alexa-tracking

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/587d86ef32e2e62e478b4569/ini-3-penyebab-orang-menjadi-fanatik-dan-tidak-toleran
Ini 3 Penyebab Orang Menjadi Fanatik dan Tidak Toleran
Ini 3 Penyebab Orang Menjadi Fanatik dan Tidak Toleran
Agama memiliki pengaruh positif untuk membangkitkan kesadaran manusia akan moral. Agama juga bisa menjadi tumpuan dan harapan bagi orang-orang yang sedang dalam kebimbangan. Namun di lain sisi, tak dapat dipungkiri bahwa agama juga memiliki potensi untuk membuat orang berpikiran terlalu radikal dan fanatik yang bisa berujung pada perpecahan masyarakat hingga kekerasan antar golongan. Akhir-akhir ini, masyarakat dunia merasa khawatir akan pengaruh negatif tersebut.

Fanatisme buta terhadap agama atau aliran kepercayaan lain telah banyak membuat seseorang kehilangan logika serta hati nuraninya hanya demi keyakinan yang dia yakini secara mutlak. Dia bisa membunuh, menjarah, bahkan juga memperkosa atas nama keyakinannya seperti yang terjadi di Irak dan Suriah. Bagaimana mungkin seseorang hilang logika, nalar, serta hati nuraninya karena agama atau aliran kepercayaan lain? Berikut 3 penyebab orang menjadi fanatik dan tidak toleran pada perbedaan. Semoga kita bisa terhindar dari hal macam itu.

1. Kurang Pergaulan
Penyebab pertama adalah kurangnya pergaulan. Pergaulan yang kurang akan membuat seseorang merasa sensitif terhadap perbedaan. Karena itulah pergaulan yang luas itu penting. Sebab dengan mengenal orang dari berbagai macam agama, etnik, dan budaya yang berbeda, maka kita akan lebih terbiasa dengan keberagaman dan lebih bisa menerimanya. Tanpa pernah mengenal orang yang berbeda agama, etnik, dan budaya, kita akan berprasangka buruk bahkan berpikiran picik pada mereka yang memiliki latar belakang berbeda.

2. Kurang Wawasan
Penyebab kedua adalah kurangnya wawasan. Wawasan yang luas akan membuat kita mampu melihat segala sesuatu dari berbagai macam sudut pandang, membuat kita lebih objektif dalam berpikir, dan paham bagaimana cara menyikapi keberagaman. Wawasan juga mampu membuka pikiran kita, membuat kita mampu menalar sesuatu dengan kritis, dan mampu mengasah logika kita. Orang yang wawasannya sempit dan hanya sibuk mempelajari agamanya saja akan membuatnya terkurung dalam cangkang kebenarannya sendiri. Membuat pikirannya tertutup pada dunia luar yang memiliki keberagaman cara pandang dan budaya. Maka dari itu, penting bagi seseorang untuk memiliki wawasan yang luas. Cara memperluas wawasan antara lain dengan membaca buku-buku sejarah, filsafat, sains, dan menonton film-film yang bermuatan sosial dan filosofis.

3. Kurang Empati
Penyebab ketiga adalah kurangnya empati yang disebabkan oleh self-righteousness yang berlebihan. Self-righteousness atau perasaan benar yang berlebihan dapat membuat orang tidak toleran dan tidak mampu menerima pendapat orang lain yang berbeda. Self-righteousness yang berlebihan ini membuat seseorang merasa benar sendiri dan tidak punya rasa empati pada sudut pandang orang lain. Yang beda agama dianggap salah, yang satu agama tapi beda mazhab dianggap salah, yang satu agama satu mazhab tapi beda partai dianggap salah, semuanya salah, yang boleh benar hanya dirinya sendiri saja. Itulah contoh self-righteousness yang berlebihan. Watak seperti itu pun bisa dikategorikan sebagai delusi atau penyimpangan psikologis.

Sekian penyebab-penyebab orang menjadi fanatik dan tidak toleran pada perbedaan. Semoga kita bisa terhindar dari hal seperti itu.

INDONESIA DAMAI DAN BERSATU
BHINNEKA TUNGGAL IKA

Tegakkan Toleransi, Jaga Pluralisme, Selamatkan Indonesia

emoticon-I Love Indonesia

fanatik karena yakin brader
emoticon-Angkat Beer




Ini 3 Penyebab Orang Menjadi Fanatik dan Tidak Toleran
kurang wawasan yg lebih tepat menurut ane gan
soalnya rada bego yg ga menghargai perbedaan
Fanatik dan tidak toleran adalah Kebodohan yang Sempurna.
Fanatik tu kaya di negara2 barat yah? bikin KKK, menindas minoritas, merasa ras paling super yah? tempat ibadah agama lain dilemparin batu, dilemparin babi, dibakar, orang pake atribut agama ditarik dipukulin, ckckck parah emang emoticon-Leh Uga
wah kurang piknik gan itu emoticon-Ngacir
otak selalu negatif thinking terus dan panasss
kaya kerbau dicockin idung, apa aja nurut
ane kagak fanatik gan karena ane melihat segala sesuatu selalu dari sisi buruk dan sisi baik, jadi ane bandingin aja banyak mana baru deh ane ambil kesimpulannya emoticon-Cool
Kurang duit nomor satu
Quote:Original Posted By yodafux
Fanatik dan tidak toleran adalah Kebodohan yang Sempurna.


setuju bray emoticon-Shakehand2
Fanati sama tim bola adalah kebodohan diatas ketololan emoticon-Ngakak (S)
TS juga fanatik...

Fanatik Nasionalis: toleransi dan pluralisme... emoticon-Embarrassment
lagi lapaaar dia om emoticon-Leh Uga
jgn tlalu fanatik lah emoticon-Traveller
Quote:Original Posted By banksymonkey
Fanatik tu kaya di negara2 barat yah? bikin KKK, menindas minoritas, merasa ras paling super yah? tempat ibadah agama lain dilemparin batu, dilemparin babi, dibakar, orang pake atribut agama ditarik dipukulin, ckckck parah emang emoticon-Leh Uga


Salah ketik lo tong..itu mah di indo..kelakuan onta berdaster..
Kurang pergaulan juga bahaya tuh..
ya intinya sih sumbu mereka terlalu pendek emoticon-Big Grin
apapun yang berlebihan itu ga baik..termasuk agama
Benerrrrreer