alexa-tracking

Tingkat Nalar Anak Indonesia Lemah

Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/586a1e3e9a095118498b456b/tingkat-nalar-anak-indonesia-lemah
Tingkat Nalar Anak Indonesia Lemah
Tingkat Nalar Anak Indonesia Lemah


REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Sosiolog Universitas Sumatera Utara Prof Dr Badaruddin, MA mengatakan, minat baca anak-anak Indonesia perlu lebih ditingkatkan lagi untuk memperoleh penalaran yang lebih baik dan memiliki kecerdasan."Sebab, selama ini penalaran yang dimiliki anak-anak Indonesi masih lemah dan perlu mendapat perbaikan," kata Badaruddin di Medan, Sabtu.

Oleh karena itu, menurut dia, para orang tua mau pun guru-guru di sekolah perlu lebih mengarahkan siswa SD, SMP, dan SMA agar fokus membaca buku-buku pelajaran di sekolah."Selain itu, anak Indonesia juga diberikan buku-buku bacaan ilmiah, pengetahuan umum dan lainnya yang berbobot untuk menambah wawasan, serta meningkatkan penalaran," ujar Badaruddin.

ia menyebutkan, para siswa tersebut juga diharuskan rajin meminjam buku-buku perpustakaan sekolah, sehingga dengan demikian generasi muda calon-calon pemimpin bangsa itu semakin pintar.Siswa yang selalu membaca buku-buku sekolah, akan kelihatan pintar dan memiliki penalaran lebih luas.

"Kegiatan yang bermanfaat dan menambah wawasan seperti itu, harus ditingkatkan dan dipraktikkan langsung oleh siswa tersebut," ucap Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Unversitas Sumatera Utara (USU) itu.

Badaruddin menjelaskan, anak-anak Indonesia memang dikenal unggul di bidang hapalan, namun lemah dalam hal penalaran.Sehubungan dengan itu, para guru di sekolah disarankan untuk memberikan penalaran dan hapalan bagi siswanya,"Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak Indonesia semakin cerdas, pintar, berkualitas dan mampu menyaingi pelajar yang ada di luar negeri," kata mantan Dekan Fisip USU itu.

Sebelumnya, pada hasil survei 2012, Indonesia menempati peringkat 71 dari 72 negara anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).PISA merupakan sistem ujian yang diinisiasi oleh OECD untuk mengevaluasi sistem pendidikan dari 72 negara di seluruh dunia. Setiap tiga tahun, siswa berusia 15 tahun dipilih secara acak untuk mengikuti tes dari tiga kompetensi yakni membaca, matematika, dan sains.

http://www.republika.co.id/berita/pe...ndonesia-lemah

Lemah kyk panasbung dan panastak. anjing emoticon-fuck
haa? apaan? emoticon-Bingung (S)
Iye gan,harus dievaluasi emoticon-Big Grin
Biar gd nya ga rebutan nasbung dan nastak emoticon-Big Grin
Moga aje bisa banggain indonsia yeh emoticon-I Love Indonesia (S)
Kebanyakan makan mecin, ya begini dah jadinya emoticon-Leh Uga
saya juga kurang nalarnya

emoticon-Cape d... (S)
Taikers dan kecebong adalah yang dimaksd
Lemah karena ajaran agama yang terlalu kuat. Sudah jadi hal umum bahwa ajaran agama banyak yang tidak masuk akal jadi melemahkan otak.

Semua dari Tuhan
Semua karena Tuhan

Menyebabkan otak malas untuk berimajinasi dan menelusuri hal lebih jauh.
Kebanyakan belajar agama, otak jadi kram
Gak sanggup belajar science emoticon-Big Grin
Bener nih, anak mantan Presiden yang jadi cagub aja nalarnya juga lemah.
ya begitulah

kebanyakan udah pada KERACUNAN AGAMA jadi Nalarnya gak dipake..

cuma ngandelin kata: INSYAAWLOH ajah.. untuk setiap pertanyaan bisa atau tidak

emoticon-Wakaka

apakah mungkin GARA GARA SILA KE 1, maka terjadi keterpurukan nalar bangsa Indonesia???
contek kurikulum pendidikan Europa klo bisa
Bila di masak kanak2 nalar mereka bagus, pasti di kala dewasa mereka akan memilih pemimpin yang bagus
Makanya taman baca seperti rtpra musti lebih banyak

Mungkin kita gak bisa rubah si anak untuk doyan buku
Tapi kalau lingkungan si anak menyajikan banyak buku, tempat belajar dan bermain yang nyaman kaya rtpra, pasti ada lah 20% anak yang keranjingan baca dan jadi kutu buku emoticon-Smilie




Kalau bandar narkoba bisa gencar memasarkan narkoba, masa pemerintah kalah gencar memasarkan budaya membaca



Semoga di Indonesia, ruang baca dan interaksi komunitas untuk umum makin banyak jumlahnya
Kurang nalar pegimane lagi coba, lah segala hal aja bisa di cucokmologikan wkwkwk apalagi yang bau² agama emoticon-Leh Uga kreatif banget tau l:ehuga emoticon-Ngakak
Karena masih kecil sudah di cekoki sama agama yg kagak bs di nalar manusia akibatnya nalar si anak kagak bs berkembang.

Prembon akar masalah nya

Kaum yg mundur aka bodoh pasti ada hubungan nya dgn budaya mrk . Si jawa kan juara prembon yg mana prembon sudah menjadi budaya nasional gara2 ya si jawa . Sedikit2 si jawa ada masalah selalu berahir prembon jawaban nya . Walau si jawa sudah mengenyam pendidikan mrk tetap takluk dgn prembon . Sudah hajji/ustad si jawa sekali lagi punya cara untuk berganti wajah dari dukun menjadi ustad/kyai/hajji .

Budaya prembon ini di pompa terus menerus 24/7 dari generasi ke generasi . Dari nenek moyang nya ke anak2 cucu2 nya . Lihat saja hiburan mrk tidak jauh dari yg nama nya prembon .

Apa yg nt harap dari orang yg lebih percaya dongeng daripada akal sehat . Si jawa liat anjing bisa mikir yg tidak2 entah pesugihan lah atau apa .

Nga ada perpustakaan atau pendidikan akan menyelamat kan otak nt selama nt tunduk kpd hal2 yg memalukan spt tsb .
Harusnya ditambah kurikulum menalar, jadi para murid selalu dikasih case dan suruh solving problem.

Dan matpel yg itu tuh ga terlalu penting emoticon-Embarrassment
Jangankan anak2, orang dewasa aja banyak yang lemah nalar.

Tuh yang nyinyir2 caper di atas, lupa banyak ilmuwan jaman dulu yang religius
Gpp biar tetep bego tetep miskin
Jadi gampang jualan di sini
Quote:


Tingkat Nalar Anak Indonesia Lemah

wkwkwk..
malah menurut gw justru karena terlalu sering dipakai berimajinasi, otak jadi ga bisa berpikir rasional, ga bisa membedakan mana yang sains mana yang gaib;

otak dipaksa stop bertanya dan mencaritahu karena sudah didoktrin semua jawaban sudah lengkap di buku panduan, sekonyol apapun penjelasannya, kalo engga cocok sama buku panduan ya berarti alamlah yang perlu dicocoklogikan

emoticon-Angkat Beer
×