apa kau masih selalu tersenyum aneh bila menatapku? Haha aku selalu mengingat hal itu bila membahas tentang dirimu. Sifatmu yg selalu tertawa, mulutmu yg selalu mengumpat dengan kosakata yg khas dari kota kita, caramu yg aneh ketika berjalan dan ke luar biasaanmu yg selalu bersedia mengangkat temanmu yg jatuh di jurang paling bawah.

You know buddy? You are my hero, you are my true inspiration

Kau lebih dari sekedar teman, kau lebih dari sekedar sahabat dan kau lebih dari sekedar saudara...

Ingatkah kau saat pertama kalinya kau menarik tanganku? Sesaat setelah sebuah kaki masuk dan menendang perutku?

Taukah apa yg aku pikirkan pertama kali tentang dirimu, kawan?

You are insane!!

Tiada orang yg mau dengan bodohnya melawan raksasa itu... tapi kau datang dengan muka yg sampai sekarang tak akan bisa aku lupakan. Saat kau dengan santainya tertawa disaat situasi sedang tegang-tegangnya. Kau berdiri di depannya, sambil menatap tajam mata si raksasa. Ntah apa yg sedang kau pikirkan hingga tanpa pikir panjang kau mengayunkan kepalan tanganmu ke jakun si raksasa. Seketika dia menggelepar, tersengal-sengal dan menitihkan air mata

Dan apa yg aku lihat setelah itu malah membuatku kagum. Saat kau dengan tengilnya mengacungkan jari tengahmu diatas mimbar upacara sambil menatapku

Wow!!

That’s cool bro!! that’s really f*ckin’ awesome!!

Aku tak akan pernah melupakan hari itu, dimana untuk pertama kalinya aku bisa bertemu dan mengenal orang sepertimu, si manusia bodoh yg mau-maunya berteman denganku

Hei..

Masih ingatkah kau tentang mimpi-mimpimu? Saat kita berdua menyusuri jalanan yg bergelombang sambil merangkul pundak masing-masing? Seorang bocah SMP berbicara dengan menggebu-nggebu bahwa suatu saat nanti kau dan aku akan mengguncang dunia. Ntah dunia apa yg akan kau guncang, kawan hahaha. Kau masih terlalu kecil untuk melakukan hal itu, bahkan sekedar menghitung rumus lingkaran saja kau masih belum mampu

Tapi aku salah..

Dunia tak selamanya luas dan setiap manusia punya tujuan hidupnya masing-masing. Itulah yg kau sebut dengan dunia kita berdua!!

Hembusan asap rokok yg menerpa wajahku di malam itu tak akan bisa aku lupakan. Kau hisap hingga baranya semakin membakar gulungan kertas rokokmu lalu kau injak sambil merangkul pundakku. Tatapan matamu menerawang di sekumpulan lautan manusia yg mana membuatku merasa bersalah telah meragukan dirimu. Disanalah kita dikenal, disanalah mereka meneriakan nama kita dan disanalah kita berdiri.. disebuah jalan yg kau sebut mimpi bahwa suatu saat nanti kita akan mengguncang dunia. Ya ini masih langkah awal, sebuah pijakan pertama yg akan membuat kita terbang lebih tinggi

Tapi siapa yg bisa menyangka bahwa Tuhan juga punya rencana? Siapa yg harus aku persalahkan waktu itu? Siapa? Dirimu atau Tuhan?

Kau pergi tanpa mengucap selamat tinggal kepada keluargamu, temanmu dan aku... orang yg selalu kau sebut saudaramu.

Apa kau lupa bahwa kau sendirilah yg selalu mengajak kaki ini melangkah? Mana mungkin aku bisa berjalan sendirian menggapai mimpimu. Kaki ini begitu berat untuk diangkat dan mata ini begitu terluka membendung air mata. Aku bukan orang segila dan sekuat kau, kawan... aku hanyalah seekor itik yg cuma bisa mengikuti kemana arah sang induk berenang.

Dan pagi itu kau telah pergi... menuju ke tempat yg kekal, di suatu tujuan yg sangat jauh yg tak mungkin bisa dijangkau oleh manusia sebelum waktunya. Meninggalkan semua cerita yg telah kita ukir bersama. Hancur... seketika.

Hahhhh... terkadang hidup tak seindah yg dibayangkan. Kehilanganmu merupakan suatu keterpurukan yg paling dalam di sepanjang hidupku. Mentari yg menghangatkan badan seolah tak lagi bersahabat denganku. Semuanya pergi, dan aku mesti bernafas dalam lorong sepi senyap yg selalu membuatku menggigil. Menikmati kesendirian dalam penderitaan yg ntah kapan akan berakhir.

Tapi sebuah benda yg membuatmu bersinar sontak mengingatkanku. Bahwa semuanya akan kembali ke sedia kala disaat kita mau menatap ke angkasa. Semangatmu akan selalu mengalir dalam darah ini dan sosokmu akan selalu melekat dalam diri ini.

Dan kini aku melangkah, menjauh dari keterpurukan dan mencoba menata hidup yg sudah terlalu berantakan. Itu semua aku lakukan karena dirimu... orang yg selalu berusaha mengangkatku untuk berdiri, berlari dan berjuang kembali.

Terimakasih kawan... semoga kau bahagia dengan duniamu yg baru. Dunia yg lebih sempurna ketimbang impianmu waktu itu. Di sebuah tempat terindah yg konon semuanya akan abadi. Percayalah... walaupun kita berbeda, bibir ini tak pernah letih mendoakanmu. Doa yg senantiasa mengiringi langkahmu di Surga.

Kutitipkan surat ini kepada sang angin, berharap dia mampu menerbangkannya hingga ke ujung langit. Dan bila kau usai membacanya, I just wanna say... I’d miss you bro!!

Tulisan ini aku dedikasikan untukmu...

Dari,

Sahabatmu yg masih tertinggal di dunia yg semu

Februari 2017,
Kota yg sama dimana aku mengenalmu
Yes.. keluarga itu tak hanya dengan hubungan darah
Sebuah ikatan batin pun dapat membuat seseorang menjadi keluarga bagi roang lain
Tetapi ketika Ikatan itu hilang...
Hanya ada Semu yang datang...

Semoga Saudara mu tenang disana... menyaksikan kau menjadi hingga sekarang
Yes.. keluarga itu tak hanya dengan hubungan darah
Sebuah ikatan batin pun dapat membuat seseorang menjadi keluarga bagi roang lain
Tetapi ketika Ikatan itu hilang...
Hanya ada Semu yang datang...

Semoga Saudara mu tenang disana... menyaksikan kau menjadi hingga sekarang
KASKUS Ads
semoga dia tenang di alam sana emoticon-Mewek emoticon-Mewek
Lah Kok Sedih ngene surate emoticon-Frown
Sang drummer ya om?? emoticon-Turut Berduka jadi sedih ane bacanya.

Selamat tidur pendoktrin terbaik selama hidupnya om boy, god bless you brother :terimakasih
Sahabat Yang Datang namun tak pernah pergi ya Mas Boy(o), selalu hadir dalam kenangan #CharlesBusuzima emoticon-thumbsup
Sahabat, walaupun raga dan jiwamu sudah tak ada di dunia semu namun semua kenangan tentang kita selalu ada di diri kita
Ini Buat salah satu karakter di belalang Kupyuh kupyuh ta Bang ??
Jiahh menyentuh